Royal Family

Ratu Elizabeth II Kemalingan, Pegawai Katering Kerajaan Curi Barang Penting Kerajaan & Dijual Online

Penulis: Delta Lidina
Editor: Amirul Muttaqin
Adamo Canto, asisten katering Kerajaan Inggris yang mencuri barang-barang kerajaan Ratu Elizabeth II.

Sekretaris Kebudayaan Oliver Dowden mengatakan itu akan menjadi momen yang benar-benar bersejarah dan perayaaannya ptut untuk dikenang.

Terlepas dari segala perayaan naik tahta Ratu Elizabeth II, ternyata ada skenario besar yang sudah dirancang kerajaan untuk hari kematian ratu.

Rencana pemakaman Ratu Elizabeth II sudah direncanakan dengan rapi dalam operasi rahasia yang disebut "London Bridge is down"

Ratu Elizabeth II adalah penguasa Kerajaan Inggris yang memerintah dengan durasi terlama dalam sejarah Inggris.

Kini Ratu Elizabeth II telah berusia 94 tahun.

Segala hal buruk yang kemungkinan terjadi sudah dipersiapkan antisipasinya termasuk saat ratu meninggal.

Antisipasi ini telah ada selama lebih dari setengah abad.

Ratu Elizabeth II naik tahta sejak 68 tahun yang lalu.

Angka ini melewati pendahulunya yaitu Ratu Victoria yang memiliki masa pemerintahan selama 63 tahun 7 bulan 2 hari pada periode 1838-1901.

Elizabeth menjadi ratu pada 6 Februari 1952 dengan penobatannya pada 2 Juni 1953.

Ratu naik tahta setelah kematian ayahnya, Raja George VI.

Rencana darurat antisipasi kematian Ratu Elizabeth II pun sudah dirancang sejak tahun 1960an.

Ratu Elizabeth II bersama ayahnya, Raja George VI, ibunya, Elizabeth Angela dan adiknya, Putri Margaret (Body Height Weght)

Operasi yang dikenal sebagai "London Bridge is down" akan diaktifkan di seluruh dunia saat hari menyedihkan itu tiba.

Pesan akan segera dikirim ke Perdana Menteri serta negara-negara persemakmuran yang dikepalai oleh ratu.

Istana Buckingham tidak akan mengomentari pengaturan pemakaman anggota keluarga kerajaan, namun selama bertahun-tahun semakin banyak rincian rencana yang muncul.

Pemerintah, pegawai negeri, dan pembantu kerajaan bertemu sekitar tiga hari per tahun untuk memperbarui rencananya.

Kematian seorang kepala negara akan mengarah pada periode 12 hari berkabung nasional di seluruh Inggris.

Setiap kemungkinan, termasuk apa yang dilakukan di lokasi yang memungkinkan di mana Ratu Elizabeth II meninggal telah dipikirkan dengan cermat.

Namun, dalam setiap skenario diketahui Ratu akan dibawa kembali ke ruang tahta di istana.

Peti mati Ratu Elizabeth II diharapkan berada di Westminster Hall selama beberapa hari untuk memungkinkan publik memberikan penghormatan.

Operasi London Brigde is down (Africa Today News)

Ketika ibu suri meninggal pada tahun 2002, lebih dari 200 ribu orang memberikan penghormatan ketika jenazahnya disemayamkan selama tiga hari.

Bendera Union Jack di seluruh penjuru negeri akan dikibarkan setengah tiang dengan buku belasungkawa ditempatkan di sejumlah lokasi-lokasi kedutaan internasional.

Pemakaman ditetapkan 12 hari setelah kematian di Westminster Abbey atau Katedral St Paul.

Misa akan dipimpin oleh Uskup Agung Canterbury, uskup paling senior di Gereja Inggris.

Hari pemakaman akan menjadi hari libur umum untuk memungkinkan negara memberikan penghormatan.

Tanggal penobatan raja atau ratu berikutnya juga akan menjadi hari libur bank.

Pangeran Charles adalah pewaris tahta berikutnya.

Jika dia menjadi raja, lagu kebangsaan akan diubah menjadi God Save The King.

Perangko baru, uang kertas, dan uang koin baru akan segera diedarkan.

Sementara itu pada tahun ini, Pangeran Charles telah berusia 72 tahun.

Mantan suami Putri Diana ini merayakan ulang tahunnya pada Sabtu (14/11/2020) kemarin.

Ratu Elizabeth II sebagai seorang ibu pun menandai hari lahir anak pertamanya ini lewat unggahan foto di akun Instagram resmi kerajaan.

"Wishing The Prince of Wales a very happy birthday today!

Follow our link in bio to find out more about His Royal Highness’s life and work."

Foto terdiri dari dua slide.

Foto pertama menampilkan foto lawas ratu dengan Charles yang masih bayi.

Kemudian di slide kedua, menampilkan foto ratu dan Charles di masa sekarang.

Pangeran Charles menjadi yang pertama dalam daftar pewaris tahta Kerajaan Inggris.

Berikut ini adalah gambar silsilah dari keluarga Kerajaan Inggris dari zaman Ratu Victoria:

Silsilah keluarga Kerajaan Inggris. (express.co.uk)

(Delta Lidina/TribunStyle.com)

Baca juga: RAHASIA Kerajaan: Diana Curhat Habis-habisan ke Ratu Elizabeth II Saat Diambang Cerai dari Charles

Baca juga: Isu Ratu Elizabeth II Turun Tahta pada 2021, Kerajaan Inggris Siapkan Skenario Besar jika Ratu Wafat