KEJAM Bunuh Wanita & Buang Jasad ke Kandang Buaya, Kapolres: Kejahatan Tidak Ada yang Sempurna

Editor: vega dhini lestari
Ilustrasi korban pembunuhan

"Mudah-mudahan malam ini bisa sampai di Berau dan kita akan rilis secara resmi, dan dalam penangkapan terduga pelaku kita juga dibantu Polres Palangkaraya juga tim Jatanras Polda Kaltim," tuturnya.

Terkait motif sendiri, Kapolres mengungkapkan dugaan sementara yakni yang bersangkutan merasa terancam karena korban mengancam akan dilaporkan ke keluarga korban karena telah melakukan hubungan badan.

"Pelaku merasa resah kemudian pelaku menghabisi nyawa korban dengan menjerat menggunakan tali yang telah disiapkan pelaku. Dan antara pelaku dan korban sudah kenal sebelumnya dan lokasi pembunuhannya juga dilakukan tidak jauh dari TKP," tuturnya.

Terkait kabar yang beredar jika korban dibunuh karena minta pertanggungjawaban karena hamil, Kapolres Berau itu mengaku masih menunggu hasil dari pemeriksaan forensik yang akan disampaikan besok, Selasa (27/10/2020).

Tangan dan Mulut di Lakban

Mengutip Kompas.com, Jasad Fransiska ditemukan di bekas kandang buaya, Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Jasad Fransiska ditemukan dalam kondisi tangan dan mulut tertutup lakban.

"Yang bersangkutan ditemukan dengan keadaan tangan terikat lakban, mulut juga diikat lakban," kata Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto saat diwawancarai Kompas TV, Sabtu (24/10/2020).

Ia mengtakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban.

Diduga kuat, Fransiska merupakan korban pembunuhan.

Halaman
1234