VIDEO Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja di Bandung, Massa Ngamuk: Mobil Diinjak, Jalanan Porak-poranda

Editor: Monalisa
Aksi anarkis massa tolak UU Cipta Kerja di Bandung

Bahkan, kobaran api dan asap pekat sisa bakaran pun masih masih tampak jelas terlihat dari arah kejauhan.

Beberapa kali terdengar jelas suara tembakan gas air mata dari petugas kepolisian yang mencoba menggagalkan aksi pengrusakan fasilitas lainnya oleh oknum pendemo.

Ini disusul oleh beberapa orang yang diduga pelaku mencoba kabur dari kejaran aparat kepolisian yang mencoba menghalau peserta aksi menggunakan sepeda motor.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Adrian (34) mengaku, sekitar pukul 19.15, sedang duduk di kursi taman di depan salah satu toko makananan cepat saji di Jalan Ir H Djuanda di kagetkan dengan suara teriakan massa juga kepulan asap yang disusul oleh datangnya ratusan orang berpakaian hitam-hitam.

Massa berlari dari arah persimpangan Jalan Sulanjana-Dipenogoro karena dihalau oleh aparat kepolisian.

Pot tanaman yang dirusak massa aksi menolak UU Cipta Kerja. (Tribun Jabar/Cipta Permana)

"Awalnya saya cuma lihat ada asap sama api dari benda yang terbakar di persimpangan Jalan Sulanjana-Dipenogoro, enggak lama langsung banyak banget ada mungkin ratusan orang yang lari ke arah Taman Radio sambil meneriakan kalimat caci maki gitu lah," ujarnya di sekitar lokasi aksi, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, massa yang kabur dari kejaran petugas selanjutnya tampak berkumpul di sekitar Taman Radio.

Mereka merusak beberapa fasilitas umum, seperti pot tanaman, hingga membakar water barrier yang digunakan untuk menutup akses jalan.

"Tiba-tiba aja enggak tahu awalnya pot-pot tanaman yang di tengah jalan dirusak orang-orang itu dan diambilin batunya, sambil bakar marka jalan yang oranye (water barrier).

Karena takut jadi korban salah sasaran lemparan atau amuk massa, jadi saya sembunyi di pos satpam di ruko," ucapnya.

Halaman
1234