Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

HUT Kemerdekaan RI

3 Cerita Paling Pilu Paskibra yang Pernah Viral, Meninggal hingga Gagal Tugas Karena Kaki Diamputasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cerita pilu Paskibra yang pernah viral

TRIBUNSTYLE.COM - Setiap tahunnya, selalu ada cerita soal para anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang viral dan jadi sorotan publik.

Beberapa di antaranya merupakan kisah sedih akibat datangnya musibah sesaat sebelum mereka bertugas.

Berikut TribunStyle.com merangkum beberapa kisah viral Paskibra yang pernah terjadi dan menjadi viral.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat mengibarkan bendera Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (17/8). HUT ke-73 RI mengambil tema Kerja Kita Prestasi Bangsa. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (Warta Kota/ Henry Lopulalan)

1. Aritya Syamsuddin

Aritya Syamsuddin merupakan pasukan pengibar bendera (paskibra) Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Fakta Cucu Soeharto Jadi Paskibraka Pembawa Baki 30 Tahun Lalu Baru Terungkap di 2018, Ini Kisahnya

Ia mengeluh sakit lalu dilarikan RSUD I Lagaligo, Jl Sangkurwira, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, setelah dirawat dua malam, sejak Minggu (13/8/2017).

Dua hari kemudian ia dinyatakan meninggal dunia.

Almarhumah tergabung di pasukan 17.

Ia adalah siswi kelas 10 SMAN 4 Luwu Timur yang dulunya bernama SMAN 1 Mangkutana.

Camat Mangkutana, Awaluddin mengatakan, pada hari Sabtu tanggal 12, Aritya masih mengikuti latihan.

Minggu (13/8/2017) dinihari, dia dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sesak nafas.

"Informasi dari orangtuanya tiba tiba sesak (nafas)," kata Awaluddin dihubungi TribunLutim.com, Selasa (15/8/2017).

Suasana haru saat pemakaman sangat terasa.

Puluhan anggota Paskibra Mangkutana berseragam paskibra menggotong dan mengiringi keranda almarhumah menuju tempat pemakaman.

Halaman
1234