Virus Corona

5 Fakta Wakil Walkot Solo Positif Corona, Sempat Ketemu Jokowi, Kini Hasil Uji Swab Presiden Dinanti

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Achmad Purnomo Wakil Wali Kota Solo positif corona ternyata sempat bertemu dengan Presiden Jokowi.

Dikutip tribunnews.com, Kepala Kantor Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya menunggu hasil uji swab Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum menentukan langkah apa yang akan dilakukan termasuk menjalani isolasi mandiri.

Pernyataan Heru menyikapi dinyatakannya Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo poitif virus corona atau Covid-19.

Purnomo diketahui pernah bertemu dengan Presiden Jokowi pada 15 Juli lalu di Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Lihat hasil swab-nya," kata dia kepada wartawan, Juma (24/7/2020).

Lagi pula menurut Heru, belum diketahui dimana dan kapan Achmad Purnomo tertular virus yang menyebabkan penyakit Corona Virus Disease (Covid-19) itu.

"Kan gini Wakil Walikota terkontaminasinya dimana kan tidak tahu, bisa saja setelah dari istana kan," katanya.

Penasaran Rumah Putra Jokowi di Solo? Ini Fasad Depan Kediaman Gibran & Peliharaannya yang Tak Biasa

5. Penjelasan Soal Kapan Kemungkinan Purnomo Terpapar Covid-19.

Masih menjadi misteri, kapan dan di mana sosok Purnomo terpapar virus asal Wuhan China itu.

Terlebih tepat seminggu sebelum dinyatakan positif, ia bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam pedoman Keputusan Kemenkes 413/2020 disebutkan jika virus dapat diketahui dan dilaukan pelacakan mulai dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala hingga 14 hari setelah timbul gejala.

Untuk kasus tersebut berlaku pada pasien dengan gejala Covid-19 seperti demam maupun batuk.

Sedangkan yang dialami Achmad Purnomo adalah tanpa gejala.

Dalam keterangan resmi Pemkot Solo, Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 menjalani karantina mandiri karenan kondisi sehatannya tidak masalah.

Di dalam keputusan tersebut, disebutkan juga untuk pasien tanpa gejala seperti yang dialami oleh Achmad Purnomo.

Yang terjadi pada Achmad Purnomo digolongkan sebagai Asimptomatik, atau kasus konfirmasi yang tidak bergejala.

Untuk mengetahui rentang waktu paparan virus Covid-19 kategori tanpa gejala memang tidak mudah.

Wakil Direktur Penelitian dan Pendidikan RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto pun mengatakan demikian.

"Kalau untuk kasus tanpa gejala memang sulit untuk di deteksi sejak kapan virusnya masuk," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (24/7/2020).

Meski sukar untuk dideteksi, namun dalam keputusan Kemenkes tersebut perlakuan tracingnya sama dengan kasus pasien bergejala.

Yaitu, dihitung 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal dinyatakan positif covid-19.

Sebagian artikel ini sudah tayang di TribunSolo.com dengan judul 5 Fakta Wakil Wali Kota Solo Purnomo Positif Covid-19, Sempat Makan Siang dengan Jokowi