Komentari Aplikasi Injil Berbahasa Minang, Ade Armando Dilaporkan Ke Polda Sumatera Barat

Penulis: Tsania Fadhillah
Editor: Suli Hanna
Ade Armando, Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia

Usai diberitakan perihal dirinya yang dilaporkan ke Polda Sumbar, Ade Armando memberikan tanggapan.

Dilansir dari Tribunnews, Ade Armando terbuka dengan laporan polisi tersebut.

"Silahkan, baguslah. Saya menghormati laporan via jalur hukum seperti itu. Saya menghormati lah kenapa harus takut," tegasnya saat dihubungi Rabu (10/6/2020).

Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia itu sama sekali tak mempermasalahkan terkait adanya laporan tentang dirinya.

Facebook (Intisari-online.com)

Ade menuturkan bila dirinya hanya mengkritisi adanya penolakan kitab Injil yang menggunakan bahasa Minang.

"Sebetulnya mereka yang melanggar karena kenapa mereka harus menolak?

Ada injil berbahasa Minang di Sumbar, injil itu kan kitab suci.

Isinya kebaikan yang dipercaya umat Kristen," ungkapnya.

Pria berkacamata ini mengungkapkan bila dirinya bukanlah menghina Sumatera Barat.

"Dan Islam itu mengajarkan agar kita saling menghargai loh. Orang Islam itu harus menghormati Kristen.

Halaman
1234