Pria Austria Menemukan Islam Saat Pandemi Corona, Putuskan Mualaf, Bersahadat dan Tobat Nasuha

Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Agung Budi Santoso
Kisah pria asal Austria putuskan jadi mualaf.

“Ada kalanya, saya tidak bisa terhubung dengan agama.

Dan saya juga membiarkan diri saya dipengaruhi oleh politik, ”tulis Khalid di akun Instagram-nya.

Politik Austria sangat bermusuhan dengan minoritas Muslim Austria, mengakibatkan pelarangan niqab dan undang-undang lain yang membatasi kebebasan beragama Muslim di negara tersebut.

Siapa sangka, selama pandemi corona, ia merasakan imannya mulai tumbuh.

Lebih lanjut, dirinya mengaku keyakinannya semakin kuat untuk melafalkan kalimat syahadat.

Wilhelm pun resmi menjadi mualaf beberapa hari sebelum awal Ramadhan, di pertengahan April 2020.

"Saya bangga menjadi seorang Muslim," tulisnya.

"Saya memposting syahadat saya karena saya ingin teman-teman dan sekitarnya tahu bahwa saya menjadi Muslim," lanjutnya.

Ia tidak hanya melafalkan kalimat syahadat, tetapi juga langsung melaksanakan ibadah sholat.

Bersama dengan teman-teman Muslimnya, ia menunaikan ibadah sholat Jumat untuk pertama kalinya.

Halaman
1234