Ramadhan 2020

Jangan Langsung Merokok Saat Berbuka Puasa, 5 Masalah Kesehatan Ini Siap Mengintai Tubuhmu

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Delta Lidina Putri
Ilustrasi

Kebiasaan meroko memiliki risiko pada penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, terlebih jika dilakukan saat waktu berbuka puasa.

Nikotin dalam rokok mampu menaikkan tekanan darah, detak jantung dan aliran darah ke jantung.

Hal ini bisa berakibat pada penyempitan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang tentunya berbahaya bagi kesehatan.

  • Menghambat aliran darah 
Ilustrasi (healthyshetland.com)

Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh nikotin pada rokok kemudian akan membuat aliran darah yang tidak lancar.

Akibarnya, jaringan di beberapa organ tubuh seperti usus akn rusak karena pengaruh nikotin yang berbahaya.

  • Meningkatkan jumlah kolesterol jahat
Ilustrasi (Medical News Today)

Di dalam asap rokok mengandung karbon monoksida, di mana ketika karbon monoksida masuk ke aliran darah maka dapat menurukan kadar oksigen dalam darah.

Hal ini akan membuat kita merasa pusing dan lelah karena sel-sel tubuh kekurangan oksigen.

Selain itu, karbon monoksida dalam darah bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Meningkatnya kadar kolesterol jahar dalam darah tentunya akan berbahaya untuk kesehatan organ kardiovaskular seperti jantung.

  • Risiko kanker usus besar
Ilustrasi organ pencernaan (emancipationusa.com)

Seperti yang kita tahu, merokok bisa menyebabkan kanker paru-paru.

Halaman
123