Tragedi Susur Sungai

Fakta Baru Kasus Susur Sungai SMPN 1 Turi, Seorang Siswa Beber Isi 'Rapat Online' Sebelum Petaka

Editor: Galuh Palupi
Seorang siswa SMPN 1 Turi beber isi rapat online sebelum tragedi susur sungai

Tentang “rapat online”, Abisa menjelaskan itu istilahnya untuk mengatakan pembicaraan persiapan susur sungai dilakukan lewat aplikasi percakapan grup malam itu juga.

Ia lalu menyodorkan ponselnya, memperlihatkan rekaman percakapan grup Pramuka sekolahnya.

Terbaca pukul 18.57 WIB (Kamis, 20/2/2020), guru pembina menulis pesan berikut.

“Disampaikan aja kelas 7 dan 8 besok susur sungai. Wajib bersepatu, warna bebas” tulisnya disahut beberapa pertanyaan anggota grup, terutama terkait lokasi susur sungai.

Kolase Tribun Jogja/Sungai Sempor.

“Nanti kita bahas,” sahut sang guru pembina pukul 19.00 WIB.

Kakak Sepupu Tersangka Tragedi Susur Sungai: Istri dan Anak Dibully Sampai Tidak Mau Sekolah

Beberapa anggota grup menyahutinya sembari bercanda dan saling ledek, suasana percakapan grup terlihat akrab.

Pukul 20.58, atau hampir dua jam kemudian, sang guru pembina menuliskan pesan berikutnya. 

“Besok rutenya mulai outbound sempor, naik sebelum bendungan kembangarum,” tulisnya.

Abisa mengatakan, selain pesan itu, tidak ada lagi pembicaraan teknis lain terkait persiapan susur sungai.

Hanya perintah membawa tongkat, lalu anggota dewan penggalang sebanyak 16 orang diminta jadi pendamping regu.

Halaman
1234