Viral Hari Ini

Viral Anaknya Dipukuli Polisi hingga Tewas, Ungkapan Pilu Ayah Zaenal 'Lebih Baik Penjara 10 Tahun'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral Dipukuli Polisi hingga Tewas, Ungkapan Pilu Ayah Zaenal 'Lebih Baik Penjara 10 Tahun'

Sebuah kisah viral hari ini tentang kabar terbaru dari Zaenal Abidin, pria yang dipukuli beberapa oknum polisi hingga tewas.

Sang Ayah mengungkapkan dengan pilu tak tega melihat sang putra meninggal dengan kondisi babak belur.

Ayah Zaenal mengungkap lebih baik Zaenal dipenjara 10 tahun daripada dipukuli dan tewas.

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah viral hari ini tentang kabar terbaru dari kelanjutan kisah Zaenal Abidin (29) pria yang dipukuli beberapa oknum Polres Lombok Timur hingga tewas.

Ayah Zaenal, Sahabudin mengungkapkan tak tega melihat sang anak dengan kondisi babak belur setelah dipukuli habis-habisan.

"Tidak bisa saya bayangkan bagaimana rupa anak saya itu jika saat dipukul. Dipenjara saja 10 tahun tidak apa-apa," ungkap Sahabudin pilu saat ditemui di rumahnya, Minggu (8/9/2019) dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

(ilustrasi) (dawncom)

Viral - Dipukuli Polisi hingga Tewas Puluhan Warga Tuntut Keadilan Zaenal, 14 Orang Diperiksa

Viral Tilang Berujung Maut, Dipukuli Polisi hingga Nyawa Melayang, Zaenal Sempat Minta Tolong

Sahabudin mengungkap lebih baik melihat sang anak di dalam penjara hingga 10 tahun daripada harus dipukul hingga tewas.

“Dalam hati saya menyebutkan, lebih baik saya lihat Zaenal masuk penjara 10 tahun, daripada dipukul dan mati,” tutur Sahab.

Ketika mendapat kabar sang anak berada di rumah sakit, Sahab tak mengira kondisi Zaenal parah hingga merenggut nyawanya.

“Awalnya, ibunya yang pergi dulu, saya akan pergi selesai shalat Jumat, karena saya mengira anak saya sakit biasa,” ungkap Sahabudin.

Kronologi kisah tragis Zaenal bermula dari dirinya yang pergi ke Satlantas bersama dengan keponakannya untuk mengambil motor yang ditilang pada Kamis (5/9/2019) silam.

"Pada hari Kamis tanggal 05 September 2019 sekira pukul 20.20 Wita, bertempat di lapangan apel Satlantas Polres Lombok Timur.

Si Zaenal dengan menggunakan Sepeda motor dari arah melawan arus dan tanpa helm memasuki pintu gerbang kantor satlantas," ungkap Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

Marah dan tak terima, Zaenal lantas berkelahi dengan oknum polisi.

Halaman
123