TRIBUNSTYLE.COM - Seorang prajurut meninggal setalah berupaya menyelamatkan sang anak.
Seorang tentara di Tiongkok, bernama Li meninggal setelah berupaya masuk ke gedung yang terbakar untuk ketiga kalinya.
Ketika gedung itu terbakar, Li bergegas menyelamatkan orang di dalam apartemen tersebut.
Ia masuk dan muncul dengan seorang pria paruh baya.
Begitu pria tua itu diselamatkan, Li segera kembali ke masuk gedung.
Ia kembali ke luar bersama istri pria tersebut.
Pria yang berhasil diselamatkan itu mengatakan bahwa anak perempuannya yang cacat masih berada di dalam gedung.
Ia memohon agar anaknya itu agar ikut diselamatkan.
Anak peremuan itu menderita cerebral palsy yang tak bisa bergerak dari tempat tidurnnya.
Tanpa memikirkan keamananya sendiri, Li kembali masuk ke dalam.
Sayangnya, dia tak kembali lagi.
Seperti dilansir Tribunstyle.com dari Shanghaiist, Senin (5/3/2018), setelah kebakaran berhasil dipadamkan, petugas menemukan mayat Li sedang mengendong anak tersebut.
Mayat Li masih utuh, hanya saja dia terjebak dan meninggal karena terlalu banyak menghirup asap.
Li telah bekerja selama 23 tahun jadi tentara.
Ketika ditilik arsip pribadinya terungkap alasan Li bergabung menjadi tentara pada 2012 silam.
Ketika ditanya mengapa bergabung dengan tentara, dia menjawab ingin menjadi seseorang yang "berguna bagi masyarakat
".
Dia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Anak laki-lakinya berusia 5 tahun dan putrinya masih berusia 9 bulan.
(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)
Yuk subscribe YouTube Channel dan Fanpage TribunStyle.com di bawah ini: