Breaking News:

Kunci Jawaban

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka, Bab 6 : Satu Titik

Simak di bawah ini rangkuman lengkap materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD semester 2 Kurikulum Merdeka pada bab 6 tentang Satu Titik.

Tayang:
Editor: Putri Asti
Syarifah Sang Dandelion Pendidikan
MATERI BAHASA INDONESIA - Simak rangkuman lengkap materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD semester 2 Kurikulum Merdeka pada bab 6 tentang Satu Titik. 

TRIBUNSTYLE.COM - Simak di bawah ini rangkuman lengkap materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD semester 2 Kurikulum Merdeka.

Rangkuman ini memuat bab 6 tentang satu titik.

Diharapkan dengan adanya materi berikut, siswa dapat lebih mudah mempelajarinya di rumah.

MATERI BAHASA INDONESIA -  Simak rangkuman materi Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI bab 6: Satu Titik.
MATERI BAHASA INDONESIA - Simak rangkuman materi Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI bab 6: Satu Titik. (Nilai Seratus)

Inilah ulasan materi Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk  Kelas 4 SD sederajat Bab 6 Satu Titik.

Selain itu pada artikel ini terdapat link download materi Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk  Kelas 4 SD semester 1 hingga 2.

Baca juga: Kunci Jawaban Kegiatan 1 Bahasa Indonesia Kelas 11 Hal 131 132 K Merdeka: Drama Sekadar Imajinasi

Adapun aktivitas yang dilakukan pada materi Bab 6 Satu Titik Kelas 4 SD Semester Genap di antaranya:

A. Membaca

1. Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun sesuai kaidah-kaidah kebahasaan yang berlaku. Susunan kata, ejaan, tanda baca, atau strukturnya harus sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Ciri-ciri kalimat efektif adalah:

- Mengikuti aturan ejaan bahasa Indonesia;

- Memiliki unsur kalimat (setidaknya subjek dan predikat) yang digunakan dengan tepat;

- Hemat kata, tidak bertele-tele; 

- Pesan yang disampaikan jelas, tidak membingungkan.

Cermati perbandingan kalimat yang efektif dan tidak efektif di bawah ini :

B. Puisi

Ada puisi yang termasuk ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Ada pula puisi bebas yang cara penulisannya lebih bebas, tidak terikat rima, jumlah kata, ataupun jumlah larik.

Puisi merupakan salah satu cara mengungkapkan perasaan atau pikiran melalui tulisan. Kata-kata dipilih dengan tepat dan dirangkai dengan indah. Biasanya perasaan tersebut diungkapkan melalui perumpamaan atau majas.

Contoh:

Laksana untaian mutiara di lautan (gugusan pulau diumpamakan untaian mutiara)

Lambaian terumbu karang dan ikan menyapa … (karang dan ikan dipersonifikasi seolah-olah seperti manusia)

B. Menulis

1. Puisi

Sekarang bayangkan suatu tempat di daerah kalian. Ceritakan keindahannya dalam bentuk puisi. Tahap yang dapat kalian lakukan adalah sebagai berikut :

Tentukan tema puisi kalian.

Buat daftar kata yang sesuai untuk tempat tersebut. Contoh: jernih, gemericik, dan sejuk → puisi tentang air terjun

Carilah perumpamaan atau majas untuk menggambarkan tempat itu atau suasananya. Contoh: bunyi hempasan ombak → seperti alunan musik

Tulislah puisi kalian di buku tulis.

Bacalah puisi tulisan kalian dengan nyaring. Rasakan keindahannya. Jika ada kata-kata yang terasa janggal atau belum sesuai, kalian dapat mengubahnya lagi.

2. Laporan Perjalanan

Kalian tentu pernah melakukan perjalanan ke suatu tempat untuk berwisata atau keperluan lainnya. Kegiatan itu dapat kalian tuangkan dalam bentuk laporan perjalanan.

Apakah laporan perjalanan itu? Laporan perjalanan adalah tulisan yang berisi hasil dari kunjungan atau perjalanan ke suatu tempat. Laporan perjalanan berisi fakta atau informasi berdasarkan pengamatan atau pengalaman orang yang melakukan perjalanan. Laporan perjalanan harus ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Laporan perjalanan dapat dituliskan dalam bentuk narasi atau karangan. Kalian tentu masih ingat ADiK SiMBa (apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana). Unsur-unsur di dalam laporan perjalanan harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Sekarang, ingat-ingatlah perjalanan menarik yang pernah kalian lakukan. Lalu, buatlah laporan perjalanan dalam bentuk narasi atau karangan. Tuliskan karangan kalian dengan memulai dari bagian awal yang menarik, diikuti bagian tengah yang seru, ditutup dengan bagian akhir yang juga menarik.

Gunakan kerangka karangan berikut untuk memudahkan kalian bekerja :

Awal (1 paragraf). Ceritakan nama dan waktu perjalanan yang dilakukan (apa dan kapan), orang yang ikut dalam perjalanan (siapa), dan untuk apa perjalanan itu dilakukan (mengapa).

Tengah (2—3 paragraf). Ceritakan proses perjalanannya (bagaimana). Kalian dapat menceritakan kendaraan yang digunakan, berapa lama waktu yang diperlukan, dan suasana perjalanannya. Kalau kalian mengetahui biaya-biaya dalam perjalanan tersebut, kalian dapat mencantumkannya. Ceritakan suka duka yang dialami selama perjalanan atau saat sampai di tujuan. Ceritakan pula hal-hal yang dijumpai atau dilakukan di tempat tujuan.

Akhir (1 paragraf). Sampaikan kesan yang kalian dapat dari perjalanan ini. Kalian juga dapat menyampaikan rencana atau saran untuk perjalanan selanjutnya.

C. Bahas Bahasa

Majas Metafora

Majas adalah kiasan. Majas metafora adalah kiasan yang menggunakan kata atau kelompok kata yang bukan arti sebenarnya untuk menggambarkan sesuatu. Kata atau kelompok kata tersebut memiliki persamaan atau perbandingan dengan kata yang diwakilinya. Berikut ini kalimat yang menggunakan majas metafora dalam teks “Anak-Anak Merapi”.

Diolah dari artikel TribunPontianak.co.id.

 

Tags:
kunci jawabanBahasa Indonesia Kelas 4 SD/MI Semester 2Kurikulum Merdeka
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved