Breaking News:

Selebrita

5 Pengakuan Gus Miftah Usai Viral Ejek Pedagang Es Teh, Ngaku Bercanda hingga Ditegur Mayor Teddy

Berikut 5 pengakuan Gus Miftah usai viral ejek pedagang es teh, ngaku bercanda hingga ditegur Mayor Teddy.

Tayang:
Tribunnews.com
Berikut 5 pengakuan Gus Miftah usai viral ejek pedagang es teh, ngaku bercanda hingga ditegur Mayor Teddy. 

TRIBUNSTYLE.COM - Gus Miftah kini menjadi sasaran hujatan warganet, setelah menghina seorang penjual es teh di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam video yang beredar, Gus Miftah tengah mengisi sebuah acara majelis lalu berniat bercanda dengan seorang pedagang yang akrab dipanggil Pakde Sunhaji itu.

Namun nyatanya, ungkapan bernada negatif dari Gus Miftah terhadap Pakde Sunhaji dinilai terlalu menghina. Setelah viral, Gus Miftah sampaikan permintaan maafnya.

Berikut 5 pengakuan Gus Miftah usai viral ejek pedagang es teh, ngaku bercanda hingga ditegur Mayor Teddy.

  1. Minta maaf
Setelah viral, Gus Miftah menyampaikan permintaan maafnya atas kekhilafannya.
Setelah viral, Gus Miftah menyampaikan permintaan maafnya atas kekhilafannya. (Tribunnews.com)

Baca juga: Tak Hanya Ejek Penjual Es Teh, Ini Sederet Kontroversi Gus Miftah, Pernah Toyor Istri di Depan Umum

Setelah viral, Gus Miftah menyampaikan permintaan maafnya atas kekhilafannya.

"Saya, Miftah Maulana Habibur Rahman menanggapi yang viral hari ini. Yang pertama, dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya," ucap Gus Miftah, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (4/12/2024).

2. Mengaku hanya bercanda

Gus Miftah mengakui bahwa dirinya memang kerap bercanda dengan semua orang
Gus Miftah mengakui bahwa dirinya memang kerap bercanda dengan semua orang (ist)

Gus Miftah mengakui bahwa dirinya memang kerap bercanda dengan semua orang. Candaannya dinilai kurang pantas, Gus Miftah pun meminta maaf secara langsung dengan pedagang es teh tersebut.

"Saya memang sering bercanda dengan siapa pun. Maka untuk itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung," katanya.

Ia pun berharap orang tersebut bisa membukakan pintu maaf untuknya.

"Dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya," sambungnya.

3. Minta maaf atas kegaduhan

Lebih lanjut, Gus Miftah kemudian juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.

Terlebih lagi kepada orang-orang yang merasa terganggu atas ucapannya.

"Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduan ini, yang merasa terganggu dengan candaan saya yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan," ujarnya.

4. Jadikan pelajaran

Terkait persoalan tersebut, Gus Miftah akan menjadikan sebagai pembelajaran. Ia bakal lebih berhati-hati dan menjaga tutur katanya di depan masyarakat.

"Untuk itu, saya minta maaf Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan pabrik dan masyarakat," ucapnya.

5. Ditegur Sekretaris Kabinet Mayor Teddy

Rupanya Gus Miftah telah mendapat teguran dari Seskab (Sekretaris Kabinet), Mayor Teddy untuk lebih berhati-hati dalam berpidato dan berucap.

"Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih  berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat."

"Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video momen Gus Miftah mengumpat ke penjual es teh di suatu majelis di Magelang hingga viral di media sosial.

Dalam potongan video, terlihat awalnya Gus Miftah bertanya dan melontarkan kata umpatan.

"Es tehmu jik okeh ra? Masih, yo kono didol*** (Es teh kamu masih banyak atau tidak? Masih, ya sana dijual. Selanjutnya disensor)," ucap Gus Miftah dari atas panggung.

"Dol'en ndisik ngko lak rung payu, wis, takdir (kamu jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir)," lanjut Gus Miftah.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Gus MiftahMayor Teddyes teh
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved