Breaking News:

Kunci Jawaban

Alternatif Naskah Coaching Guru Penggerak 2024 Penerapan Alur TIRTA, Hadapi Murid Pasif di Kelas

Di bawah ini merupakan contoh naskah coaching guru penggerak. Naskah coaching sendiri diterapkan dalam penerapan model TIRTA.

YouTube wety yuningsih
Di bawah ini merupakan contoh naskah coaching guru penggerak. Naskah coaching sendiri diterapkan dalam penerapan model TIRTA. 

TRIBUNSTYLE.COM - Di bawah ini merupakan contoh naskah coaching guru penggerak.

Naskah coaching diterapkan dalam penerapan model Tujuan, Informasi, Rencana Tindakan, Aksi (TIRTA).

Sebagai informasi, coaching adalah sebuah proses percakapan yang dirancang untuk membantu seseorang mencapai tujuannya.

Coaching berfokus pada pengembangan potensi dan kekuatan individu, serta membantu individu untuk menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya.

Dalam konteks pendidikan, coaching dapat digunakan untuk membantu guru meningkatkan kompetensinya, mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif, dan mencapai tujuan pembelajaran.

Calon Guru Penggerak (CGP) diharapkan dapat menerapkan model coaching TIRTA dalam supervisi akademik rekan sejawat.

Berikut contoh naskah coaching guru penggerak dalam penerapan alur/model TIRTA:

COACHING MENGGUNAKAN ALUR TIRTA (AGUSTINA MARIANI)

MASALAH : GURU MENGHADAPI MURID YANG PASIF DI KELAS ( COACHEE )

Saat menjadi Coach Salam hangat dan santai

TUJUAN

1. Apa yang Bapak/Ibu harapkan dari percakapan kita hari ini?
2. Bagaimana perasaan Anda saat melihat murid Anda pasif di kelas?
3. Apa yang Anda harapkan dari murid Anda?
4. Apa yang ingin Anda ubah dari perilaku murid Anda?

IDENTIFIKASI

1. Apa saja faktor yang menyebabkan murid Anda pasif di kelas?
2. Apa saja faktor yang menyebabkan murid Anda belum bisa membaca lancar?
3. Bagaimana kondisi belajar murid Anda di rumah?

RENCANA

1. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu murid Anda menjadi lebih aktif di kelas? ATAU apa rencana anda untuk membantu murid anda?
2. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu murid Anda membaca lancar?
3. Bagaimana Anda dapat berkoordinasi dengan orang tua murid?

TANGGUNG JAWAB

1. Komitmen apa yang akan ibu buat untuk menjalankan rencana tersebut
2. Kapan Anda akan mulai melaksanakan rencana tersebut?
3. Bagaimana Anda akan mengukur keberhasilan rencana tersebut?
4. Kesimpulan dari coaching kita hari ini apa?
5. Kapan kita akan mengadakan pertemuan lagi dari sesi kita ini?
Contoh Percakapan
Salam hangat dan santai

TUJUAN

1. Agenda apa yang ingin kita capai pada sesi ini Bu?

2. Bagaimana perasaan Anda saat melihat murid Anda pasif di kelas?

Jawaban:

Saya merasa sedih dan khawatir. Saya khawair murid saya akan tertinggal dalampembelajaran.

IDENTIFIKASI

1. Apa saja faktor yang menyebabkan murid Anda pasif di kelas?

Jawaban: Mungkin murid saya merasa tidak percaya diri atau tidak tertarik dengan materi pelajaran.

2. Apa saja faktor yang menyebabkan murid Anda belum bisa membaca lancar?

Jawaban: Mungkin murid saya memiliki kesulitan belajar membaca atau belum terbiasamembaca di rumah.

3. Bagaimana kondisi belajar murid Anda di rumah?

Jawaban: Orang tua murid saya mengatakan bahwa murid saya sering bermain game dirumah dan tidak suka membaca.

RENCANA AKSI

1. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu murid Anda menjadi lebih aktif dikelas?

Jawaban: Saya dapat memberikan penguatan positif kepada murid saya saat ia berpartisipasi dalam pembelajaran. Saya juga dapat mengajak murid saya untuk mengerjakan tugas kelompok.

2. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu murid Anda membaca lancar?

Jawaban: Saya dapat memberikan latihan membaca secara rutin kepada murid saya. Saya juga dapat meminta bantuan guru kelas untuk memberikan bimbingan khusus kepada muridsaya.

3. Bagaimana Anda dapat berkoordinasi dengan orang tua murid?

Jawaban: Saya dapat menjadwalkan pertemuan dengan orang tua murid untuk membahasperkembangan belajar murid saya

TANGGUNG JAWAB

1. Apa rencana Anda untuk membantu murid Anda?

Jawaban: Saya akan mulai memberikan penguatan positif kepada murid saya saat ia berpartisipasi dalam pembelajaran. Saya juga akan mulai memberikan latihan membacasecara rutin kepada murid saya. Saya akan menjadwalkan pertemuan dengan orang tuamurid untuk membahas perkembangan belajar murid saya.

2. Kapan Anda akan mulai melaksanakan rencana tersebut?

Jawaban: Saya akan mulai melaksanakan rencana tersebut minggu depan.

3. Bagaimana Anda akan mengukur keberhasilan rencana tersebut?

Jawaban: Saya akan mengukur keberhasilan rencana tersebut dengan melihat peningkatanpartisipasi murid saya dalam pembelajaran dan kemampuan membacanya.

COACHING MENGGUNAKAN ALUR TIRTA

MASALAH : GURU MENGHADAPI MURID YANG PASIF DI KELAS

Salam hangat dan santai

TUJUAN

1. Apa yang menjadi tujuan pertemuan kita kali ini Bu?

2. Bagaimana perasaan Anda saat melihat rekan guru Anda belum mau berkolaborasidalam pembelajaran?

3. Apa yang Anda harapkan dari rekan guru Anda?

4. Apa yang ingin Anda ubah dari perilaku rekan guru Anda?

Jawaban: Saya merasa sedih dan kecewa. Saya merasa bahwa kolaborasi dalam pembelajaran sangat pening untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Saya berharap rekan guru saya dapat memahami pentingnya kolaborasi dalampembelajaran.

Saya juga berharap rekan guru saya dapat terbuka untuk menerima ide-ide baru. Saya ingin rekan guru saya mau berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan saya.

Saya juga ingin rekan guru saya mau bekerja sama untuk mengembangkan pembelajaran

IDENTIFIKASI

1. Apa saja faktor yang menyebabkan rekan guru Anda belum mau berkolaborasi dalampembelajaran?

2. Apa saja faktor yang dapat mendorong rekan guru Anda untuk berkolaborasi dalampembelajaran?

Jawaban: Mungkin rekan guru saya merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya. Mungkin jugarekan guru saya merasa tidak memiliki waktu untuk berkolaborasi. Mungkin rekan guru saya melihat kolaborasi sebagai hal yang tidak penting. Mungkin jugarekan guru saya merasa tidak ada manfaatnya berkolaborasi.

RENCANA AKSI

1. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mendorong rekan guru Anda berkolaborasidalam pembelajaran?

2. Bagaimana Anda dapat berkomunikasi dengan rekan guru Anda secara efekif?

Jawaban: Saya dapat mengajak rekan guru saya untuk berdiskusi tentang pentingnya kolaborasi dalampembelajaran. Saya juga dapat berbagi pengalaman saya tentang kolaborasi yang berhasil. Saya dapat berkomunikasi dengan rekan guru saya secara terbuka dan jujur. Saya juga dapatmendengarkan pendapat rekan guru saya dengan cermat.

TANGGUNG JAWAB

1. Apa rencana Anda untuk mendorong rekan guru Anda berkolaborasi dalampembelajaran?

2. Kapan Anda akan mulai melaksanakan rencana tersebut?

3. Bagaimana Anda akan mengukur keberhasilan rencana tersebut?

Jawaban: Saya akan mulai mengajak rekan guru saya untuk berdiskusi tentang pentingnya kolaborasidalam pembelajaran minggu depan.

Saya akan meminta rekan guru saya untuk memberikanfeedback tentang rencana saya.

Saya akan mengukur keberhasilan rencana saya dengan melihat perubahan sikap rekan gurusaya terhadap kolaborasi

PRA OBSERVER PRA SUVERVISI

1. Ass…….menanya kabar

2. Sebelum Coaching saya akan memberi pertanyaan kepada Bapak

3. Yang pertana saya akan mendiskusikan rubric penilaiaan 4. Pada Coacchig kali ini saya akan menilai Coach dan Coache, apakah sudah sesuai alurTirta atau belum

5. Bagaimana Bapak memberikan pertanyaan berbobot kepada Coachee

6. Bagaimana coachee tersebut merespon atau menjawab pertanyaan Coach

7. Dan jangan lupa dengaan prinsip coaching, yaitu kemitraan, proses kreatif danmemaksimalkan potensi Pertanyaan pertama yang saya berikan adalah

a. Kompetensi apa yang akan Bapak kembangkan dalam Coaching kali ini?

Jawab: Free Send, mendengar dengan aktif dan memberi pertanyaan yang berbobot )

b. Kompetensi mana yang akan Bapak kembangkan secara spesifik?

Jawab: Mendengar dengan akif dan memberi pertanyaan yang berbobot, dengan kesadaranpenuh

c. Indicator yang bagaimana yang di inginkan bapak dalam coaching kali ini

Jawab: Berharap dengan Coachig kali ini Coachee mendapat solusi dari permasalahan nya, menemukan langkah-langkah dalam mengatasi permasalahannya, sehinggapermasalahan teratasi dengan baik. Demikian dulu ya pak pra observasi kalli ini, silakan Bapak melakukan Coaching terhadapcoachee.

PASCA OBSERVASI

Ass…… Tadi bapak sudah melakukan Coaching dengan Bapak …., sebelum penutup saya inginmemberi beberapa pertanyaan seputar Coacing yang Bapak lakukan

1. Apa saja yang sudah Bapak lakukan terkait ketercapaian indicator pengembanganyang diinginkan?

Jawab: Di coaching ini saya sudah melakukan dengan menggunakan alur TIRTA, Dennganmenanyakan Tujuan, identifikasi, dan menanyakan Rencana Aksi dan tanggung jawab

Selain itu saya juga ingin memahami lebih dalam lagi bagaimana melakukan coaching yang lebih baik lagi.

Observer : baik tadi Bapak sudah melaksakan coaching dan sudah menggunakan alur TIRTA, proses juga berjalan dengan baik, dan bapak juga berusaha menggalidengan memberi pertanyaan yang berbobot, kepada Pak….sehingga pak….dapat menemukan solusi dari permasalahannya, dan coaching juga sudah dijalani denganprinsip coaching.

2. Kompetensi apa lagi yang ingin dikembangkan setelah melakukan proses coachingyang baru dilakukan?

Jawab: Kompetensi yang ingin dikembangkan adalah ingin memahami lagi proses TIRTA agarnan dapat melakukan Coaching lebih baik lagi. Baiklah sampai disini dulu diskusi kita, semoga kedepannya bias melakukancoaching lebih baik lagi.

https://www.scribd.com/document/690373257/Agustina-Mariani-Naskah-Coaching-Guru-Penggerak

Artikel ini bersumber dari https://www.sonora.id/

Artikel diolah dari TribunSumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Tags:
kunci jawabannaskah coachingGuru PenggerakTirta
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved