Berita Viral
Ibu Diamkan Anak Gara-gara Tolak Ajakan Kerja di Desa, Enggan Jawab Telfon, Kirim WA saat Minta Uang
Gara-gara tolak ajakan kerja di desa, ibu diamkan anak, ogah angkat telfon, kirim WhatsApp hanya saat minta uang.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Gara-gara tolak ajakan kerja di desa, ibu diamkan anak, ogah angkat telfon, kirim WhatsApp hanya saat minta uang.
Sudah menjadi kewajiban anak untuk merawat orang tuanya ketika sakit atau sudah tua.
Namun, tidak bagi anak berikut yang memilih mengirim ibunya ke panti jompo.
Hal itu terpaksa dilakukan sang anak karena ibunya yang kini tinggal sendirian tidak mau pindah dan tinggal bersamanya di Cyberjaya.
Baca juga: Alasan Dua Anak Serahkan Ayah ke Panti Jompo di Malang, Pak Totok Langsung Membantah Tegas
“Aku mau mengirim ibuku ke panti jompo, karena sejak ayahku meninggal, dia tinggal sendirian di desa".
“Ibu juga tidak mau tinggal bersamaku. Dia malah menyuruhku berhenti bekerja dan kembali ke desa. Carilah pekerjaan di dekat desa,” ujarnya dalam pesan di X.
Permintaan ibunya pun ditolak karena ia kini sudah nyaman dengan pekerjaannya termasuk dalam hal gaji.
Ia pun terjebak memikirkan nasib ibunya, karena saudara-saudaranya yang lain sudah menikah dan memiliki keluarga sendiri.
“Jadi akulah yang memberi uang pada ibu dan selalu menjenguknya. Ibu marah padaku karena aku memilih pekerjaan daripada dia".
“Aku sudah belajar dengan giat dan mendapatkan beasiswa. Sambil belajar, aku bekerja paruh waktu. Benar-benar bekerja keras, masak aku harus kembali ke desa. Aku tidak mau,” katanya lagi.
Ia menjelaskan, sebelumnya ia telah membujuk ibunya untuk tinggal bersama namun ajakan tersebut ditolak.
Bahkan, sang ibu tampak cemberut dan memprotes saran anaknya yang berusaha mencari solusi.
“Ibuku bersikeras tidak mau tinggal bersamaku. Setelah penolakan itu, ibu tidak mau bicara lagi denganku".
"Dia hanya mengirim WhatsApp ketika minta uang. Namun saat ditelpon, dia tak mau mengangkat," ujarnya.
Dalam postingan yang sama, ia juga menyisipkan pertanyaan tentang bagaimana menangani situasi tersebut, termasuk membujuk ibunya untuk tinggal bersamanya.
Postingan tersebut menarik perhatian netizen yang kemudian memberikan saran untuk permasalahan tersebut.
Salah satu sarannya, anak tersebut bisa memasang kamera sirkuit tertutup (CCTV) dan alarm di rumah orang tuanya.
“Anak yang ingin memantau ibu di rumah sendirian. Bisa memasang CCTV dan alarm di sekitar rumah".
“Aku melakukan itu di rumah nenek sehingga selama bekerja aku bisa melihat apakah dia membutuhkan bantuan atau apa".
“Seperti tinggal di rumah orang tua padahal di rumahnya sendiri,” usulnya.
KISAH LAINNYA - 40 Tahun Kerja di Malaysia, TKW Pilu Harta Ludes Dikuras Anak, Kini Melarat, Tinggal di Panti Jompo
Kerja banting tulang siang malam demi bisa hidup enak, TKW asal Bondowoso, Jawa Timur, ini justru bernasib pilu.
Harta benda hasil keringatnya selama 40 tahun bekerja di Malaysia, ludes dikuras anaknya sendiri.
Rumahnya pun sudah dijual, kini dia harus tinggal di panti jompo karena tak lagi dipedulikan oleh anak dan menantunya.
Ya, nasib seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Bondowoso, Jawa Timur pilu setelah pulang dari Malaysia.
40 tahun kerja di luar negeri, TKW tersebut bernasib miris.
Tak punya harta benda sama sekali, sang TKW pun terpaksa tinggal di panti jompo.
Baca juga: CURHAT Pilu Istri TKI di Cianjur, Beli Susu Anak Ngutang, Suami Malah Belikan Pelakor Tiket Nyusul
Hal itu dilakukan lantaran sang TKW tak lagi dipedulikan oleh anak dan menantunya.
Detik-detik sang TKW dijemput petugas panti jompo pun terekam hingga viral di linimasa.
Melalui akun TikTok @Bariah6946, seorang warga mengurai fakta mengejutkan soal kisah sang TKW.
Usut punya usut, TKW yang diperkirakan berusia 60 tahunan itu kini hidup melarat karena tak dipedulikan oleh anaknya.
Dari narasi yang diurai pengunggah, kabarnya TKW tersebut rumahnya telah dijual oleh sang anak.
"40 tahun ke Malaysia, uangnya dihabiskan sama anaknya. Kerja 40 tahun uangnya dihabiskan, rumah dijual, orangtua terlantar. Biar tahu kalau anaknya enggak genah (jelas)," ungkap pemilik akun @Bariah6946 dilansir TribunnewsBogor.com, Rabu (13/12/2023).
Di momen penjemputan sang TKW, terlihat anaknya sempat menyaksikannya.
Namun alih-alih menampakkan raut wajah sedih, sang anak justru tersenyum seraya menyalami ibunya yang hendak dibawa ke panti jompo.
"Ini penjemputannya ke panti jompo, di sana harus sehat," kata perekam.
"Mama harus sehat mah, enak di sana mah tempatnya bagus, banyak teman di sana biar senang hatinya," imbuh warga.
Tampak sang TKW yang mengenakan daster merah putih dan kerudung oranye itu berjalan dengan tertatih-tatih dibantu petugas menuju mobil ambulans.
Setibanya di panti jompo, sang TKW langsung terduduk lesu.
Rupanya ia merasa pilu karena di panti jompo tersebut tak ada pendingin udara.
Kendati demikian, sang TKW tetap diminta untuk tinggal di panti jompo tersebut karena tak ada keluarga yang bersedia menampungnya.
Pernah Ditolong Uya Kuya
Lebih lanjut, sang pengunggah pun mengurai fakta baru soal sosok sang TKW.
Ternyata TKW tersebut dulunya pernah ditolong oleh artis ternama, Uya Kuya.
Tujuan ia membuat video tersebut agar Uya Kuya bisa kembali melihat nasib terkini sang TKW.
Dilansir TribunnewsBogor.com, Uya Kuya memang pernah mengunggah momen saat ia menyelamatkan beberapa TKW dari Malaysia.
Salah satu TKW yang diselamatkan Uya Kuya dan dipulangkan kembali ke Indonesia adalah TKW viral tersebut.
Sang TKW viral tersebut diduga bernama Liana Binti Anwar.
Kepada Uya Kuya, Liana bercerita soal awal mulanya bekerja di Malaysia.
Ternyata bukan 40 tahun, Liana mengaku bekerja di Malaysia sejak tahun 2008.
Artinya Liana baru 15 tahun mengadu nasib ke negeri jiran tersebut.
Awalnya, Liana mengaku pekerjaannya lancar di Malaysia.
Namun beberapa tahun ke belakang, Liana mengalami musibah hingga tak bisa lagi bekerja.
Matanya sebelah kanan sama sekali tak bisa melihat. Sementara mata kirinya hanya sedikit bisa melihat.
Sebelum diselamatkan oleh Uya Kuya, Liana sempat tinggal terkatung-katung di bawah kolong jembatan.
Baca juga: CURHAT Wanita Cianjur, Suami TKI di Jepang Selingkuh, Belikan Tiket Pelakor Agar Nyusul ke Jepang
Liana pun sempat kecelakaan karena ditabrak oleh seseorang hingga akhirnya ditolong polisi Malaysia.
Dari sanalah Liana ditempatkan di shelter penampungan KBRI Malaysia.
"Saya ingin pulang sebab mata saya (enggak bisa melihat) empat tahun, yang sebelah kiri tampak, sebelah kanan enggak tampak," pungkas Liana dalam konten Uya Kuya di bulan April 2023.
Curhat ke Uya Kuya, Liana mengaku berasal dari Bondowoso, kampung Bedian pesantren.
Terkait sosok keluarga, Liana bercerita dirinya punya seorang anak angkat dan menantu.
Namun belakangan Liana tak bisa menghubungi anaknya itu.
"Anak angkat ibu namanya Adi, istrinya Jumati. Anak angkat saya (bilang) 'ibu kalau mau balik kabarin saya hari apa'. Saya telepon aktif tapi tidak diangkat mungkin dia kerja di sawah," kata Liana.
Bingung ditanya alamat lengkap, Liana mengaku tidak ingat.
Selain itu, Liana juga bercerita bahwa dirinya tidak punya keluarga sama sekali alias sebatang kara.
Baca juga: KISAH Haru TKI Asal Banyuwangi Akhirnya Bertemu Keluarga Setelah 15 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
"Suami tak ada, ibu tak ada, adik kakak tak ada, tak punya saudara," imbuh Liana.
Selain tak punya keluarga dan cuma memiliki anak angkat, Liana juga melarat.
Diakui Liana, seluruh harta dan rumahnya telah dikuasai oleh sang anak.
"Rumahnya (saya) diambil anak angkat saya. Rumahnya dijual, uangnya saya bilang simpan di bank. Kata anak saya dibeli sapi, kambing untuk ibu. Setelah itu istrinya buka warung," ujar Liana.
(TribunStyle.com/Ika Bramasti).
Sumber: TribunStyle.com
| Kekacauan Pecah di Bus Antarnegara Singapura-Kuala Lumpur Saat Penumpang Panik Lihat Percikan Api |
|
|---|
| Mimpi Jadi Nyata: Wanita Muda Singapura Miliki Rumah Sendiri Senilai 16,8 Miliar Rupiah |
|
|---|
| Pria 32 Tahun Dijatuhi 15 Tahun Penjara Usai Serang Pasangan dengan Pisau di Hutan |
|
|---|
| Jack Hibbert, Petugas Muda Yang Ditembak di Kepala Saat Serangan Bondi, Kini Pulang Dari Rumah Sakit |
|
|---|
| Kevin Wee Jadi Tunawisma Selama Natal untuk Mengumpulkan Dana bagi Anak Berkebutuhan Khusus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Gara-gara-tolak-ajakan-kerja-di-desa.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.