Berita Viral
Detik-detik Masinis KA Turangga Keluar Lokomotif Usai Tabrakan, Dirawat di RS: Akan Teringat Selalu
Panji, masinis dari KA Turangga yang tabrakan dengan KA Baraya kini dirawat di Rumah Sakit AMC Cileunyi Bandung. Fotonya keluar dari lokomotif viral.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - Masinis Kerata Api (KA) Turangga yang terlibat tabrakan dengan KA Baraya dilaporkan selamat.
Bahkan beredar potret detik-detik masinis bernama Panji tersebut keluar dari lokomotif setelah kecelakaan terjadi.
Kini Panji dirawat di Rumah Sakit AMC Cileunyi Bandung.
Baca juga: Detik-detik Evakuasi Terakhir Kecelakaan KA Adu Banteng Bandung, Korban Terpental & Tertimpa Gerbong
Ya, akhirnya terungkap sudah sosok masinis KA Turangga yang keluar lokomotif seusai tabrakan dengan KA Bandung Raya atau Baraya di Cicalengka.
Masinis KA Turangga bahkan masih bisa memposting foto setelah tabrakan dengan KA Baraya.
KA Turangga tabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di petak Stasiun Harupugur - Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Tabrakan kereta ini terjadi pukul 06.30 WIB, Jumat (5/1/2023).
Setelah tabrakan, viral di media sosial foto masinis KA Turangga keluar dari lokomotif.
Akun X @tanyakanrl, menyebut bahwa foto tersebut merupakan masinis KA Turangga.
"Alhamdulillah masinis KA Turangga selamat," tulis dalam keterangan.
Sayangnya pada foto wajah masinis KA Turangga ditutup.
Baca juga: NASIB Pilu Istri Pramugara Korban Kecelakaan KA Turangga, Baru 2 Minggu Melahirkan Kini Suami Tewas

Kini terungkap sosok masinis KA Turangga itu adalah Panji.
"Iya saya yang bawa Turangga (emot sedih)," tulis Panji membalas komentar netizen.
Panji memposting foto tangannya yang sedang diinfus.
"Pulang yuk," tulis dalam keterangan foto.
Ia juga menulis bahwa tragedi tabrakan KA Turangga dengan kereta Bandung Raya akan selalu teringat.
"Akan teringat selalu," tulisnya.
Masinisi KA Turangga kini menjalani perawatan di Rumah Sakit AMC Cileunyi Bandung.
"Alhamdulillah udah lebih baik, tinggal nunggu dokter buat bisa pulang," kata Panji masinis KA Turangga.
Sebelumnya, humas RS AMC Cileunyi, Engkos Kosasih mengatakan kondisi Panji belum sadarkan diri.
Baca juga: Tangis Ibu Korban Kecelakaan Kereta, Gelagat Pramugara KA Turangga Terkuak, Tinggalkan Bayi 2 Minggu

"Masinis belum sadar, masih istirahat," kata Engkos Kosasih.
Masinis KA Turangga kata Engkos ditempatkan di IGD.
"Nanti apa yang muncul diagnosanya akan diberikan tindakan oleh tim dokter kami. Saat ini masih diobservasi," katanya.
Panji tak sendiri, ia bersama asisten masinis KA Turangga, Mara Kusmara.
Menurut Engkos, kondisi Mara jauh lebih baik dibanding Panji.
"Asisten masinis sudah sadar dan bisa berkomunikasi," katanya.
Walau begitu masinis KA Turangga dan asistennya masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Soalnya luka dalam," kata Engkos Kosasih.
Sosok Masinis KA CL Bandung Raya, Sempat Rayakan Ultah Anak, Istri Nantikan Anniversary Pernikahan
Tangis pilu dirasakan oleh keluarga Julian Dwi Setiyono (28).
Julian Dwi Setiyono tak bisa merayakan momen bahagianya dengan anak dan istri.
Mimpi Santika Fujasari (28) harus terkubur dalam-dalam karena sang suami meninggal dalam kecelakaan adu banteng KA Turangga dan KA Bandung Raya.

Rencana Julian bersama sang istri merayakan ulang tahun pernikahan yang kelima kandas imbas tragedi tabrakan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
Julian yang berprofesi sebagai masinis KA Commuter Line Bandung Raya tewas setelah bertabrakan dengan KA Turangga 63 A.
Mertua Julian, Iah Khodijah (48) pun tak kuat menahan kesedihan mengetahui menantunya meninggal dunia.
Tangis Iah pun pecah. "Sebenarnya sebentar lagi (Julian) mau merayakan ulang tahun pernikahan yang kelima pada bulan Maret nanti," kata Iah saat ditemui di rumah duka, Jumat (5/1/2023).
Julian dan istrinya tinggal di Kompleks Mekarsari Eco Living, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Mereka menikah pada tahun 2019. Keduanya dikaruani putri bernama Ayasha Halwa Zafirah yang baru berusia tiga tahun.
Beberapa hari sebelum kejadian itu, Julian bersama istrinya sempat merayakan ulang tahun anak semata wayangnya.
Namun itu menjadi hari bahagia yang terakhir bagi Julian.
"Pada tanggal 3 Januari (2024) merayakan ulang tahun anaknya, jadi baru dua hari yang lalu," kata Iah.
Iah sendiri terakhir bertemu dengan Julian pada 1 Januari 2024 karena saat itu Julian dan istri serta anaknya merayakan tahun baru di daerah Cianjur karena kebetulan dia sedang libur bekerja.
"Waktu itu cuma kumpul-kumpul keluarga di Cianjur. Jadi kumpulnya dari tanggal 30, 31, dan tanggal 1 dia pulang," ucapnya.
Dia mengatakan, selama ini memang jarang bertemu dengan Julian karena selalu disibukkan dengan pekerjaan sebagai masinis, tetapi ketika bertemu keduanya selalu berbincang.
"Biasanya kami sering ngobrol, tapi kita tahu ya kalau kerja begitu (masinis) saat libur Natal dan Tahun Baru itu waktu yang sibuk, jadi kami enggak terlalu banyak berkomunikasi," kata Iah.
Sosok Julian
Sosok Julian Dwi Setiyono diungkap sahabatnya Brahma Adi Prasetya (26).
Sahabat Julian, Brahma Adi Prasetya (26) pun tampak duduk termenung menunggu kedatangan jenazah sahabatnya di rumah duka di Bukit Permata E-8 Nomor 3, RT 2/RW 22, Kelurahan Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Brahma tidak pernah menyangka sahabatnya itu tutup usia pada umur yang terbilang muda.
"Infonya (Jenazah) masih di RSUD Cicalengka. Gak pernah menyangka. Dia masih muda, masih sehat, tapi yang namanya takdir gak pernah direncanakan," ungkap Brahma saat ditemui di rumah duka.

Julian yang akrab disapa Yono itu bertumbuh di SDN Sukamaju, SMP di Padalarang, dan melanjutkan sekolah di Kota Cimahi.
Diketahui, sebelum bekerja di PT KAI, Yono sempat bekerja di sebuah perusahaan di Bogor.
Namun, di Bogor ia tidak bertahan lama, di PT KAI kariernya begitu moncer hingga ia menjabat sebagai masinis kereta api.
Brahma mengaku tahu betul sosok Yono, karena keduanya bersahabat sedari kecil.
Julian alias Yono dikenal dengan pribadi yang baik hingga taat beragama.
Meski kariernya cemerlang, Yono tetap menjadi orang yang ramah dan baik kepada teman lamanya tersebut.
"Saya tahu betul bagaimana Yono, karena dia teman saya dari kecil. Yono dikenal sebagai pribadi yang baik dan taat beragama apalagi setelah menikah tahun 2019," kata Brahmana.
"Kalau dulu mungkin dia jarang ya (ke masjid), tapi sekarang jadi sering, jadi orangnya itu baik dan saleh," ucap Brahma.
(TribunnewsBogor.com/Sanjaya Ardhi)(TribunJabar.id/Hilman)
Diolah dari artikel TribunnewsBogor.com dan TribunJabar.id
Sumber: Tribun Bogor
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|