Breaking News:

Berita Viral

Tempati Juara 3, Atlet Maraton Ini Ternyata Curang, Nekat Menumpang Mobil di Tengah Perlombaan

Joasia Zakrzewski, atlet ultra-maraton asal Skotlandia dilarang berkompetisi selama 12 bulan buntut ketahuan menumpang mobil saat kompetisi.

VN Express
Joasia Zakrzewski,atlet ultra-maraton asal Skotlandia ketahuan menumpang mobil saat kompetisi 

TRIBUNSTYLE.COM - Sportifitas menjadi hal yang sangat dijunjung tinggi dalam dunia olahraga.

Para atlet wajib berkompetisi secara jujur dan saling menghargai. Jika tidak, maka akan mencederai nilai-nilai yang telah dibangun sejak awal.

Seperti yang dilakukan Joasia Zakrzewski.

Ia merupakan atlet ultra-maraton asal Skotlandia.

Joasia Zakrzewski dilarang berkompetisi selama 12 bulan setelah insiden kecurangannya terbongkar.

Joasia Zakrzewski,atlet ultra-maraton asal Skotlandia ketahuan menumpang mobil saat kompetisi
Joasia Zakrzewski,atlet ultra-maraton asal Skotlandia ketahuan menumpang mobil saat kompetisi (VN Express)

Dilansir TribunStyle.com dari VN Express pada Rabu, 22 November 2023, ia ketahuan menumpang mobil saat kompetisi berlangsung.

Federasi Atletik Inggris (UKA) pada 15 November melarang Joasia Zakrzewski, berkompetisi dalam kompetisi apa pun di bawah yurisdiksi UKA atau mewakili Inggris selama 12 bulan.

Wanita berusia 47 tahun itu juga dilarang mengikuti pekerjaan kepengurusan dan pembinaan selama ini.

Joasia Zakrzewski divonis bersalah karena duduk di dalam mobil sejauh 4 km pada turnamen GB Ultras 80 km dari Manchester ke Liverpool pada bulan April.

Kala itu ia menduduki peringkat ketiga.

Dalam suratnya kepada dewan disiplin UKA, Joasia Zakrzewski mengakui duduk di dalam mobil kemudian berlari untuk mencapai garis finis dan menerima piala dan medali adalah tindakan yang salah.

"Saya seharusnya segera mengembalikan gelar tersebut," tulis Joasia Zakrzewski.

Dalam putusannya, panel disiplin UKA mengatakan Joasia Zakrzewski adalah seorang atlet berpengalaman, sukses berkompetisi di level tertinggi.

"Dia juga berperan sebagai manajer tim internasional. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab atlet untuk mematuhi peraturan dan ini membuat pelanggarannya semakin serius. Dia juga tidak memperbaiki kesalahannya di akhir kompetisi," ungkap Dewan Disiplin UKA.

Joasia Zakrzewski sebelumnya menjelaskan bahwa dia tidak sengaja berbuat curang.

Ia mengaku kala itu sedang lelah dan jet-lag setelah melakukan perjalanan dari Australia pada malam sebelum kompetisi.

Joasia Zakrzewski mengatakan dia tersesat di tengah lomba dan kakinya terluka, jadi dia menerima tawaran temannya untuk naik mobil.

11.000 Pelari Maraton Ini Didiskualifikasi Karena Curang, Ada yang Naik Angkot ke Garis Finis!

Perlombaan maraton berikut ini menjadi sorotan karena tingkah para pesertanya.

Sekitar 11.000 orang peserta ketahuan berbuat curang melalui alat pendeteksi jarak lari.

Ada peserta yang naik angkot untuk mencapai garis finis.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Puteri Indonesia Ini Sempat Laris di TV, Kini Jadi Atlet Meski Tak Muda Lagi, Ikut Marathon Dunia

Para peserta Mexican Marathon 2023 di Meksiko.
Para peserta Mexican Marathon 2023 di Meksiko. (Instagram/@maraton_cdmx)

Sekitar 11.000 dari 30.000 pelari yang mengikuti acara lari maraton massal tahunan di Meksiko (Mexican Marathon 2023) pada Minggu (27/8/2023), didiskualifikasi.

Musababnya, belasan ribu peserta tersebut terindikasi berbuat curang.

Kecurangan diketahui setelah panitia mengecek sejumlah alat pendeteksi jarak lari (tracker) yang dibawa oleh masing-masing pelari.

Ketika dicek, ternyata ada beberapa pelari yang mengambil jalan pintas dan tidak menyelesaikan kewajibannya di acara ini, yaitu lari sepanjang 42,1 km.

Beberapa komplain yang masuk dari partisipan lain menyebut bahwa banyak pelari yang curang dengan cara naik kendaraan umum, seperti angkutan kota (angkot) atau kendaraan sejenis lainnya untuk memotong rute maraton.

Beberapa pelari, boleh jadi yang terindikasi melakukan kecurangan, mengaku bahwa alat tracker mereka rusak.

Karena rusak, mereka berdalih alat tersebut tidak bisa menghitung jarak lari yang telah ditempuh, begitu juga waktu yang mereka lewati di tiap titik pengecekan (checkpoint) dengan akurat. 

Terkait checkpoint, acara lari maraton massal biasanya memang menyediakan area pengecekan dan pencatatan waktu lari di beberapa titik.

Dengan begitu, pelari yang tidak melewati checkpoint akan ketahuan curang, lantaran waktu dan jarak larinya tidak tercatat oleh sistem. 

Penyelenggara Mexican Marathon 2023 mengatakan bahwa pihaknya sedang menginvestigasi laporan yang masuk soal indikasi kecurangan yang dilakukan belasan ribu pelari dalam acara tersebut.

"Institut Olahraga Kota Meksiko akan terus melakukan investigasi untuk mengidentifikasi kasus-kasus kecurangan di acara lari maraton massal kami," kata pihak penyelenggara. 

"Hal ini penting bagi kami, lantaran acara ini merupakan gambaran dari nilai sportivitas kami, orang Meksiko dalam bidang olahraga," imbuh pihak penyelenggara. 

Baca juga: Bangga Pamer Piala, Gadis Juara Marathon Ini Ketahuan Pakai Doping, Hadiah Rp 2,3 Miliar Melayang

Tak disebutkan berapa lama proses investigasi akan dilakukan, tak disebutkan pula apa hukuman yang akan diterima para pelari yang curang tersebut, selain didiskualifikasi. 

Namun apabila terdeteksi curang, maka pelari tersebut biasanya tidak akan mendapatkan medali dari acara maraton massal tahunan di Meksiko ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Dailymail.co.uk, Jumat (8/9/2023). 

Bukan kali ini saja, kecurangan dalam acara lari maraton di Meksiko ini juga pernah terjadi sebelumnya. 

Pada 2017 lalu, sekitar 6.000 pelari didiskualifikasi karena ketahuan curang dan tidak memenuhi syarat jarak lari.

Setahun setelah itu, atau sekitar 2018 lalu, sekitar 3.000 pelari juga didiskualifikasi karena tidak sportif, lantaran melakukan hal serupa.

(TribunStyle.com/Febriana)(KOMPAS.com/ Bill Clinten)

Sebagian diolah dari artikel di KOMPAS.com

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
berita viral hari iniJoasia Zakrzewskiatletultra-maratonSkotlandia
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved