Breaking News:

Selebrita

Bella Hadid Dipecat Dior Gara-gara Bela Palestina, Langsung Diganti Model Israel

Gara-gara terang-terangan bela Palestina, Bella Hadid langsung dipecat dari Dior. Posisinya kini diganti model Israel.

Tayang:
TribunStyle/kolase
Bella Hadid terang-terangan bela Palestina, kini dipecat dari Dior dan diganti model Israel. 

TRIBUNSTYLE.COM - Di tengah serangan yang terus dilancarkan Israel terhadap Palestina, banyak negara yang telah menunjukkan posisi mereka dalam pertikaian ini.

Sejumlah negara nampaknya sudah memantapkan posisi mereka walau pertikaian terus memakan korban sipil.

Tak cuma itu, sederet artis juga ikut andil, termasuk Bella Hadid.

Belum lama ini, Bella Hadid vokal membela Palestina.

Bella Hadid ikut protes Bebaskan Palestina
Bella Hadid ikut protes Bebaskan Palestina (Twitter)

Sayang, keputusannya itu tampaknya membuahkan konsekuensi terhadap pekerjaannya.

Pasalnya dukungan terang-terangnay Bella Hadid itu membuat dirinya dipecat oleh pihak Dior Beauty.

Baca juga: Warga Yahudi New York Tuntut Israel Stop Serang Gaza, Duduki Patung Liberty: Palestina Harus Bebas!

Ya, Bella Hadid sebelumnya menjadi Brand Ambassador Dior Beauty.

Rumah model tersebut kabarnya telah menggantikan supermodel keturunan Palestina tersebut dengan model Israel untuk iklan baru mereka.

Rumor pemecatan adik Gigi Hadid itu santer dibicarakan sejak model yang tampil di iklan parfum La Collection Privee adalah May Tager.

Entah kebetulan atau tidak, May Tager berasal dari Israel.

Awalnya Bella Hadid pertama kali diperkenalkan sebagai duta merek tersebut pada bulan Mei 2016.

Sosok Bella Hadid yang suarakan dukungannya untuk Palestina hingga harus dipecat sebagai BA Dior.
Sosok Bella Hadid yang suarakan dukungannya untuk Palestina hingga harus dipecat sebagai BA Dior. (Instagram/bellahadid)

Entah kebetulan atau tidak, May Tager berasal dari Israel.

"Saat banyak perusahaan dunia yang menarik dukungannya dari Israel, merek internasional Dior memilih May Tager untuk membintangi iklannya.

Posisi tersebut seharusnya diisi oleh Bella Hadid yang pro-Palestina dan pengkritik Israel," demikian tertulis di berita tersebut seperti dikutip Ace Showbiz.

Keputusan Dior untuk menggantikan Bella Hadid ini menimbulkan kegemparan di media sosial.

Bahkan sempat muncul tagar BoycottDior" yang trending di X (sebelumnya Twitter).

Dukungan untuk Palestina.
Dukungan untuk Palestina. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Baca juga: SOSOK Ahed Tamimi, Aktivis Palestina yang Ditangkap Israel, Jadi Ikon Perjuangan Palestina

"Dior menjadikan pelaku pemerkosaan Johnny Depp sebagai wajah merek mereka.

Supaya semua orang tahu, perusahaan tersebut penuh dengan setan.

Saya harap Bella baik-baik saja," tulis seorang pengguna X.

"Sepertinya @Dior berpihak pada genosida. Bagi saya, sepertinya boikot berikutnya baru saja dijatuhkan," ungkap warganet lain.

Sejak konflik di Gaza memanas sebulan terakhir, Bella terus menyuarakan dukungannya untuk Palestina, tanah kelahiran ayahnya.

Model 27 tahun itu juga menggelar penggalangan dana di Instagram.

SOSOK Anwar El Ghazi, Pemain Bola yang Dipecat FSV Mainz 05 Gegara Dukung Palestina: Tak Ada Artinya

Siapa sebenarnya sosok Anwar El Ghazi?

Anwar El Ghazi dipecat FSV Mainz 05 karena menyuarakan dukungannya terhadap Palestina melalui akun media sosial.

Itu bukan masalah bagi pesepakbola Belanda berdarah Maroko ini karena baginya menyuarakan penderitaan rakyat Palestina lebih penting daripada kehilangan mata pencarian.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: LIVE Aksi Bela Palestina di Monas, Bacapres dan Bacawapres 2024 Diundang, Siapa Saja yang Hadir?

Bendera Palestina.
Bendera Palestina. (Ist)

FSV Mainz 05 resmi memutus kontrak salah satu pemainnya, Anwar El Ghazi pada Jumat (3/11/2023).

Pemutusan kontrak El Ghazai ini terjadi usai sang pemain menyuarakan dukungannya terhadap Palestina melalui akun media sosial.

"FSV Mainz 05 mengakhiri hubungan kontrak dengan Anwar El Ghazi dan memberhentikan sang pemain dengan segera pada hari Jumat.

Klub mengambil tindakan ini sebagai respons terhadap pernyataan dan unggahan pemain di media sosial,” bunyi pernyataan Mainz 05 dilansir dari Kompas.com, Sabtu (4/11/2023).

Dengan pemutusan kontrak tersebut, maka pemain  berstatus bebas transfer.

Sementara itu Anwar El Ghazi tak masalah kontraknya diputus Mainz 05 karena membela Palestina.

Menurut Anwar El Ghazi, menyuarakan penderitaan rakyat Palestina lebih penting daripada kehilangan mata pencarian.

"Memihak pada kebenaran, meskipun itu artinya berdiri sendirian," tulis El Ghazi di media sosial pribadinya.

"Kehilangan mata pencarian saya tak ada artinya dibandingkan penderitaan yang menimpa orang-orang tak bersalah dan tak berdaya di Gaza," lanjut dia.

"Hentikan pembunuhan," ungkap pesepak bola Belanda keturunan Maroko itu.

Berikut profil dan perjalanan karier Anwar El Ghazi.

Anwar El Ghazi, pemain bola yang dipecat FSV Mainz 05 usai dukung Palestina
Anwar El Ghazi, pemain bola yang dipecat FSV Mainz 05 usai dukung Palestina (Instagram/@elghazi21)

Profil Anwar El Ghazi

Dikutip dari laman resmi Bundesliga (Liga Jerman), Anwar El Ghazi lahir pada 3 Mei 1995 di Barendrecht, sebuah kota kecil yang terletak di dekat Rotterdam, Belanda.

El Ghazi memulai kariernya ketika bermain di klub BVV Barendrecht pada 2000-2006.

Selanjutnya, dia bermain untuk Feyenoord Rotterdam pada 2006-2008.

Pemain berusia 28 tahun ini kemudian membela RKSV Spartaan ‘20 dari 2008 hingga 2009 dan pindah ke Sparta Rotterdam pada 2009-2013.

Pada 2013, El Ghazi bahkan sempat bermain di salah satu klub paling sukses di Belanda, Ajax Amsterdam selama empat tahun hingga 2017.

El Ghazi selanjutnya hijrah ke Perancis dan bermain untuk klub Lille OSC.

Namun, dia hanya bertahan selama satu tahun di klub tersebut.

Klub asal Inggris Aston Villa menjadi tempat pelabuhan selanjutnya El Ghazi pada 2018, dengan kontrak selama empat tahun hingga 2022.

Pada 2022, klub asal Belanda PSV Eindhoven membeli El Ghazi untuk bermain selama satu musim 2022-2023.

Setelah itu, FSV Mainz 05 mengontrak El Ghazi pada September 2023 dengan status free agent.

Baca juga: Rawat Korban Serangan Israel, Dokter Palestina Ini Tiba-tiba Histeris, Syok Ternyata Anaknya Sendiri

Sempat dibekukan

Sebelumnya, El Ghazi sempat hanya dibekukan oleh klub yang bermarkas di Mewa Arena, Mainz, Jerman itu karena memberi dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.

“Ini bukan perang, ketika satu pihak memutus air, makanan, dan listrik,” tulis El Ghazi dalam akunnya.

“Ini bukan perang saat satu pihak memiliki senjata nuklir.

Ini adalah genosida dan pembantaian massal dan kita melihatnya secara langsung.

Dari sungai sampai ke laut, Palestina akan merdeka,” sambungnya.

Pembekuan itu kemudian dicabut pada 30 Oktober 2023.

Namun, pada akhirnya FSV Mainz 05 memutus kontrak El Ghazi karena kembali membuat pernyataan sikap dukungannya terhadap Palestina pada Rabu (1/11/2023).

"Posisi saya tetap sama seperti ketika ini dimulai.

Saya menentang perang dan kekerasan.

Saya menentang pembunuhan warga sipil yang tidak bersalah," tulisnya dalam unggahan lain.

"Saya menentang segala bentuk diskriminasi.

Saya menentang Islamophobia, saya menentang anti-semitisme.

Saya menentang genosida.

Saya menentang apartheid.

Saya menentang penjajahan.

Saya menentang penindasan," lanjutnya.

(TribunStyle.com/Putri Asti, Kompas.com/ Aditya Priyatna Darmawan)

Baca artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Bella HadidPalestinaIsraelDiormodelberita viral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved