Berita Viral
Rumah Kebakaran, Nenek 74 Tahun Terobos Api Demi Selamatkan Perabotan Dapur, Nggak Peduli Terluka
Nenek 74 tahun di Lumajang, Jawa Timur pilu rumahnya kebakaran. Rela terobos kobaran api demi amankan perabotan dapurnya.
Editor: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Betapa terkejutnya Mistamah (74), rumah yang menjadi tempat tinggalnya selama ini terbakar.
Api membumbung tinggi melalap apa saja yang ada di sana.
Tanpa peduli luka lecet yang ada di tubuhnya, Mistamah nekat menerobos kobaran api demi amankan perabotan dapur.
Lantas, bagaimana kondisinya sekarang?
Benak Mistamah (74) seketika dikejutkan dengan kebakaran yang menimpa sebagian rumahnya.
Wanita lanjut usia tersebut bahkan sampai mengalami luka lecet lantaran mengambil perabotan di dapurnya agar tak hangus dilalap si jago merah.
Baca juga: INNALILLAHI Kebakaran Pabrik Konveksi di Sukoharjo, 1 Tewas Terjebak, 5 Pekerja Lompat dari Lantai 2
Mendengar adanya kebakaran, tetangga korban langsung melaporkannya ke perangkat desa hingga akhirnya diteruskan ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Lumajang.
Dengan cepat 1 regu Damkar Kabupaten Lumajang menuju lokasi kebakaran yang berada di Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tersebut.
"Anggota Damkar sampai di lokasi dan langsung melaksanakan penanganan pemadaman pada objek yang terbakar. Selanjutnya melakukan pembasahan pada seluruh ruangan dan bangunan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.58 WIB," ungkap Danru Damkar Kabupaten Lumajang, Zaenuri ketika dikonfirmasi.
Zaenuri mendapatkan informasi jika api dipicu dari tungku yang terletak di rumah korban.
Saat itu, pemilik rumah diduga lupa mematikan tungku usai memasak untuk makan siang.
"Informasi dari pemilik rumah bahwasannya sumber api berasal dari tungku yang belum mati sehingga membakar seluruh dapur. Api dengan cepat merambat membakar seluruh rumah dan sedikit merambat ke rumah kosong milik Pak Kaseri tetangga korban di bagian plafon dan atap rumahnya," sebutnya.
Menyadari ada kebakaran, korban sejatinya sempat merangsek ke dapur untuk menyelamatkan perabotan dapur dari kobaran api.
Namun sayang, aksi korban tersebut justru melukainya.
Baca juga: DETIK-DETIK Mobil Avanza Ludes Terbakar di Tol Cipularang, Pemilik Lemas, Pasrah Terduduk Sendirian
"Ibu Mistama mengalami sedikit luka lecet pada saat berusaha menyelamatkan perabotan rumahnya," sebutnya.
Usai memadamkan api, tim pemadam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun kerugian mencapai Rp 75 juta lantaran api menyebar hingga ke rumah sebelah tetangga korban.
"Dampak kebakaran yakni di tumah dan dapur milik ibu Mistamah serta sedikit rumah bagian plafon dan atap milik bapak Kaseri," tutupnya.
Kasus Lainnya - Kebakaran Pabrik Konveksi di Sukoharjo, 1 Tewas Terjebak, 5 Pekerja Lompat dari Lantai 2
Innalillahi, kebakaran pabrik konveksi kain di Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo merenggut nyawa.
Diketahui kebakaran besar tersebut terjadi pada Senin, (16/10/2023).
Seorang karyawan pabrik dikabarkan meninggal dunia lantaran terjebak dan tak bisa menyelamatkan diri.
Salah seorang karyawan, Devi mengungkap detik-detik awal mula kebakaran di pabrik konveksi tempatnya bekerja.
Bermula saat salah seorang karyawan melihat letusan dari genset dekat kamar mandi. Letusan tersebut sempat mengeluarkan sambaran api.
"Genset itu berada di deket kamar mandi, lalu teman saya yang sedang keluar kamar melihat genset langsung meledak dan merambat di tempat lain yang mudah terbakar," ucap devi, senin (16/10/2023).
Kejadian itu bersamaan saat waktu produksi.
Sejumlah pekerja juga tengah menyablon.
Kebetulan proses menyablon harus menggunakan genset. Genset tersebut diduga kepanasan saat cuaca panas.
Baca juga: INGAT Ibu Nangis Uang Rp11 Juta Hangus Terdampak Kebakaran di Solo? Kini Bahagia, Ada yang Mengganti
Devi mengungkapkan ada enam orang pekerja yang berada di belakang ruangan tidak bisa keluar. "Ada enam orang tak bisa keluar," ucap dia, Senin (16/10/2023).
"Kalau yang di depan bisa keluar soalnya hanya ada satu pintu," tambahnya.
Lima orang tersebut kemudian mencari cara agar bisa segera keluar.
Mereka kemudian memilih melompat dari lantai dua lantaran asap yang ada di dalam pabrik konveksi kain sudah terlalu tebal.
"Lima orang selamat dirawat di rumah sakit," ucap Devi.
Personel pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang ada di pabrik konveksi kain, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (16/10/2023).
Namun ada satu orang yang gagal menyelamatkan diri dari insiden kebakaran.
"Namun satu teman saya meninggal dunia saat terjebak di dalam sedang mengambil Hp," terangnya.
Devi menyebut korban yang meninggal berinisial Y.
Dia lari ke kamar mandi dan saat ditemukan jenazah Y berada di kamar mandi.
(*)
Artikel diolah dari TribunJatim.com dan TribunSolo.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kebakaran-ilustrasi-api.jpg)