Breaking News:

Berita Viral

Pasutri Lansia di Banggai Terusir dari Rumah & Nyaris Diamuk Massa Karena Dituduh Jadi Dukun Santet

SEDIHNYA pasutri lansia di Banggai terusir dari rumahnya dan nyaris jadi korban amuk massa karena dituduh jadi dukun santet.

Handover
SEDIHNYA pasutri lansia di Banggai terusir dari rumahnya dan nyaris jadi korban amuk massa karena dituduh jadi dukun santet. 

TRIBUNSTYLE.COM - SEDIHNYA pasutri lansia di Banggai terusir dari rumahnya dan nyaris jadi korban amuk massa karena dituduh jadi dukun santet.

Pasangan suami istri (pasutri) di Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah terpaksa harus "terusir" dari desanya.

Lansia tersebut diketahui berinisial ND (58) dan A (65).

Kini mereka terpaksa harus keluar dari desa tersebut karena dituduh sebagai dukun santet.

Bahkan, keduanya nyaris diamuk massa atas tuduhan itu.

Kepala Desa Louk, Susanto Saini, menyatakan, pihaknya telah berusaha memediasi masalah ini sebelum pasangan suami istri tersebut dievakuasi ke tempat aman.

Proses evakuasi pasangan suami istri
Proses evakuasi pasangan suami istri di Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah karena dituduh sebagai dukun santet.

Baca juga: Ngebet Pengen jadi Kaya, Nasib Pasutri di Lumajang Malah Pilu, Ditipu Dukun Palsu, Rugi Rp 80 Juta

Tak hanya itu, kata dia, pihaknya harus berusaha keras meredam emosi warga agar tidak melakukan tindakan anarkis.

"Banyak warga yang datang. Kami harus menenangkan mereka. Di sisi lain, kami memediasi masalah ini agar tidak meluas," kata Susanto saat ditemui di Kantor Desa Louk, Kamis (5/10/2023).

Ia mengaku mediasi antara Pemerintah Desa Louk, aparat TNI-Polri memutuskan agar pasangan suami istri tersebut harus dievakuasi sementara waktu agar tidak terjadi sesuatu kepada mereka.

"Mereka dievakuasi ke Kota Luwuk, di rumah keluarga mereka," kata Susanto.

Sebelumnya, pada Selasa (3/10/2023), polisi bersama perangkat desa bergerak cepat untuk meredam emosi warga dengan mengevakuasi pasangan suami istri yang dituduh melakukan santet.

"Agar tidak semakin meluas maka kami evakuasi Pasutri tersebut ke keluarganya di Kota Luwuk" kata Plh. Kapolsek Luwuk Kompol Z. Ginoga, Rabu (4/10/2023).

Kata dia, evakuasi ini berdasarkan hasil keputusan warga, yang tidak menginginkan lagi pasutri tersebut tinggal di Desa Louk.

Sebelumnya ada warga di Desa Louk yang sakit dan kerasukan, tiba-tiba dikaitkan adanya rumor santet yang berujung dengan pengusiran pasutri dari Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur.

“Warga yang kerasukan itu menyebut nama pasutri itu. Sehingga hal ini membuat keluarganya dan warga sekitar merasa keberatan,” ungkap Kompol Ginoga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Tags:
Sulawesi TengahBanggaidukun santetberita viral hari ini
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved