Berita Viral
Kawanan Domba Bertingkah Tak Biasa, Melompat Liar Bikin Heran, Ternyata Habis Makan Tanaman Ganja!
Domba-domba di Yunani ini melompat lebih tinggi dari kambing setelah memakan tanaman hijau yang tidak sengaja mereka makan, ternyata tanaman ganja!
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Bagaimana jika kawanan domba memakan tanaman ganja?
Hal itulah yang terjadi di Yunani belum lama ini.
Domba-domba itu melompat lebih tinggi dari kambing membuat banyak orang heran.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Baca juga: VIRAL! Seekor Domba jadi Tersangka Pembunuhan di Sudan, Kena Hukuman 3 Tahun Penjara

Sekawanan domba tanpa diduga memasuki rumah kaca di Yunani dan memakan lebih dari 600 pon tanaman ganja yang sedang dibudidayakan untuk keperluan medis.
Yiannis Bourounis, pemilik rumah kaca di Magnesia, mengatakan tanamannya telah rusak akibat panas dan banjir baru-baru ini.
Sekawanan domba berhasil memasuki rumah kaca dan "berpesta" dengan tanaman ganja yang tersisa.
Dilansir dari UPI, dia memperkirakan domba-domba itu mengunyah lebih dari 600 pon tanaman.
Bourounis mengatakan kepada thenewspaper.gr bahwa domba-domba itu melompat lebih tinggi dari kambing setelah memakan tanaman hijau yang tidak sengaja mereka makan.
Yunani melegalkan ganja medis pada tahun 2017, dan negara itu membuka pabrik produksi ganja pertamanya awal tahun ini.
Tingkah aneh domba-domba sebelumnya juga pernah terjadi di Mongolia beberapa waktu lalu.
Misteri kawanan domba berputar-putar tanpa henti selama 12 hari 12 malam, pemandangannya aneh dan menakutkan.
Fenomena aneh tersebut terjadi di peternakan di Mongolia.
Kawanan domba yang terdiri atas belasan ekor tiba-tiba jalan berputar dengan sangat aneh.
Mereka terus begitu selama 12 hari 12 malam tanpa henti.
Pemandangan itu terekam kamera pengintai dan pemilik peternakan membagikannya di media sosial.
Video perilaku aneh domba itu diunggah di Twitter pada 16 November 2022 oleh China People's Daily.
Surat kabar ini melaporkan bahwa domba-domba tersebut dalam keadaan normal dan sehat.
Namun, pada 4 November 2022, sekawanan domba itu mulai berjalan mengikuti lingkaran sempurna.
Mereka berjalan dalam satu arah, searah jarum jam.
Lusinan domba berbaris membentuk lingkaran, dengan beberapa di antaranya berdiri di luar lingkaran itu.
Yang lain teradang berdiri diam di tengah, lalu perlahan mengikuti gerakan jalan membentuk lingkaran tanpa ada gangguan.
Anehnya lagi, kecepatan kawanan domba itu tampaknya meningkat, sangat misterius.
Baca juga: ANEH Kambing Lahir dengan Wajah Mirip Manusia, Dua Mata Sejajar, Warga Heboh Menonton

Miao, pemilik peternakan, mengatakan bahwa awalnya hanya beberapa domba yang mengalami fenomena ini.
Kemudian, hampir seluruh domba di kandang itu ikut ambil bagian.
Melansir Eva.vn, Miao memiliki 34 kandang domba di peternakannya, tetapi hanya kandang domba nomor 13 yang melakukan jalan memutar tersebut.
Selama 12 hari 12 malam, kawanan domba itu terus jalan melingkar tanpa diketahui apakah mereka berhenti untuk malan atau tidur.
Miao sendiri tidak dapat memahami penyebab fenomena ini.
Saat melihat rekaman aktivitas domba itu, ia sendiri takut dan khawatir.
Ia tidak yakin apa ada yang salah dengan dombanya, atau apakah mereka sedang melakukan semacam ritual mistik.
Video kawanan domba aneh di Mongolia Dalam itu telah menarik hampir 12 juta penayangan dan ribuan komentar.
Kebanyakan orang takut dan bingung dengan meninggalkan komentar spekulatif.
"Apakah akhir dunia akan datang?" tulis seorang warganet.
"Domba akan berlari berputar-putar jika merasakan bahaya. Kemungkinan besar akan terjadi sesuatu," tulis warganet yang lain.
Sementara itu, beberapa berspekulasi bahwa perilaku domba ini bisa jadi Listeriosis (dikenal juga sebagai penyakit melingkar) yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogener.
Berdasarkan Buku Pegangan Merck (Manual MSD, referensi medis yang diterbitkan Merck Pharmaceutical Amerika), dijelaskan perilaku hewan melingkar itu.
Baca juga: LANGKA! Domba Garut Seharga Rp 400 Juta, Bulu Putih Bersih, Disebut Tampan, Elegan bak Sultan

Pertama, hewan akan menunjukkan gejala anoreksia, depresi, dan disorientasi.
Mereka mungkin mendorong diri ke sudut, bersandar pada benda, atau bergerak berputar-putar.
Namun, pada domba dan kambing, kematian biasanya terjadi dalam waktu 24 sampai 48 jam setelah gejala terlihat.
Oleh karenanya, fakta bahwa kawanan domba bergerak melingkar selama 12 hari 12 malam adalah absurd dan sulit dipahami.
(KOMPAS.com/ Tito Hilmawan Reditya) (TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
Diolah dari artikel di KOMPAS.com
Sumber: Kompas.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|