Berita Viral
Kecelakaan di Banyuwangi, Kereta Api Tabrak Avanza, Mobil Terpental 30 Meter, Dua Penumpang Selamat
MENGERIKAN kecelakaan kereta api tabrak Avanza di Banyuwangi, mobil terpental 30 meter, dua penumpang selamat.
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - MENGERIKAN kecelakaan kereta api tabrak Avanza di Banyuwangi, mobil terpental 30 meter, dua penumpang selamat.
Mobil bermerek Toyota Avanza tertabrak Kereta Api Pandan Wangi di pelintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (30/8/2023).
Peristiwa kecelakaan terjadi pukul 10.03 WIB.
Dua penumpang mobil selamat dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara kondisi mobil ringsek di bagian samping-belakang.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di lokasi, mobil melaju dari arah barat.
Baca juga: INNALILLAHI Kecelakaan Tewaskan Kakek Nenek & Cucu, Sopir Mobil di Parigi Moutong Langsung Ditangkap
Sesampainya kendaraan bernomor polisi P 1051 XC itu di perlintasan kereta api, kereta Pandan Wangi melaju dari arah Stasiun Ketapang.
Belum tuntas mobil melintasi rel, kereta melintas dan menabrak body samping-belakang kendaraan berkelir silver itu. Mobil pun terpental sekitar 30 meter.
Berdasarkan keterangan polisi, mobil tersebut berisi penumpang pasangan suami-istri Heru Gunawan (48) dan Sumiati (48), warga Kelurahan Klatak.
Rony Firmansyah, salah satu saksi mata, mengatakan, kedua korban sempat dievakuasi warga sebelum dilarikan ke rumah sakit oleh aparat kepolisian.
"Suaminya kondisinya sadar. Sementara istrinya tidak sadar," kata Rony.
Warga sempat berbincang-bincang dengan pengemudi mobil sebelum mereka dievakuasi. Menurut sang pengemudi, ia tak mengetahui bahwa kereta hendak melintas di perlintasan tersebut.
Sebelum kereta melintas, sebuah mobil dari arah timur terlihat berhenti. Sementara dari arah sebaliknya, sebelum Avanza melintas, sebuah pikap terlihat terlebih dulu menyelonong.
"Kemudian Avanza ini ikut menyelonong. Akhirnya tertabrak itu," tambah dia.
Setelah kecelakaan itu, KA Pandan Wangi sempat berhenti. Beberapa petugas KA juga turun dari kereta.
Namun tak lama kemudian, kereta kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir Stasiun Jember.
INNALILLAHI, Pria di Lamongan Joget-joget di Atas Rel Tewas Tertabrak Kereta Api, Sempat Minta Rokok
Peristiwa tragis terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Sabtu (5/8/2023) malam.
Seorang pria misterius tertabrak kereta api (KA) setelah memarkirkan sepedanya.
Menurut dua orang saksi, Kusnan (45) dan Khudhori (40), korban berjenis kelamin laki-laki itu datang dengan mengendarai sepeda pancal berwarna merah ke lokasi, bahu rel KA.
Bahkan, korban sempat meminta rokok kepada saksi Kusman.
Sembari merokok, korban langsung nyelonong meninggalkan sepedanya dan berjalan ke tengah rel
"Tadi itu di atas rel sambil joget-joget," kata Kusnan.
Beberapa orang sudah berusaha meneriaki korban, karena ada KA nomor Loko CC 2040304 dari arah Timur di jalur hilir utara.
Namun, teriakan para saksi tidak direspons, korban tetap joget-joget di atas rel KA.
Karena jarak sudah dekat, korban tertabrak hingga terlempar sejauh 15 meter ke barat dari perlintasan KA.
Korban meninggal seketika di TKP dan mengalami luka berat pada kepala, tangan, kaki dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis RS Muhammadiyah Lamongan (RSML).
Korban dievakuasi anggota Polres Lamongan bersama petugas dari RS Muhammadiyah Lamongan.
"Belum diketahui identitasnya. Belum ada petunjuk korban orang mana," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada SURYA.CO.ID, Sabtu malam.
Kini, insiden tersebut ditangani Sat Reskrim, dibantu Lantas. Tim Inavis juga sedang melakukan identifikasi.
"Mudahan-mudahan segera diketahui identitasnya, warga mana," kata Anton.
Ciri-ciri korban, lanjutnya, memakai celana panjang warna biru dongker dan kaos oblong warna hitam.
"Bawa sepeda pancal," tandas Ipda Anton.
(Surya.co.id/Aflahul Abidin).
Artikel ini diolah dari Surya.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kecelakaan-kereta-api-tabrak-Avanza-di-Banyuwangi.jpg)