Breaking News:

Berita Viral

Lagi Enak Mancing di Kali Bekasi, Agus Kaget Melihat Jasad Mengambang, Ternyata Sudah 2 Hari

Lagi asyik mancing, Agus dikagetkan saat melihat ada jasad mengambang di aliran Kali Bekasi, simak selengkapnya!

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
Penemuan jasad mengambang di aliran Kali Bekasi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Astaghfirullah, ini detik-detik pria bernama Agus temukan jasad mengambang.

Jasad tersebut diduga sudah mengambang selama 2 hari di sungai Kota Bekasi. 

Agus pun akhirnya melaporkan penemuannya itu.

Jasad pria tanpa identitas sebut saja Mr. X, ditemukan mengambang di aliran Kali Bekasi, Perumahan Kemang Pratama, Jalan Nilam, Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Enung Nurcholis mengatakan, peristiwa penemuan jasad pada Minggu (6/8/2023).

BPBD Kota Bekasi melakukan evakuasi terhadap penemuan jasad pria tanpa identitas di Kali Bekasi.
BPBD Kota Bekasi melakukan evakuasi terhadap penemuan jasad pria tanpa identitas di Kali Bekasi. (ISTIMEWA)

"Penemuan sekira pukul 14.45 WIB, saksi bernama Agus sedang melakukan kegiatan memancing di bantaran Kali Bekasi," kata Enung, Selasa (8/82023).

Baru saja melempar kail, Agus lalu dikagetkan dengan penampakan sosok jasad mengambang di dekat lokasinya memancing.

"Saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke pengurus lingkungan setempat, Anggota BPBD dikerahkan untuk melakukan evakuasi," ucap Enung.

Baca juga: ASTAGHFIRULLAH Buruh Sawit di Ketapang Jadi Korban Buaya, 90 Menit Digigit dan Berjibaku di Sungai

Sementara itu, Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sukadi mengatakan, jasad yang ditemukan mengambang berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas.

"Tanpa identitas sama sekali, dievakuasi di RSUD Kota Bekasi, mayatnya sudah mengambang kemungkinan dua hari (saat pertama ditemukan)," terang dia.
Sukadi memastikan, pihaknya masih terus melakukan identifikasi jenazah untuk mengetahui identitasnya.

Jika sudah diketahui identitasnya, pihaknya akan mencocokkan data-data laporan orang hilang atau membuat publikasi agar keluarganya mengetahui.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, kita juga masih menunggu adakah laporan kehilangan dari warga," jelas dia.

.....

Kasus lain: HEBOH penemuan jasad bayi ditemukan mengambang di saluran irigasi Tasikmalaya, warga tak berani menyentuh.

Jasad bayi perempuan ditemukan mengambang dalam kondisi tertelungkup di saluran irigasi Kampung Honjereueut, Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada sekira pukul 08.00 WIB, Sabtu (22/7/2023).

Penemuan jasad bayi perempuan tersebut pertama kali diketahui oleh Sumiati, warga setempat.

Jembatan saluran irigasi tempat jasad bayi
Jembatan saluran irigasi tempat jasad bayi perempuan ditemukan (dilingkari merah) di Kampung Honjereueut, Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (22/7/2023).

Baca juga: PENAMPAKAN & Fakta Ayah di Tangerang Simpan Jasad Bayi di Freezer Kulkas, Camat: Ibunya Masih di RS

“Pas saya lagi cuci piring (pada saluran air irigasi tersebut), saya bilang sama saudara saya, ‘Vina, Vina, apa itu?’ kata saya teh. Pas dilihat, rupanya itu bayi,” jelas Sumiati saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dirinya mengatakan, saat ditemukan, jasad bayi perempuan tersebut tengah mengambang mengikuti arus air di saluran irigasi.

“Waktu itu airnya masih kecil. Pas saluran air membesar, baru terlihat jelas kalau itu jenazah bayi,” lengkap Sumiati.

Kendati demikian, lanjutnya, masyarakat sekitar tidak ada yang berani menyentuh jasad bayi perempuan tersebut lantaran kondisinya dinilai telah rapuh akibat terendam air.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat segera menghubungi pihak kepolisian.

“Betul, ada penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tasikmalaya Polda Jawa Barat AKP Ari Rinaldo saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat ini, tambahnya, persitiwa tersebut tengah didalami oleh pihak kepolisian.

Melalui pantauan TribunPriangan.com di TKP, saluran air irigasi tersebut berukuran selebar 106 cm dengan kedalaman 45 cm.

Sedangkan jenazah bayi perempuan tersebut sempat tersangkut di bawah jembatan irigasi yang selebar sekira 250 cm.

HEBOH Jasad Bayi di Tangerang Disimpan Ayah di Kulkas, Terinspirasi RS, 'Tak Punya Uang Pemakaman'

Geger di Bekasi seorang pria berinisial S (30) warga Jalan Tanah Sratus, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, menyimpan jasad bayinya di kulkas.

S terpaksa melakukan hal tersebut lantaran tak memiliki biaya untuk pemakaman sang anak. 

S mengaku tindakan tersebut lantaran terinspirasi jenazah yang dimasukkan ke dalam pendingin di rumah sakit.

Di sisi lain, istri S yang berinisial AA tengah dirawat di rumah sakit usai persalinan.

Baca juga: Wanita Hamil 6 Minggu Nekat Konsumsi Pil 4 Hari Berurutan, Pendarahan Hebat, Dokter: Sembarangan!

Lantas apa saja fakta terkait aksi S masukkan bayi ke dalam kulkas? 

Tak punya uang untuk pemakaman

Berdasarkan keterangan polisi, S terpaksa menyimpan jasad bayinya di kulkas karena tidak punya uang untuk menguburkan jasad anaknya.

"Dia (S) tidak punya biaya dan tidak ada keluarga di Ciledug, sehingga bayi dimasukkan ke freezer dulu, sambil menunggu membuat surat kematian di kelurahan untuk dimakamkan," kata Kapolsek Ciledug AKP Dorisha Suryo, Rabu (5/7/2023).

Adapun bayi tersebut meninggal dunia Senin (3/7/2023), tak lama setelah lahir di rumah sakit.

Istri S berinisial AA masih harus dirawat usai persalinan.

"AA dirawat di ICU, sedangkan S pulang ke rumah membawa jenazah bayi untuk dimakamkan," ucap Dorisha.

Rupanya, S tak langsung memakamkan bayi tersebut, melainkan menyimpannya di dalam kulkas.

Baca juga: ASTAGFIRULLAH Ayah di Tangerang Simpan Jasad Bayi di Kulkas Selama 2 Hari, Alasannya Buat Pilu

S melakukan hal itu karena sebelumnya melihat pihak rumah sakit menyimpan bayinya di lemari pendingin.

"Alasan S memasukkan jenazah ke dalam freezer karena melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di RS," ucap dia.

Terkini, jasad bayi tersebut telah dimakamkan di TPU Selapajang pada Selasa (4/7/2023) pukul 11.00 WIB.

Ayah bayi diperiksa

Ilustrasi bayi dimasukkan ayah ke dalam kulkas.
Ilustrasi bayi dimasukkan ayah ke dalam kulkas. (IE Malayalam)

Polisi tak begitu saja menerima pengakuan S, sehingga memeriksa sejumlah saksi guna menyelidiki kasus tersebut.

Mereka adalah tetangga S dan ketua RT setempat.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa S dan istrinya memang masuk ke dalam golongan keluarga tidak mampu.

“Suami istri ini dilihat dari tingkat perekonomian, memang di bawah standar," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho, Rabu.

Polisi kemudian mengomunikasikan persoalan tersebut kepada Pemerintah Kota Tangerang.

Polisi meminta agar S dan keluarganya mendapatkan pendampingan.

“Kami sudah komunikasi dengan pihak Wali Kota, Dinsos. Nah, ini mereka (keluarga S) sedang didampingi," ucap Zain.

Artikel ini diolah dari TribunJabar.id

(*)

Artikel diolah dari TribunJakarta.com

Penulis: Yusuf Bachtiar 

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
berita viral hari iniBekasijasadAgus
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved