Berita Viral
MENGERIKAN, Diam-diam Membaca Catatan Wali Kelas, Siswa Panik Tak Berani Pergi Sekolah, Ketakutan?
Sejumlah siswa di sebuah SD Negeri di Kota Yanai, Prefektur Yamaguchi, Jepang dibuat ketakuan setelah membuka tablet wali siswanya tanpa izin.
Penulis: Triroessita Intan
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Sejumlah siswa di sebuah SD Negeri di Kota Yanai, Prefektur Yamaguchi, Jepang dibuat ketakuan setelah membuka tablet wali siswanya tanpa izin.
Lantaran kejadian ini, banyak siswa merasa ketakutan dan memutuskan untuk tidak berangkat sekolah lantaran 'Catatan Kerja' sang guru.
Lantas apa yang sebenarnya dituliskan oleh sang guru di 'Catatan Kerja'nya?
Baca juga: Siswi SD di Tapanuli Jualan Mi untuk Beli Sepatu, Guru Tunjukkan Sepatu Rusak: Jangan Nangis Sayang
Diketahui seorang siswa melihat tablet wali kelas yang lupa, terlalu penasaran, sekelompok siswa di kelas diam-diam membukanya dan tanpa sengaja menemukan
"Catatan Kerja".
Menurut Yomiuri Shimbun, surat kabar dari Jepang, catatan guru perempuan itu berisi konten yang mengejutkan dan sensitif.
Setelah membaca, banyak siswa yang diliputi emosi, merasa tidak enak badan dan meminta cuti sakit.
Setelah itu, pihak sekolah segera merespon dan menangguhkan pekerjaan wali kelas.
Secara khusus, catatan ini tidak hanya mencatat kinerja akademik siswa, identitas orang tua, hubungan sosial di sekolah, tetapi juga berisi banyak pendapat subjektif pribadi guru tentang siswa dan keluarga murid.
Pendapat tersebut diungkapkan dengan cara yang vulgar, menghina, memfitnah, tidak pantas sebagai seorang guru.
Dilansir dari eva.vn, kabarnya, kelas ini memiliki 30 siswa, lebih dari setengahnya membaca catatan dan sangat terpengaruh secara emosional.
Baca juga: Tabungan 17 Siswa SD di Pangandaran Rp 112 Juta Belum Dibayarkan, Kepsek Pasrah: Tidak Bisa Apa-apa
Beberapa siswa merasa sangat kaget, bingung dan takut, sangat tidak nyaman sehingga mereka meminta cuti sakit dan tidak mau lagi pergi ke sekolah.
Setelah berita kejadian tersebut tersebar, pihak administrasi sekolah menaruh perhatian terhadap kejadian tersebut.
Menurut peraturan Komisi Pendidikan Kota, guru tidak diperbolehkan menyimpan informasi pribadi siswa di komputer pribadi.
Saat ini pihak sekolah dan Komisi Pendidikan setempat sedang menyelidiki kejadian tersebut, dan wali kelas ini juga telah diberhentikan sementara dari pekerjaannya.
Insiden tersebut dengan cepat menarik perhatian besar dari komunitas online bunga sakura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/siswa-ketakutan-untuk-kembali-ke-sekolah-setelah-secara-lancang-membuka-tablet-milik-wali-kelasnya.jpg)