Berita Viral
SOSOK Bos Komplotan Curanmor di Karawang, Bekasi, dan Bogor, Didor hingga Nekat Tabrak Polisi
Polres Karawang berhasil tangkap bos curanmor di daerah Bogor, Karawang, dan Bekasi, ditembak polisi dan tabrakan motor ke polisi saat ditangkap.
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Detik-detik penangkapan bos curanmor (pencurian kendaraan bermotor) bak film kriminal.
Tak main-main salah satu polisi dari Polres Karawang harus menembak bos curanmor ini karena berniat kabur.
Belum lagi menurut laporan, bos curanmor ini juga nekat tabrakkan diri ke polisi saat akan ditangkap.
Bagaimana kronologinya?
"Anggota sebelumnya sudah berhasil kami tangkap. Dan ini merupakan otaknya atau pimpinannya," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bustomi di Mapolres Karawang, Jumat (19/5/2022).
Arief mengungkapkan, pelaku ini berhasil menggasak sepeda motor milik warga di 13 TKP.
"Kalau keterangan 13 TKP, tetapi kami masih terus melakukan pengembangan," katanya.
Pelaku ini berinisial M seorang residivis dari kasus serupa.
Sasaran pelaku ini kendaraan-kendaraan yang terparkir di minimarket.
"Lokasinya TKP-nya ada di Karawang, Bekasi hingga Bogor, " kata dia.
Baca juga: Tekanan Karier? Viral Potret Wanita Buka Laptop Kerja di Boncengan Motor, Representasi Gen Z?
Polisi pun terpaksa menembakkan peluru yang mengenai kaki kiri pelaku. Ketika dilakukan penyergapan pelaku berupaya melarikan diri.
Bahkan pelaku mencoba melawan petugas dengan menabrakkan sepeda motornya kepada petugas.
"Pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," katanya. (Cikwan Suwandi)
....
Gelap mata seorang bocah di Dairi, Sumatera Utara habisi nyawa kakek-kakek demi kuasai sebuah motor.
Setelah habisi nyawa sang kakek, bocah ini bawa kabur motor yang dimiliki kakek tersebut, hingga dijual seharga Rp 1,5 juta.
Kematian Sudung Simbolon, warga Desa Lau Itam, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara (Sumut) akhirnya terkuak.
Diketahui Sudung Simbolon sebelumnya ditemukan tewas di rumahnya, Minggu (14/5/2023).
Bagaimana kronologinya?
Jenazah kakek tersebut ditemukan dalam kondisi leher terluka parah.
Dia diduga menjadi korban perampokan.
Saat polisi melakukan olah TKP, motor milik korban ternyata sudah raib.
Setelah 3 hari berlalu, kasus ini akhirnya menemui titik terang.
Baca juga: VIRAL 3 Pria Nekat Rampok Toko Bawa Kabur 200 Sepatu, Tapi yang Dibawa Bagian Kanan Semua
Sang kakek ternyata dibunuh oleh SB, bocah berusia 15 tahun asal Kabupaten Dairi.
Menurut polisi, pelaku SB tega membunuh sang kakek karena ingin menguasai motor motor milik korban.
Setelah membunuh Sudung Simbolon, pelaku kemudian diringkus di satu kos-kosan yang ada di Jalan Lingkar Gang Tower, Kabupaten Karo.
"Tersangka berhasil kami ringkus dalam pelariannya di sebuah kos-kosan di Kabupaten Karo," kata Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto J Purba, Rabu (17/5/2023).
Saat ditangkap, bocah 15 tahun tersebut mengaku sudah membunuh korban.
Motifnya karena ingin mencuri dan mengambil barang berharga milik korban.
Dari pengakuan pelaku, korban digorok menggunakan parang.
"Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku yang masih di bawah umur ini kemudian mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara menggorok leher korban, dan sempat mencekik leher korban hingga akhirnya meninggal dunia," ujar Rismanto.
Sementara itu, sepeda motor milik korban jenis Honda Supra X 125 yang dicuri oleh pelaku sudah dijual dengan harga Rp 1.550.000.
Namun, belum jelas siapa penadah motor tersebut.
Apakah penadahnya dibiarkan lepas begitu saja, belum ada penjelasan dari Rismanto.
Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik.
Kronologis Penemuan Jenazah Sudung Simbolon
Sudung Simbolon, warga Desa Lau Itam, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi tewas setelah digorok perampok.
Jenazah kakek tersebut ditemukan dalam kondisi leher menganga karena digorok perampok di rumahnya.
Saat polisi melakukan olah TKP, motor milik korban sudah raib.
Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Jayanegara Purba mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh cucunya.
Pada Minggu (14/5/2023) sekira pukul 18.00 WIB, cucu korban yang masih berusia 4 tahun pulang ke rumah dan menemukan kakeknya sudah tewas.
"Jarak antara rumah satu dengan rumah lainnya agak berjauhan," kata Rismanto, Senin (15/5/2023).
Ia mengatakan, begitu menemukan jenazah korban, sang cucu kemudian berlari ke warung tempat biasa ia membeli jajan.
Sang cucu melapor pada warga, bahwa kakek atau oppungnya sudah meninggal.
"Oppung meninggal, kata cucunya. Lalu warga pun kemudian datang ke rumah si korban," terang Rismanto.
Begitu menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak, warga pun membawanya ke RSUD Sidikalang.
Sampai di lokasi, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Kuat dugaan, korban meninggal akibat luka gorok di lehernya.
"Dugaan sementara ini merupakan tindak pidana. Karena sepeda motor korban enggak ada di rumah," kata Rismanto.
Pascakejadian, polisi turut memintai keterangan sejumlah saksi di lapangan.
(*)
Diolah dari tribun-medan.com
Diolah dari TribunJabar.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/polres-karawang-berhasil-tangkap-bos-curanmor-yang-mendalangi-pencurian-motor.jpg)