Berita Viral
'Saya Keliru' Tampang Dosen di Bali yang Coba Rudapaksa Mahasiswi, Minta Maaf ke Korban dan Keluarga
Dosen di Buleleng, Bali yang telah melakukan percobaan pemerkosaan kepada mahasiswinya akhirnya dimunculkan ke publik. Ia menyesal dan meminta maaf.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - 'Saya menyadari kekeliruan' begitulah ungkapan penyesalan dosen di Buleleng, Bali yang telah melakukan percobaan pemerkosaan kepada mahasiswinya.
Sambil memakai baju tahanan berwarna oranye, ia meminta maaf kepada korban dan keluarga.
Bagaimana nasib sang dosen ke depannya? Berapa lama ia bakal dibui?
Baca juga: VIDEO Detik-detik Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswi di Bali, Coba Rudapaksa, Tarik Pinggang Korban

PAA (33), seorang dosen pembimbing skripsi tersangka pelecehan seksual pada mahasiswinya berinisial RD (22) di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, menyampaikan permintaan maaf.
Permohonan maaf tersebut dia sampaikan pada korban dan keluarganya.
"Saya menyadari, saya menyesali dan menyadari kekeliruan yang saya lakukan. Kepada korban dan keluarga korban, saya secara pribadi dan juga dengan keluarga saya, memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya di Mapolres Buleleng, Selasa (9/5/2023).
Mengaku akan bertanggung jawab Ia mengatakan, akan bertanggung jawab secara hukum.
"Saya akan bertanggung jawab dan mentaati semua prosedur hukum yang berlaku dan yang sedang saya jalani. Semoga kebaikan datang dari segala penjuru," sambungnya.
PAA ditangkap polisi dan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual.
Ia melecehkan mahasiswinya berinisial RD (22), pada Jumat (5/5/2023) sekitar pukul 01.15 Wita.
Ia dijerat dengan Pasal 6 huruf a atau b Undang-Undang RI No 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Pelecehan Seksual Secara Fisik.
Ia terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.
Modus bantu persoalan hidup Kapolres Buleleng, AKBP Made Dhanuardana mengatakan, modus tersangka mendatangi korban dan mengaku akan membantu menyelesaikan masalah hidupnya.
Baca juga: MODUS Dosen di Buleleng Diduga Coba Perkosa Mahasiswinya di Kos, Mengaku Ingin Bantu Persoalan Hidup
Korban saat itu tak menaruh curiga dan mempersilahkan tersangka ke kosnya lantaran tersangka merupakan dosen pembimbingnya.
"Pelaku duduk bersebelahan dengan korban sambil bercerita terkait permasalahan keluarga dan penyusunan skripsi, dikarenakan pelaku adalah dosen pembimbing korban," kata Dhanu.
Namun ternyata korban justru dilecehkan oleh tersangka.
Korban sempat menghindari tersangka dengan keluar kamar.
Namun tersangka menarik tangan korban dengan paksa dengan maksud menarik korban kembali masuk ke kamar.
"Tersangka juga menarik pinggang korban kedua tangan untuk melakukan kegiatan lainnya," imbuh dia.
Korban pun kembali menghindar dengan berdiri membuka kembali pintu kamar kos dengan alasan kamar kos dalam keadaan panas.
Saat korban di depan pintu, lagi-lagi tersangka menarik tangan korban dengan paksa serta menarik pinggang korban agar korban masuk kembali ke kamar.
Tersangka saat itu ingin memperkosa korban.
Korban menolak dengan cara berontak, hingga akhirnya tersangka meninggalkan korban.
Polisi memastikan tidak ada pengancaman yang dilakukan oleh tersangka kepada korban agar tutup mulut.
"Tidak ada (pengancaman)," kata Dhanu.
Kronologi Oknum Dosen di Bali Lecehkan Mahasiswa, Berawal dari Status WA
Berikut kronologi seorang mahasiswi diduga jadi korban pelecehan oleh konum dosen di Buleleng, Bali.
Peristiwa terjadi di daerah Buleleng, Singaraja Bali, Jumat (5/5/2023) dini pukul 01.15 WITA.
Video berdurasi sembilan detik itu pertama kali diposting oleh akun instagram @aryulangun, lalu disebar luaskan oleh akun @jeg.bali, @punapisingaraja hingga @infosingaraja_news.
Video yang disebar merupakan hasil tangkapan kamera pengawas CCTV di sebuah rumah kos.
Lantas seperti apa kronologi lengkap kejadian? Bagaimana pernyataan polisi?
Baca juga: Buang Air Kecil, Pria Syok Ada Tangan di Urinoirnya, Nyaris Jadi Korban Pelecehan di Toilet Mall

Video berdurasi sembilan detik itu pertama kali diposting oleh akun instagram @aryulangun, lalu disebar luaskan oleh akun @jeg.bali, @punapisingaraja hingga @infosingaraja_news.
Video yang disebar merupakan hasil tangkapan kamera pengawas CCTV di sebuah rumah kos.
Terlihat seorang wanita tengah duduk di depan pintu kamar kos.
Lalu tiba-tiba wanita tersebut ditarik oleh seorang pria, seolah-olah memaksa agar wanita tersebut masuk ke dalam kamar kos tersebut.
Dari video tersebut terlihat, peristiwa itu terjadi pada Jumat 5 Mei 2023 sekitar pukul 01.15 Wita.
Akun tersebut kemudian membuat keterangan 'Rekaman CCTV pelecehan seksual & percobaan pemerkosaan oleh oknum dosen terhadap mahasiswinya. TKP Singaraja tanggal 5 Mei 2023 pukul 01.15 Wita'.
Selanjutnya akun tersebut juga menulis kronologi kejadian tersebut.
Dimana pada point satu tertulis mahasiswi membuat status tentang permasalahan hidup di WhatsApp.
Baca juga: GERAM Driver Ojol Syok Penumpang Nyender ke Kepala, Nekat Raba Bagian Sensitif , Maksudnya Apa!
Point dua sang dosen komen kemudian menawarkan solusi dan bertanya alamat, karena dosen ini terkenal baik dan perhatian terhadap anak didiknya, tanpa rasa curiga mahasiswi mengirim lokasi.
Poin tiga sesampainya di kos sang dosen malah meraba tubuh korban kemudian korban berlari membuka pintu dan kemudian keluar pintu.
Poin empat, sang dosen menarik paksa mahasiswi ke kamar dengan menarik bagian pinggang.
Poin lima, saking gemetar dan syok, mahasiswi takut berteriak dan hanya mampu melawan dengan mencoba keluar kamar. Poin enam, segala chat whatsapp dihapus oleh oknum dosen dan mahasiswi ini dipaksa untuk bungkam, jika tidak skripsinya akan digagalkan.
Poin tujuh, mahasiswi ini untung cerdas, dia sempat memotret dosen itu di kamar dengan sigap meminta rekaman CCTV.
Terakhir akun itu menulis 'Tolong bantu mahasiswi ini menemukan keadilan dan masa depan pendidikan nya. Jangan sampai dia gagal skripsi karna ancaman dosen tersebut padahal sudah jelas dia adalah korban pelecehan jika dilihat dari rekaman cctv yang ada'.
(Kompas.com/Hasan)(TribunBali.com/Ratu Ayu Astri)
Diolah dari Kompas.com dan TribunBali.com
Sumber: Kompas.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|