Berita Viral
TREN Berciuman dengan Orang Asing di China, Anak Muda Menyukainya: Jadi Hiburan Fisik dan Psikologis
Berciuman dengan orang asing tanpa ikatan cinta jadi tren di kalangan remaja di China.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Berciuman dengan orang asing jadi tren di kalangan remaja di China.
Tidak ingin terikat pada hubungan serius, banyak anak muda memilih berkencan dengan orang asing secara online untuk berciuman.
Mereka melakukan ciuman dengan orang asing tapi tanpa sebuah ikatan cinta.
Oleh para remaja di China, kondisi itu dikenal sebagai zui you.
Melansir VnExpress, istilah zui you berarti 'berciuman bibir'.
Baca juga: VIDEO Pasangan Pemegang Rekor Dunia Ciuman di Bawah Air Terlama, Betah 3 Menit 24 Detik
Zui you telah muncul di media sosial dan beberapa papan pesan universitas di China.
Prinsip zui you adalah dua orang hanya berciuman tanpa pacaran atau hubungan badan.
Para peserta zui you sebelumnya tidak mengenal satu sama lain.
Mereka hanya bertemu, berciuman lalu berpisah, bahkan tidak mengenal nama satu sama lain dan tidak saling berhubungan.
Seorang mahasiswa, Guan Li, mengatakan dia tertarik dengan iklan kencan yang aneh ini, karena itulah yang dibutuhkan Li saat itu.
"Sebenarnya saya kenal beberapa orang yang berciuman tanpa jatuh cinta. Jadi berciuman itu biasa saja, bukan masalah besar," katanya.
Bagi Li, menikmati masa kini itu penting.
Dia bisa merasakan seperti mencium kekasihnya, meski pasangannya adalah orang asing.
Baca juga: Suami Ketahuan Ciuman dengan Wanita Lain, Istri Sah Labrak dan Hajar Selingkuhan, Berakhir Malu

Mahasiswa seni, Chen Man, mengungkapkan bahwa dia mencoba zui you karena melakukan tesis dan menciptakan seni.
Menurutnya, hal itu membuat dia memiliki sedikit waktu dan energi untuk mempertahankan hubungan serius.
Itu juga sekaligus memenuhi kebutuhannya untuk tidak ingin berhubungan badan.
"Hubungan formal mengharuskan kedua belah pihak untuk mengenal satu sama lain dalam waktu yang lama.
Saya rasa saya tidak cukup berpengalaman untuk menghadapi hubungan semacam itu jadi saya tidak siap menjadi pacar siapa pun," kata Chen Man.
Chen Peng, seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama di Beijing, mengatakan ciuman dapat menghibur orang secara fisik dan psikologis tetapi tidak terlalu membuat stres dan rumit secara emosional daripada sebuah hubungan yang serius.
"Menemukan pasangan berciuman yang memenuhi kebutuhan banyak orang dengan cara yang lebih murah.
Seringkali, kebutuhan fisiologis lebih diutamakan daripada moralitas atau tanggung jawab. Itu sebabnya banyak anak muda beralih ke zui you," kata dia.
Sementara itu, di Weibo, seorang wanita bermarga Zhang, menyarankan mereka yang memulai tren untuk mengklarifikasi batasan mereka dan membuat daftar perilaku yang tidak dapat diterima sebelum bertemu seseorang secara langsung.
Dia memperingatkan wanita agar tidak setuju untuk berciuman di tempat-tempat seperti bar, gang, atau rumah pasangan.
"Berciuman berbahaya bagi kesehatan, menyebarkan jutaan kuman, jadi Anda bisa meminta pasangan Anda menunjukkan surat keterangan sehat," tambahnya.
Baca juga: Pacaran 2 Tahun, Pria Ini Baru Tahu Ternyata Kekasihnya 14 Tahun Lebih Tua, Langsung Minta Putus

Fei Junfeng, seorang peneliti di Pusat Pendidikan dan Penelitian Kesehatan Mental Universitas Nanjing, mengatakan popularitas zui you menunjukkan bahwa banyak anak muda tidak siap secara emosional untuk suatu hubungan karena kurangnya pengalaman berkencan, kurang percaya diri, harga diri.
"Mereka menginginkan hubungan yang dekat tetapi takut dengan komitmen dan emosi yang menyertainya karena mereka khawatir dengan kemampuan mereka untuk menanganinya," kata Fei.
Dia memperingatkan bahwa tren berciuman ini berpotensi berbahaya dan merupakan tindakan melukai diri sendiri secara emosional.
"Artinya, kamu tidak menghormati tubuhmu sendiri dan memperlakukannya sebagai alat.
Menurutku pola pikir kelompok anak muda ini tentang cinta dan pacaran bermasalah," ujarnya.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)