Breaking News:

Berita Viral

Dulu Dibully Karena Dua Mata Beda Warna, Gadis Ini Kini Makin Cantik dan Jadi Idola: Seperti Anime

Seorang wanita memiliki dua mata berbeda warna, lantas seperti apa mata gadis tersebut?

Penulis: Eri Ariyanto
Editor: Delta Lidina Putri
Yan.Vn
Seorang gadis memiliki dua mata berbeda warna. 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang perempuan memiliki dua mata berbeda warna, lantas seperti apa mata gadis tersebut?

Warna mata setiap orang akan terbentuk sejak beberapa bulan pertama kelahirannya.

Menurut akal sehat, orang Asia memiliki mata berwarna hitam dan coklat tua, sedangkan orang Eropa memiliki warna mata yang lebih terang seperti biru, abu-abu, dll.

Baru-baru ini, seorang gadis muda berusia 18 tahun bernama Au dari kota Truong Sa, provinsi Hunan (China) telah menarik perhatian pembaca dari negeri berpenduduk miliaran orang ketika dia memiliki mata yang sangat istimewa.

Oleh karena itu, warna mata kedua sisi Ms. Au tidak sama, satu sisi berwarna biru dan yang lainnya berwarna hitam.

Baca juga: Ketahuan Gores Mobil Tetangga, Bocah Datang Minta Maaf Bawa Uang, Cara Orangtua Mendidik Tuai Pujian

Diperkirakan bahwa warna mata yang "ajaib" akan membuat Au senang, tetapi tidak, dia pernah dianggap orang asing ketika dia memiliki kecantikan yang unik.

Kata Au, tepat setelah dia lahir, dia memiliki mata biru yang berbeda.

Jadi, ketika Au berumur beberapa bulan, ibunya membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa dan tidak ditemukan masalah, penglihatannya juga normal.

Namun, dari kecil hingga besar, karena mata inilah Au juga memiliki banyak masalah.

Setiap kali pergi ke sekolah, Au tampak hidup dalam kesepian ketika dia selalu dihakimi oleh teman-temannya karena penampilannya, menggoda bahwa dia memakai lensa kontak untuk pergi ke sekolah.

Meski Au mencoba menjelaskan berkali-kali, kebanyakan orang tidak peduli.

Gadis memiliki dua mata beda warna
Seorang gadis memiliki dua mata beda warna.

Baca juga: CURHAT Anak Bintang Film Dewasa: Ibuku Sudah 30 Tahun Bekerja, Teman di Kelas Pamer Punya Videonya

Beberapa orang bahkan memanggilnya dengan nama panggilan yang sangat jelek dan sulit.

Oleh karena itu, ketika belajar di Eropa, mereka sangat mencela diri sendiri dan tertutup.

Untunglah saat menginjak SMA, Au bertemu kembali dengan teman-temannya yang baik hati dan optimis.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved