Breaking News:

Selebrita

Gus Miftah Sentil Kekalahan Timnas Jerman di Piala Dunia, Armand Maulana & Yusuf Mansur Beri Respon

Gus Miftah sindir kekalahan Timnas Jerman sebab mendukung LGBT, Ustaz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana beri tanggapan.

Penulis: Dika Pradana
Editor: Ika Putri Bramasti
Kolase TribunStyle.com / Instagram Ustadz Yusuf Mansur /AFP Anne -Christine Poujulat / YouTube Gus Miftah
Gus Miftah sindir kekalahan Timnas Jerman sebab mendukung LGBT, Ustaz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana beri tanggapan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Saat ini Timnas Jerman tengah menjadi sorotan publik di Piala Dunia 2022.

Tak hanya sebab kekalahannya di Piala Dunia 2022, namun juga aksi kontroversi yang dilakukan Timnas Der Panzer sebelum berlaga.

Sebab, sebelum pertandingan dimulai, Timnas Jerman melakukan aksi dukungan terhadap LGBT.

Atas aksi yang dilakukan Timnas Jerman tersebut, Gus Miftah memberikan sentilan di Instagram.

Sontak sentilan tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari warganet, termasuk Ustaz Yusuf Mansur dan Armand Maulana.

Sosok Gus Miftah memberikan tanggapan negatif atas apa yang dilakukan Timnas Jerman.

Melalui postingan Instagramnya, Gus Miftah menyampaikan sindiran atas aksi dukungan LGBT yang dilakukan Timnas Jerman.

Gus Miftah pun menganggap kekalahan dari Timnas Jerman atas kuasa Allah SWT.

Hal itu disebabkan oleh aksi Timnas Jerman yang mendukung Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

"Qatar menolak kampanye LGBT dan team Jerman protes kebijakan itu dengan aksi tutup mulut.

Menurutnya, Jerman harus menerima kekalahan tersebut sebab aksi yang telah dilakukan Timnas Jerman atas dukungan pada LGBT

"Dan Allah Menutup mulut mereka dan pendukungnya dengan kekalahan dari Jepang," tulisnya.

Gus Miftah menolak tegas atas aksi LGBT yang kini tengah menjamur.

Dia juga mendukung aksi pelarangan kaum LGBT selama perhelatan FIFA 2022 di Qatar.

Begini komentar menohok Gus Miftah atas kekalahan Timnas Jerman yang keok ditangan Jepang saat Piala Dunia 2022.
Begini komentar menohok Gus Miftah atas kekalahan Timnas Jerman yang keok ditangan Jepang saat Piala Dunia 2022. (Kolase TribunStyle.com / Instagram @gusmiftah / Getty Images)

Dalam unggahan Gus Miftah tersebut, warganet tampak mendukung atas pernyataan yang dilontarkan Gus Miftah.

Sejumlah pesohor Tanah Air pun turut memberikan komentar atas unggahan Gus Miftah yang berisi sentilan itu.

Di kolom komentar, Ustaz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana memberikan tanggapan.

Turun di kolom komentar, Armand Maulana menuliskan : "Allah Maha Kuasa".

Sementara itu, Ustaz Yusuf Mansur juga menuliskan: "Bener juga".

Selain itu, terdapat seorang warganet memberikan komentar yang dinilai cukup tajam dan berbobot.

Seorang warganet itu menuliskan: "Tidak sepatutnya tim Jerman melakukan itu, sebagai tamu mestinya menghargai apa yg ditentukan oleh tuan rumah Qatar. Sikap arogan dan jumawah Akhirnya Allah tutup mulut mereka dg dipermalukan oleh tim Jepang"

Menurutnya, apa yang dilakukan Timnas Jerman adalah sebuah kesombongan.

Timnas Jerman dianggap tak menghargai tuan rumah, Qatar.

Timnas Jerman Piala Dunia 2022 Qatar.
Timnas Jerman Piala Dunia 2022 Qatar. (Instagram @dfb_team)

Diketahui, sebelum bertandingan Timnas Jerman melakukan aksi menohok yang diduga menyindir penyelenggaraan FIFA di Qatar.

Timnas Jerman menjadi perbincangan setelah para pemainnya melakukan aksi tutup mulut sebelum laga tersebut.

Para pemain Der Panzer kompak berpose dengan telapak tangan menutup mulut saat sesi foto tim jelang pertandingan.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes setelah FIFA melarang penggunaan ban kapten One Love selama Piala Dunia 2022 di Qatar.

Bukan tanpa alasan FIFA menerapkan kebijakan tersebut.

Pasalnya, Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah negara muslim yang mengharamkan LGBT.

Timnas Jerman melalui pernyataan resmi mengatakan, aksi tutup mulut jelang pertandingan melawan Jepang adalah protes kepada FIFA, tanpa ada unsur politik sama sekali.

"Melarang kami menggunakan ban kapten (one love) sama seperti membungkam sebuah suara," pernyataan Timnas Jerman menjelaskan arti tutup mulutnya yang dikutip dari TribunPalu.

Baca juga: Sifat dan Kepribadian Zodiak Scorpio, Setia, Berbelas Kasih dan Teman yang Baik Bak Dinda Hauw

Gus Miftah sindir kekalahan Timnas Jerman sebab mendukung LGBT, Ustadz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana beri tanggapan.
Gus Miftah sindir kekalahan Timnas Jerman sebab mendukung LGBT, Ustadz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana beri tanggapan. (Kolase TribunStyle.com / Instagram Ustadz Yusuf Mansur /AFP Anne -Christine Poujulat / YouTube Gus Miftah)

Sayangnya, aksi para pemain Timnas Jerman itu malah menuai tanggapan negatif dari publik..

Diketahui, aksi tutup mulut dengan tangan adalah simbol dukungan terhadap LGBT.

Aksi LGBT benar-benar dilarang selama perhelatan FIFA 2022 digelar di Qatar.

Pemerintah Qatar menolak tegas aksi LGBT selama berlangsungnya FIFA 2022

Timnas Jerman melakukan aksi tersebut sebelum laga berlangsung.

Tim Der panzer menolak kebijakan yang diterapkan di Qatar mengenai pelarangan LGBT.

Terlepas dari kekalahan memalukan Jerman atas Jepang dan ejekan yang mereka terima, larangan penggunaan ban kapten One Love memang menjadi isu hangat di awal pagelaran Piala Dunia 2022.

Tak sedikit pesepakbola yang memprotes kebijakan FIFA tersebut.

Namun ada pula yang patuh dan setuju-setuju saja.

Salah satunya penjaga gawang Timnas Prancis, Hugo Lloris.

Baca juga: TAHU Suami Diam-diam Nikah Lagi, Istri Tak Marah Malah Beri Hadiah Rumah untuk Madunya: Umumkan Saja

Timnas Jerman - DFB Team Der Panzer Piala Dunia 2022 Qatar.
Timnas Jerman - DFB Team Der Panzer Piala Dunia 2022 Qatar. (Twitter: DFB Team)

Kiper Tottenham Hotspur itu memilih untuk menghormati Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Sehingga bagi Lloris, tak masalah untuk menanggalkan ban kapten One Love yang belakangan ramai dikampanyekan di negara-negara barat.

Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan Prancis vs Australia, Selasa (22/11/2022), Lloris mendapat pernyataan soal larangan penggunaan ban kapten.

"Di Prancis, kami ingin orang asing yang datang menghormati dan mengikuti budaya kami. Tentu saja saya akan melakukan yang sama ketika pergi ke Qatar, sesederhana itu," jawab Lloris.

Pernyataan tersebut lantas membuat Lloris panen pujian.

Pemikiran sederhana yang disebut Llrois, dianggap sebagai kunci perdamaian.

Apa yang dilakukan Llrois mirip seperti potongan pribahasa yang populer di Indonesia: "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,"

Baca juga: Heboh Dikabarkan Wamil 13 Desember 2022, Jin BTS Tulis Permintaan Khusus ke ARMY: Saya Sayang Kalian

Musisi Armand Maulana
Musisi Armand Maulana (Instagram/armandmaulana04)

Diketahui, Jerman yang merupakan satu dari tujuh negara yang mendorong kampanye One Love di Piala Dunia 2022.

Jerman dengan keras berusaha untuk mendukung kampanye One Love yang digadang-gadang mendukung aksi LGBT.

Kampanye tersebut dilakukan atas keberpihakan kepada kelompok LGBT.

Para negara pendukung One Love berencana akan memakai ban kapten bermotif pelangi di setiap pertandingan Piala Dunia 2022.

Namun, kampanye tersebut mendapat tentangan dari FIFA.

Selain dari FIFA, aksi tersebut pun mendapatkan kecaman dari sejumlah kalangan yang sebagain besar berasal dari negara berpenduduk Islam.

Banya orang mendukung pemerintah Qatar yang menolak adanya kaum LGBT.

Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia tahun 2022 menentang keras adanya kampanye LGBT di negara mereka.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Artikel lainnya terkait Gus Miftah >>>

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Gus MiftahPiala Dunia 2022Armand MaulanaYusuf Mansur
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved