Breaking News:

Berita Viral

Punya 2 Rahim, Wanita Ini Melahirkan Sepasang Anak Kembar dengan Warna Kulit yang Berbeda, Kok Bisa?

Miliki dua rahim, seorang wanita melahirkan sepasang anak kembar dengan warna kulit berbeda. Begini penjelasannya.

Tayang:
Penulis: Heradhyta Amalia
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
eva.vn
Miliki dua rahim, seorang wanita melahirkan sepasang anak kembar dengan warna kulit berbeda. 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang wanita melahirkan sepasang anak kembar dengan warna kulit berbeda.

Wanita bernama Jade Buckingham memiliki keistimewaan, ia punya dua rahim.

Saat berusia 17 tahun, Jade menjalani pemeriksaan fisik dan didiagnosa dokter bahwa ia memiliki septum vagina, yaitu sekat yang membagi vagina menjadi 2 bagian, berbeda dengan wanita normal lainnya.

Ketika mendengar diagnosa dokter, Jade sedih karena berpikir ia tak bisa menjadi seorang ibu.

Memang setelah itu, wanita yang tinggal di Inggris ini harus mengalami 4 kali keguguran.

Hingga akhirnya, keajaiban datang di kehidupan Jade Buckingham, yakni dikaruniai sepasang anak kembar tapi dengan warna kulit beda.

Bagaimana kisah selengkapnya?

Baca juga: Wanita 45 Tahun Hamil dan Melahirkan Cucu Sendiri, Dikaruniai 3 Bayi Kembar: Mimpi Jadi Kenyataan

Dilansir dari eva.vn, Kamis (20/10/2022), dokter di Rumah Sakit Universitas Nottingham mengatakan kondisi vagina ganda bisa menjadi faktor penyebab keguguran yang dialami Jade.

Wanita berusia 25 tahun ini khawatir jika dirinya tidak akan pernah hamil.

"Saya hancur karena saya ingin menjadi seorang ibu, ibu saya berkata, dia bisa mencarikan bayi untuk diadopsi.

Saya menghargainya, tapi saya tetap ingin hamil," beber Jade Buckingham.

Tanpa diduga, keajaiban masih bisa terjadi.

Pada Februari 2016, Jade hamil anak pertamanya dan melahirkan putra bernama Kairo, yang kini berusia 6 tahun.

Lalu pada September 2017, Jade sangat bahagia ketika mengetahui dirinya hamil anak kembar.

Bahkan, yang lebih istimewa adalah bahwa setiap anak terletak di rahim yang berbeda.

Untuk memastikan keselamatan si kembar, Jade rutin melakukan USG kehamilan setiap 2 minggu.

Kedua bayi berada di rahim yang terpisah, yang berarti mereka terbentuk dari telur yang berbeda jenis kelamin atau biasa dikenal kembar fraternal.

Jade sempat khawatir kembali selama hamil anak kembar ini, mengingat sebelumnya ia mengalami banyak keguguran.

Benar saja, di usia kehamilan 22 minggu, Jade menerima kabar bahwa salah satu bayinya berhenti tumbuh.

Saat itu, dokter memberi Jade 2 pilihan, segera jalani operasi caesar di minggu ke-22 dengan tingkat kelangsungan hidup kedua bayinya rendah, atau melanjutkan kehamilan tapi berisiko tinggi dengan anak yang berhenti tumbuh tak akan bertahan.

Setelah berpikir keras, Jade memutuskan untuk melanjutkan kehamilannya dan berharap yang terbaik.

Hingga akhirnya, Jade melahirkan sekitar delapan minggu lebih awal dari perkiraan.

Pada April 2018, ia melahirkan anak kembar dengan jenis kelamin perempuan bernama Lanaé dengan berat 1,6 kg dan seorang putra Lavell dengan berat 2,3 kg.

Yang paling aneh adalah kedua bayi itu lahir dengan dua warna kulit yang berbeda.

Bayi laki-laki Lavell memiliki warna kulit putih yang sama dengan ibunya, sementara kulit bayi perempuan Lanaé jauh lebih gelap.

Jade terkejut melihat warna kulit anaknya, namun, ia berpikir bahwa si kembar fraternal telah menciptakan keanehan ini.

Miliki dua rahim, seorang wanita melahirkan sepasang anak kembar dengan warna kulit berbeda.
Miliki dua rahim, seorang wanita melahirkan sepasang anak kembar dengan warna kulit berbeda. (eva.vn)

"Saya lega melihat mereka berdua lahir dengan selamat dan sehat. Ketika mereka masih bayi, mereka terlihat sangat mirip.

Tapi seiring bertambahnya usia, warna kulit dan fitur mereka yang berbeda berangsur-angsur terungkap," ungkap Jade.

Sekarang, anak kembar Jade Buckingham berusia lebih dari 4 tahun.

Mereka tumbuh dengan sehat dan bahagia.

"Lanaé seperti boneka kecil dan dia sangat feminin, sedangkan Lavell sangat riuh dan penuh energi," pungkasnya.

Kisah lainnya- Lahirkan Bayi Kembar, Ibu Muda Syok Hasil Tes DNA Mereka Beda, Akhirnya Ngaku: Dua Pria dalam 1 Hari

Kejadian langka dialami seorang wanita yang melahirkan anak kembar namun hasil tes DNA-nya berbeda.

Setelah ditelusuri, wanita tersebut akhirnya mengaku sempat berhubungan fisik dengan dua orang berbeda di hari yang sama.

Anak kembar wanita tersebut pun punya ayah yang berbeda, seperti apa kisahnya dan bagaimana penjelasan medisnya?

Kejadian langka dialami seorang wanita berusia 19 tahun dari Brasil.

Wanita itu disebut telah melahirkan anak kembar dengan ayah biologis yang berbeda.

Kasus langka ini telah mengejutkan para dokter di seluruh dunia.

Mengutip dari Daily Mail Selasa (13/9/2022), wanita yang berasal dari Minerios di Goias itu melahirkan anak kembar sembilan bulan setelah berhubungan asusila dengan dua pria di hari yang sama.

Ilustrasi - ibu lahirkan bayi kembar dari ayah yang berbeda
Ilustrasi - ibu lahirkan bayi kembar dari ayah yang berbeda (theduponthospital.com)

Setelah melahirkan, dia melakukan tes paternitas karena dia ingin memastikan siapa ayahnya.

Betapa terkejutnya dia setelah mengetahui anak kembarnya memiliki ayah biologis yang berbeda.

Dia melakukan tes DNA menggunakan sampel orang yang dia pikir adalah ayahnya.

Setelah hasil tes keluar, dia menemukan bahwa hanya satu dari anaknya yang positif untuk tes DNA, sementara yang lain tidak.

"Saya ingat bahwa saya telah berhubungan seks dengan pria lain dan memanggilnya untuk mengikuti tes, dan hasilnya positif. Saya terkejut dengan hasilnya. Saya tidak tahu ini bisa terjadi dan bayinya sangat mirip," katanya dalam percakapan dengan media lokal.

Meskipun fenomena ini sangat langka, itu tidak sepenuhnya mustahil.

Fenomena ini disebut superfekundasi heteroparental secara ilmiah.

"Itu mungkin terjadi ketika dua telur dari ibu yang sama dibuahi oleh pria yang berbeda. Bayi-bayi itu berbagi materi genetik ibu, tetapi mereka tumbuh di plasenta yang berbeda," kata Dr Tulio Jorge Franco.

Dokter menekankan kelangkaan ekstrim dari kasus ini, menyebutnya sebagai situasi 'satu dalam sejuta'.

Menurut laporan, hanya ada 20 kasus superfekundasi heteroparental lainnya di dunia.

National Library of Medicine menjelaskan bahwa kasus ini terjadi ketika sel telur kedua yang dilepaskan selama siklus menstruasi yang sama juga dibuahi oleh sel sperma pria yang berbeda dalam hubungan seksual terpisah.

Lantas, bagaimana kondisi terkini kedua bayi tersebut?

Keduanya kini tumbuh dengan sehat. Kedua bayi itu sekarang berusia 16 bulan.

Sang ibu mengatakan salah satu ayah merawat mereka berdua.

"Dia merawat mereka berdua, banyak membantu saya, dan memberi mereka semua dukungan yang diperlukan yang mereka butuhkan," kata sang ibu.

(TribunStyle.com/Heradhyta, TribunTrends/Tiara)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Jade BuckinghamkeguguranRumah Sakit Universitas Nottingham
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved