Breaking News:

Berita Viral

PILU Remaja Akhiri Hidup Gegara Konten Media Sosial, Psikiater Coba Tonton: Aku Jadi Tak Bisa Tidur

Remaja 14 tahun asal Inggris bernama Molly Russel ini bunuh diri setelah nonton konten Instagram dan Pinterest.

Editor: Amirul Muttaqin
Daily Mail
Molly Russell, remaja di Inggris yang bunuh diri gegara konten media sosial. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus kematian Molly Russell bisa menjadi peringatan saat menonton konten media sosial.

Remaja Inggris berusia 14 tahun itu nekat bunuh diri gegara konten media sosial yang dilihatnya.

Dia melukai diri sendiri saat menderita depresi dan efek negatif dari konten di media sosial.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: VIRAL! Kisah Pilu Gadis Pelajar Tak Punya Rumah, Rela Berpindah Tidur Setiap Hari

Gadis remaja asal Inggris bernama Molly Russell meninggal dunia karena menghabisi dirinya sendiri salah satunya karena pengaruh konten media sosial.

Hal ini diungkap seorang koroner dalam Pengadilan Koroner London Utara terkait kasus kematian Molly Russell, pada Jumat (30/9/2022), di London.

Koroner menyimpulkan bahwa media sosial adalah faktor dalam kematian Molly (14), yang bunuh diri pada November 2017.

Dilansir CBS News, sebelum mengakhiri hidupnya, Molly banyak menonton konten tentang orang-orang yang melukai diri sendiri dan bunuh diri di media sosial Instagram dan Pinterest

"Kemungkinan materi yang dilihat oleh Molly mempengaruhi kesehatan mentalnya secara negatif dan berkontribusi pada kematiannya dengan cara yang lebih dari minimal," kata koroner senior, Andrew Walker, pada Jumat (30/9/2022).

"Tidak aman untuk meninggalkan bunuh diri sebagai kesimpulan. Dia meninggal karena tindakan melukai diri sendiri saat menderita depresi dan efek negatif dari konten online," imbuhnya.

Molly Russell
Molly Russell - Menurut penyelidikan, Molly Russel meninggal dunia karena menghabisi dirinya sendiri salah satunya karena pengaruh konten media sosial.(Molly Rose Foundation)

"Molly berlangganan sejumlah situs online. Dia memiliki akses ke gambar, klip video, dan teks yang berkaitan dengan melukai diri sendiri dan bunuh diri, atau yang bersifat negatif atau menyedihkan."

Menyusul hasil penyelidikannya ini, Walker mengaku akan menuliskan peringatan kepada Pinterest dan Meta (perusahaan induk Instagram), serta pemerintah Inggris dan regulator komunikasi Ofcom.

Berdasarkan penyelidikan, ada 2.100 dari 16.000 konten media sosial yang dilihat Molly selama enam bulan terakhir hidupnya terkait dengan depresi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved