Breaking News:

Rusuh Arema vs Persebaya

'Nadi Tak Lagi Berdetak' Pilu Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Korban Tragedi Kanjuruhan

Penjaga gawang Arema FC, Teguh Amiruddin, beberkan detik-detik terjadinya Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

Surya.co.id/Purwanto
Kesaksian kiper Arema FC, Teguh Amiruddin, saat detik-detik tragedi Kanjuruhan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Duka mendalam atas tragedi Kanjuruhan masih terasa hingga hari ini.

Suasana berubah mencekam pada Minggu Malam saat pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya usai, Sabtu (1/10/2022) malam.

Sejumah suporter merangsek ke dalam lapangan hingga terjadi kerusuhan yang kemudian diperparah dengan adanya gas air mata.

Kepanikan yang terjadi membuat orang-orang berebut untuk keluar stadion, hingga menyebabkan sejumlah orang terjatuh, terinjak, juga sesak napas dan berujung kematian.

Tragedi Kanjuruhan menimbulkan 450 korban di mana 125 korban dinyatakan meninggal dunia.

Tragedi ini menjadi tragedi terburuk nomor dua dalam dunia persepakbolaan internasional. 

Detik demi detik peristiwa masih terekam di ingatan sang penjaga gawang Arema FC, Teguh Amiruddin. 

Termasuk ketika dirinya ikut menggotong tubuh seorang korban yang akhirnya meninggal dunia.

Buka pintu ruang ganti pemain

Teguh mengungkapkan, suara sorak-sorai penonton seketika berubah menjadi jerit dan tangis usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya berakhir malam itu.

Tubuh-tubuh suporter tergeletak dan berjejer. Tenaga kesehatan khusus mulai kewalahan menangani korban yang jumlahnya tak terbendung.

Melihat hal itu, para pemain Arema FC termasuk Teguh memutuskan membuka pintu ruang ganti pemain sebagai tempat evakuasi. Sebab, tak ada tempat lainnya yang bisa digunakan lantaran banyaknya korban.

"Akhirnya pemain sepakat membuka pintu pemain. Apalagi saat melihat keluar ruangan, sudah terlihat banyak korban berjejer," ungkapnya melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, Senin (3/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang terjadi pada Sabtu (1/10/2022).
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang terjadi pada Sabtu (1/10/2022). (BolaSport.com)

Gotong korban

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved