Breaking News:

Mahfud MD: Tim Pencari Fakta Siap Ungkap Tindak Pidana Lain di Tragedi Stadion Kanjuruhan

Mahfud MD sebut TGIPF siap ungkap tindak pidana selain kejadian kerusuhan yang telah diperiksa polisi.

Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNNEWS /HERUDIN
Mahfud MD tentang tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022 menyisakan pilu.

Tak hanya kerusuhan besar hingga kematian ratusan orang, nyatanya banyak tindak pidana lain yang terjadi.

Seperti yang dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Mahfud MD membuka kemungkinan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Stadion Kanjuruhan mengungkap pelaku pidana selain yang telah ditangani Polisi dalam peristiwa tersebut.

Terkait hal tersebut, Mahfud membuka kemungkinan TIGPF menemukan tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang lebih besar dari pelaku lapangan.

Baca juga: PILU 3 Saudara Tewas Dalam Tragedi Kanjuruhan, Ayah Sempat Melarang Berangkat: Ada Firasat Buruk

Ia pun membuka kemungkinan tim menemukan kesalahan yang sengaja dilakukan oleh orang yang ada di balik peristiwa tersebut.

Selain itu, ia juga membuka kemungkinan TGIPF bisa menemukan adanya keterkaitan antara pertandingan tersebut dengan uang dan jabatan dan menyerahkannya ke KPK.

"Mungkin saja dari hasil TGIPF ini ditemukan pelaku-pelaku tindak pidana selain yang telah ditangani oleh Polri secara projustitia," kata Mahfud saat konferensi pers, Senin (3/10/2022).

Mahfud mengatakan apabila nantinya TGIPF menemukan hal-hal tersebut maka tim akan meneruskannya ke proses hukum.

"Kalau ada pelanggaran hukumnya akan disampaikan ke penegak hukum lagi berikutnya," kata Mahfud.

Sebelumnya Mahfud menjelaskan dalam waktu dua atau tiga hari ini Polri harus mengumumkan tindakan penertiban dan penegakan hukum.

Pertama, kata dia, terkait penegakan disiplin kepada pejabat-pejabat struktural Polri di daerah terjadinya peristiwa, penertiban.

"Kedua, penetapan status tersangka kepada pelaku-pelaku kerusuhan lapangan yang sudah cukup dua alat bukti," kata Mahfud.

--

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved