Breaking News:

Rusuh Arema vs Persebaya

IMBAS Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot dari Jabatannya, 9 Komandan Brimob Dinonaktifkan

Imbas dari tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya.

suryamalang.com/erwin
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya. 

TRIBUNSTYLE.COM - Imbas dari tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya.

Tragedi Kanjuruhan berakhir pilu, setelah pertandingan sepakbola antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

Tragedi tersebut menimbulkan 450 korban, termasuk 125 orang meninggal dunia.

Petaka terjadi saat sejumlah suporter turun ke lapangan setelah pertandingan.

Untuk melerai massa, polisi kemudian menembakkan gas air mata ke lapangan dan tribun penonton.

Tembakan gas air mata ini membuat suporter panik dan berusaha mencari pintu ke luar. 

Banyak suporter yang terinjak-injak dan sesak napas, sehingga menimbulkan banyak korban jiwa.

Baca juga: PROFIL AKBP Ferli Hidayat, Kapolres Malang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, Dimutasi ke SSDM Polri

Imbas dari tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya. 

Adapun jabatan Kapolres Malang digantikan AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk Polda Metro Jaya.

Ferli selanjutnya akan menjabat sebagai Pamen SSDM Polri.

"Keputusan ini langsung diambil oleh Kapolri setelah mendapatkan laporan hasil analisis dan evaluasi tim investigasi khusus tragedi Stadion Kanjuruhan yang dibentuk Kapolri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dikutip TribunStyle dari Kompas.com, Selasa (4/10/2022).

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Mapolres Malang.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Mapolres Malang. (Kompas.com)

Baca juga: DUKA Andien atas Tragedi Kanjuruhan, Tulis Pesan Haru, Hatiku dan Doaku Untuk Korban

Selain Kapolres Malang, sembilan Komandan Brimob juga dicopot buntut kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, melakukan penon-aktifan jabatan Komandan Batalyon (Danyon), Komandan Kompi (Danki), dan Komandan Pleton (Danton) Brimob sebanyak sembilan orang.

"Sesuai perintah Bapak Kapolri, Kapolda Jatim pun melakukan langkah yang sama, melakukan penonaktifan jabatan Danyon, Danki, dan Danton Brimob sebanyak sembilan orang," jelas Dedi.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved