Breaking News:

Lee Min Hoo Turut Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Unggah Doa untuk Indonesia, Bikin Netizen Terharu

Aktor Korea Selatan, Lee Min Ho ikut berduka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ia mengunggah doa di feed Instagramnya untuk Indonesia.

Instagram @actorleeminho
Duka Lee Min Hoo atas tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Bagaimana kesaksian lengkap dari korban selamat tersebut?

Baca juga: PILU Presiden Arema FC, Juragan 99, Siap Bantu Pembiayaan Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan

Begini kesaksian lengkap korban selamat dari tragedi Kanjuruhan.

Saksi menyatakan banyaknya korban jiwa di tragedi Kanjuruhan akibat sesak napas dan terinjak-injak usai Polisi menembakkan gas air mata.

Kericuhan pecah pasca-laga Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Terjadi kepanikan massa yang menyulut hadirnya korban jiwa.

Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 127 orang, sementara korban luka-luka mencapai 180 orang.

Salah satu korban selamat menceritakan pengalamannya di twitter dengan username @Rezqiwahyu05.

Awalnya suporter masuk ke lapangan untuk menyampaikan kritik ke pemain dan ofisial Arema FC karena kalah.

Namun jumlah suporter masuk ke lapangan semakin banyak, yang membuat situasi tak kondusif.

Polisi merespons situasi itu dengan menembakkan gas air mata dan melakukan sejumlah tindakan preventif dengan memukul mundur massa.

"Aparat menembakkan beberapa kali gas air mata ke arah suppoter yang ada di lapangan," tulis @Rezqiwahyu05.

"Silih berganti supporter menyerang aparat dari sisi selatan dan utara."

"Para supporter yang panik karena gas air mata, semakin ricuh diatas tribun, mereka berlarian mencari pintu keluar, tapi sayang pintu keluar sudah penuh sesak karena para supporter panik terkena gas air mata."

"Banyak ibu" wanita" orang tua Dan anak anak kecil yang terlihat sesak gak berdaya, gak kuat ikut berjubel untuk keluar dari stadion. Terlihat mereka sesak karena terkena gas air mata.... Seluruh pintu keluar penuh dan terjadi macet..," tambahnya.

Assalamualaikum Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam"nya terhadap korban insiden yg terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya
Yg kedua syukur alhamdulillah, sy di beri keselamatan sampai dirumah.. Dan Bisa menceritakan kronologi versi sya pribadi disini.

— LIBRA_12 (@RezqiWahyu_05) October 1, 2022

Saksi mata lainnya bernama Dwi mengaku melihat banyak korban jiwa tewas karena terinjak-injak dan sesak napas akibat tembakan gas air mata dari polisi.

"Selain itu saya lihat ada banyak orang terinjak-injak, saat suporter berlarian akibat tembakan gas air mata," ujarnya dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afina membenarkan bahwa polisi menembakkan gas air mata.

Namun hal itu dilakukan karena massa sulit dikendalikan dan rusuh di lapangan.

"Sehingga terpaksa jajaran keamanan menembakkan gas air mata," kata Nico.

"Hanya sebagian yang turun ke lapangan, sekitar 3.000 suporter."

"Seandainya suporter mematuhi aturan, peristiwa ini tidak akan terjadi."

"Semoga tidak terjadi lagi peristiwa semacam ini," tambahnya.

Dengan jumlah korban jiwa sebanyak ini, tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) dipastikan jadi tragedi sepak bola paling pilu di Indonesia.

Tragedi Kanjuruhan bahkan jadi tragedi sepak bola terpilu nomor 2 di dunia.

Peristiwa paling memilukan di dunia sepak bola menewaskan 328 orang di Estadio Nacional, Lima, Peru pada 24 Mei 1964.

(TribunStyle/Putri, , Tribunnews.com /Mohammad Alivio Mubarak Junior)(Grid.id)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mesut Ozil Sampaikan Belasungkawa Terkait Tragedi Kanjuruhan, Grid.ID dengan judul: Innalillahi, Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Beri Kesaksian Mengerikan, Orang Terinjak-injak saat Keluar Stadion Usai Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved