Breaking News:

Tewaskan 300 Orang, Ini Bencana Estadio Nacional Peru 1964, Tragedi Sepak Bola Terbesar di Dunia

Tragedi Estadio Nacional Peru 1964 memakan korban 300 orang tewas dan sekitar 500 mengalami luka-luka.

Editor: Amirul Muttaqin
PERUVIAN INSTITUTE OF SPORT via BBC
Salah satu potret bencana sepak bola di Estadio Nacional Peru, yang terletak di ibu kota, Lima. Tragedi mengerikan di Estadio Nacional alias Stadion Nasional itu terjadi pada 24 Mei 1964, di mana lebih dari 300 orang tewas dan sekitar 500 mengalami luka-luka. 

TRIBUNSTYLE.COM - Indonesia tengah berduka terkait tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022, malam.

Kerusuhan terjadi dalam laga Liga 1 2022 pekan ke-11 yang mempertemukan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang membuat 125 orang meninggal dunia. (hingga artikel ini ditulis)

Tragedi semacam ini bukanlah yang pertama terjadi di dunia, yang terbesar pernah terjadi di Estadio Nacional Peru.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Nasib Bocah 11 Tahun, Orangtuanya Tewas saat Kerusuhan Arema FC vs Persebaya, Kini Jadi Yatim Piatu

Tragedi sepak bola paling mengerikan di dunia terjadi lebih dari 50 tahun lalu di Estadio Nacional Peru, yang terletak di ibu kota, Lima.

Tragedi mengerikan di Estadio Nacional alias Stadion Nasional itu terjadi pada 24 Mei 1964, di mana lebih dari 300 orang tewas dan sekitar 500 mengalami luka-luka.

Bencana stadion itu terjadi dalam laga kualifikasi Olimpiade 1964 yang mempertemukan timnas Peru dan Argentina, sebagaimana dilansir History.

Saat pertandingan menit-menit akhir, para pendukung timnas Peru dengan keras menyemangati tim mereka.

Suasana stadion menjadi liar ketika wasit menganulir gol yang dilesakkan pemain Peru.

Situasi makin mencekam.

BBC melaporkan, kala itu stadion penuh sesak dengan kapasitas 53.000 penonton.

Secara berurutan, tiba-tiba dua penonton memasuki lapangan.

Penonton pertama yang memasuki lapangan adalah seorang pria yang dikenal sebagai Bomba mencoba untuk memukul wasit.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved