Breaking News:

Berita Viral

Kimchi Mulai Langka di Korea Selatan, Produksi Menurun Harga Melonjak, Ini Solusi Pemerintah Korsel

Untuk mengatasi krisis kimchi, Korea Selatan akan buat fasilitas penyimpanan kubis seluas 3 kali lapangan bola.

Editor: Amirul Muttaqin
Cloudfront.net
Kimchi 

TRIBUNSTYLE.COM - Korea Selatan mengalami krisis kimchi disebabkan perubahan iklim.

Dulu bisa memproduksi 15 ton kimchi sehari, tetapi sekarang hanya memproduksi 10 ton membuat harga melonjak.

Korea Selatan akan buat fasilitas penyimpanan kubis seluas 3 kali lapangan bola sebagai solusinya.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Cara Membuat Mandu Pangsit Khas Korea ala Jennie BLACKPINK dan Jisoo, Ini Bahan yang Diperlukan

Pembuat kimchi Korea Selatan saat ini mengalami kerugian serius.

Dilansir Reuters, kelangkaan kubis yang disebabkan perubahan iklim membuat harga meroket tahun ini.

Penawaran yang lebih murah dari pesaing China kian memperburuk keadaan.

Krisis makanan pendamping berupa acar pedas yang dimakan setiap hari oleh banyak orang Korea ini membuat pemerintah baru-baru ini menetapkan rencana untuk membangun dua fasilitas penyimpanan kubis besar-besaran.

Dengan luas masing-masing 9.900 meter persegi, fasilitas yang akan dibangun di pedesaan Goesan dan Haenam, jika digabungkan, akan setara dengan luas tiga lapangan sepak bola.

Mereka akan dapat menyimpan 10.000 ton kubis dan mengasinkan 50 ton kubis setiap hari.

Konstruksi, yang diperkirakan akan menelan biaya 58 miliar won atau 40 juta dollar AS, akan selesai pada tahun 2025.

Pergeseran iklim dalam beberapa tahun terakhir yang telah membawa suhu yang lebih tinggi dan hujan lebat telah merusak tanaman kubis serta membatasi pasokan.

Tahun ini, harga kubis naik dua kali lipat dalam waktu kurang dari tiga bulan, bagian dari lonjakan inflasi yang luas ke level tertinggi dalam 24 tahun yang dicapai pada bulan Juli.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved