Breaking News:

Berita Viral

PANTANG Menyerah, Pria Diterima Bekerja di Bank Dunia Setelah Mengirim 600 Email dan 80 Telepon

Tak menyerah begitu saja, pria ini melakukan berbagai cara demi masuk tempat kerja impiannya.

NDTV
Pria asal India bernama Vatsal Nahata diterima bekerja setelah mengirim 600 Email dan membuat 80 panggilan telepon. Disebutkan ia memulai karier saat pandemi Covid-19 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak menyerah begitu saja, pria ini melakukan berbagai cara demi masuk tempat kerja impiannya.

Banyak orang di dunia ini yang telah merencanakan sesuatunya dengan matang, termasuk kehidupan mereka ke depannya.

Misalnya saja, setelah lulus sekolah banyak individu yang memiliki tempat kerja impian atau pekerjaan impian.

Maka, untuk mencapai semua itu individu itu juga harus berusaha sekuat tenaga.

Sama halnya yang dilakukan oleh pria ini.

(Ilustrasi) Pria India tak mendapat panggila kerja setelah lulus kuliah
(Ilustrasi) Pria India tak mendapat panggila kerja setelah lulus kuliah (bestfitcareers.com)

Baca juga: PENUH Haru, dalam Kondisi Koma di Rumah Sakit Akibat Kanker Otak, Wanita Ini Rayakan Wisuda S2

Melansir dari NDTV, ada seorang pria yang bekerja keras memulai kariernya pada saat pandemi Covid-19 melanda dunia pada tahun 2020.

Kerja keras itu akhirnya terbayar setelah ia mengirim 600 email dan 80 panggilan telepon untuk meminta pekerjaan.

Diketahui pria itu bernama Vatsal Nahata, dan merupakan lulusan Universitas Yale, dikutip dari Kosmo, Rabu (28/9/2022).

Vatsal mengatakan, dia mulai khawatir karena dia tidak mendapatkan tawaran pekerjaan apa pun, dua bulan sebelum tanggal kelulusannya.

"Saya telah memutuskan untuk tidak kembali ke India dulu.

Saya ingin, gaji pertama saya harus dibayar dalam mata uang Dollar," ujar Vatsal Nahata

"Tidak ada gunanya saya belajar di Yale jika saya tidak bisa mendapatkan pekerjaan setelah lulus," imbuh Vatsal.

Menurut Vatsal, dalam kurun waktu 2 bulan, dia mengirim lebih dari 1.500 lamaran pekerjaan.

Ia juga menulis 600 email yang tidak dijawab, membuat 80 panggilan telepon dan menghadapi banyak penolakan dari berbagai jenis perusahaan.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved