Breaking News:

Berita Viral

Video Viral, Pria Ini Nekat Panjat Menara SUTET Usai Istrinya Dilarang Pulang Oleh Orang Tuanya

Viral, video seorang pria sakit hati pada mertuanya, nekat memanjat menara SUTET usai dirinya dilarang menjemput istrinya.

Tangkapan layar Twitter Alkesh_kushwaha
Viral, video seorang pria sakit hati pada mertuanya, nekat memanjat menara SUTET usai dirinya dilarang menjemput istrinya. 

Bagaimana dengan sindrom besar yang disebabkan oleh paparan radiasi gelombang elektromagnet dari SUTET?

Adakah wujud gangguan besarnya? J

Apabila paparan energi elektromagnet SUTET sudah melebihi ambang batas normal, yaitu sebesar 5 kV/m pada tubuh manusia.

Kalau melebihi maka akan menibukan cacat bawaan bagi anak yang baru lahir, pada pria dewasa akan terdampak infertilitas, kanker cair pada darah atau leukemia dan lain-lain.

Cara Meminimalisir Resiko Radiasi SUTET

Perhatikan berbagai bentuk sindrom, baik yang kecil maupun yang besar, akibat radiasi gelombang elektromagnet SUTET kemungkinan besar hanya dapat terjadi kepada penduduk yang tinggal di sekitar kolong SUTET sampai sejauh radius 25 m. itu satu.

Dampak paparan gelombang elektromagnet SUTET kira-kira memerlukan jangka waktu yang lama untuk berbentuk gangguan electrical sensitivity pada tubuh manusia.

Artinya, bagi orang yang sudah lama tinggal di kolong SUTET, paling tidak 10 tahun lebih, akan beresiko terkena gangguan electrical sensitivity ini.

Lalu, bagaimana dengan penduduk yang sudah terlanjur tinggal di kolong SUTET?

Adakah cara menghindari resiko terpapar gelombang elektromagnetnya?

Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pemalang-Mandirancan berkapasitas 500 kilo Volt (kV).
Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pemalang-Mandirancan berkapasitas 500 kilo Volt (kV). (Dok. PLN)

Berikut cara untuk meminimalisir paparan radiasi SUTET menurut Dr. dr. Anies, M.Kes, PKK, dari Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.

1. Untuk mereduksi tingkat paparan radiasinya kepada tubuh manussia, sebaiknya di depan rumah dibuat sebuah taman, baik taman yang berbentuk mungil maupun taman yang terdiri dari pot-pot tanaman.

2. Bagi penduduk yang tinggal di kolong SUTET, usahakan jangan berada di luar rumah pada malam hari apalagi dalam jangka waktu lama.

Mengapa? karena pada malam hari, tegangan listrik sedang tinggi karena sedang digunakan beramai-ramai pemakaiannya berbeda dengan siang hari.

3. Desain rumah pun harus diperhatikan, buatlah plafon (ruaang kosong antaran atap dengen genteng rumah) agar paparan radiasi bisa terkurangi.

Baca juga: UPDATE Tarif Listrik PLN Terbaru Mulai Bulan Juli 2022, Simak Rincian dan Cara Cek Tagihan

4. Selain melengkapi dengan plafon, rumah beserta barang-barang konduktor (benda atau barag yang dapat menghantarkan arus listrik seperti atap seng, kawat jemuran, mobil dan lain-lain) sebaiknya diberi grounding berupa kabel yang langsung terhubung ke tanah.

Tujuannya adalah agar arus listrik langsung terserap oleh bumi.

5. Lalu bagaimana dengan warga yang sudah terlanjur tinggal di kolong SUTET, sudah merasakan gejala gangguan electrical sensitivity?

Maka dari itu, segeralah periksakan diri anda pada dokter.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Baca artikel berita viral lainnya >>>

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved