Breaking News:

Berita Viral

SEDIAKAN Jasa Tak Biasa, Pria Ini Bersedia Menjadi 'Kambing Hitam' Untuk Pelanggaran Lalu Lintas

Pria ini tawarkan jasa mengakui pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi lain dan memastikan bahwa catatan pelanggan bersih tanpa denda.

Diemer Law Firm
(Ilustrasi) Pria keturunan Armenia buka bisnis menjadi 'kambing hitam' untuk kasus pelanggaran lalu lintas. Tarifnya sangat lumayan 

TRIBUNSTYLE.COM - Pria ini tawarkan jasa mengakui pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi lain dan memastikan bahwa catatan pelanggannya bersih tanpa denda.

Di zaman sekarang ini, rasa-rasanya semua orang makin cerdik menjadikan suatu hal sebagai ladang mencari uang.

Bahkan, kesalahahan yang harusnya dipertanggungjawabkan secara pribadi saja, akhir-akhir ini mulai bisa digantikan oleh orang lain asal ada uang yang diberikan.

Jasa itu juga yang coba diberikan oleh pria ini.

Melansir dari Oddity Central, pihak berwenang Spanyol baru-baru ini menangkap seorang pria yang mengaku melakukan pelanggaran mengemudi atas nama hampir 100 orang lain agar ia mendapatkan uang.

(Ilustrasi) Pria ini sediakan jasa menggantikan pengemudi yang melakukan pelanggaran saat dipanggil polisi
(Ilustrasi) Pria ini sediakan jasa menggantikan pengemudi yang melakukan pelanggaran saat dipanggil polisi (Twitter)

Baca juga: Wanita Pulang untuk Pertama Kalinya Setelah 2 Tahun Minggat Mengemudi Sendirian, Ini Reaksi Keluarga

Penjaga Sipil untuk Kepulauan Balearic mengatakan, ia telah menangkap seorang pria keturunan Armenia yang mengiklankan layanan tidak biasa secara online.

Pria, yang identitasnya belum dirilis, menawarkan layanan untuk mengakui pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi lain.

Ia juga berani menjamin catatan kliennya bersih tanpa panggilan apa pun.

Dia mengenakan biaya antara €75 hingga €200 (Rp 1,1 juta hingga Rp 3 juta) untuk setiap poin yang dipotong dari SIM-nya.

Aktivitas tersangka pertama kali terdeteksi pada pertengahan 2021, dikutip dari Kosmo, Jumat (23/9/2022).

Saat itu, Polisi Lalu Lintas Umum Mallorca menyelidiki insiden di mana seorang pengendara sepeda motor dihentikan untuk tes breathalyzer.

Breathalyzer adalah alat untuk memperkirakan kandungan alkohol dalam darah (BAC) dari sampel napas.

Saat ditangkap, pria tersebut diketahui telah melakukan beberapa pelanggaran berbeda.

Namun, setelah polisi mengeluarkan surat panggilan terhadapnya, seorang pria keturunan Armenia malah yang muncul dan mengklaim kalau dia bersalah atas semua kejahatan pria tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved