Breaking News:

PANAS Isu Konsorsium 303 & Jet Pribadi Bos Judi Dipakai Brigjen HK Setelah Terseret Ferdy Sambo

Kasus Ferdy Sambo yang menyeret Brigjen HK semakin dalam, dari campur tangan hingga jet pribadi bos judi.

Editor: Dhimas Yanuar
Kolase Tribunnews.com / Istimewa
Menyangkut kepemilikan pesawat jet pribadi (private jet) yang digunakan Brigjen Hendra. 

TRIBUNSTYLE.COM - Isu Konsorsium 303 dan penggunaan jet pribadi bos judi yang dipakai Brigjen HK.

Brigjen Pol Hendra Kurniawan makin dalam terseret berbagai kasus.

Dari awal kasus Ferdy Sambo, penggunaan jet pribadi bos judi, hingga kasus gratifikasi.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman ikut angkat suara soal jet pribadi dalam kasus tewasnya Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs.

Baca juga: Isu Konsorsium 303 Terbuka Lagi, Brigjen HK Datangi Keluarga Brigadir J Pakai Private Jet Bos Judi

Diketahui jet pribadi yang ditunggangi eks Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan beserta rombongan jadi sorotan.

Jet pribadi yang dipakai ke Jambi menemui keluarga Brigadir J dituding difasilitasi oleh mafia judi online konsorsium 303.

Sebelumnya soal jet pribadi fasilitas dari mafia judi online hingga letak markas konsorsium 303 berjaral 200 meter dari Mabes Polri sudah diungkap oleh Indonesia Police Watch (IPW).

Kini giliran Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang bersuara, menduga jet pribadi ada kaitan dengan konsorsium judi dan tambang ilegal.

Pemakaian Jet Pribadi Diduga Berhubungan dengan Konsorsium Judi dan Dugaan Gratifikasi

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan kepekaan polisi dalam mengusut kasus yang menyangkut kepemilikan pesawat jet pribadi (private jet) sangat diperlukan.

Pasalnya, Boyamin Saiman mengklaim telah memiliki sejumlah dugaan yang berhubungan dengan peminjaman atau pemakaian jet pribadi (private jet) bernomor registrasi T7-JAB itu.

Adapun pemakaian jet pribadi (private jet) diduga berhubungan dengan konsorsium judi dan dugaan gratifikasi.

Karena penggunaannya tidak berkaitan dengan pemakaian yang tidak tugas negara.

"Karena apapun Ini adalah berkaitan dengan pemakaian yang tidak tugas negara, jadi paling tidak bisa dianggap dugaan gratifikasi fasilitas."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved