Breaking News:

Nikahkan Ferdy Sambo dengan Perempuan Lain, Pengacara Brigadir J Minta Rohaniwan Ini Ditangkap

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak minta rohaniwan yang telah menikahkan Ferdy Sambo dengan perempuan lain ditangkap.

Kolase TribunStyle/Kompas TV
Kamaruddin Simanjuntak minta rohaniwan yang telah menikahkan Ferdy Sambo dengan wanita lain ditangkap. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, hingga saat ini masih diliputi banyak misteri.

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku tetap yakin bahwa motif pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo, adalah karena Ferdy Sambo ketahuan menikah lagi dengan si cantik, oleh istrinya Putri Candrawathi.

Nah, Kamaruddin menduga pernikahan Ferdy Sambo dengan perempuan lain inilah yang diketahui Brigadir J sehingga dia akhirnya dibunuh.

Kamaruddin pun menyoroti pihak yang berani menikahkan Ferdy Sambo dengan perempuan lain tersebut.

Baca juga: Kirim Ratusan Juta, Ferdy Sambo Lakukan Pencucian Uang? Pengacara Brigadir J: Berapa Penghasilannya?

Dikatakan oleh Kamaruddin, informasi Ferdy Sambo sudah menikah lagi dengan si cantik itu diketahui Putri Candrawathi dari ajudan kesayangannya yang sudah dianggap anak, yakni Brigadir J.

Sehingga, menurut Kamaruddin, Brigadir J diancam dibunuh sejak Juni 2022, oleh ajudan lain atas suruhan Ferdy Sambo, akibat telah membocorkan pernikahan siri Ferdy Sambo dengan perempuan lain atau si cantik.

"Almarhum Brigadir J diduga informannya ibu PC. Makanya dia diancam dibunuh," kata Kamaruddin di akun YouTube Uya Kuya TV, dikutip TribunStyle.com, Sabtu, (17/9/2022).

Ia mengatakan setelah mengetahui informasi Ferdy Sambo menikah lagi, pertengkaran Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo terjadi pada 21 Juni 2022 di rumah mereka.

"Putri Candrawathi mengancam Ferdy Sambo akan melaporkan bisnis mafia Sambo ke atasannya.

Antara lain judi, tata kelola narkoba atau sabu-sabu, termasuk prostitusi," kata Kamaruddin.

Pada 21 Juni itu pula kata Kamaruddin, Brigadir J diancam dibunuh karena membocorkan informasi itu ke Putri Candrawathi sehingga Brigadir J menelpon kekasihnya Vera Simanjuntak untuk curhat.

"Kepada kekasihnya Almarhum mengatakan ia akan dibunuh sehingga meminta maaf dan berharap kekasihnya mencari pria lain.

Jadi Brigadir J sudah merasakan dia akan dibunuh sejak 21 Juni, karena ancaman itu sangat kencang dari Ferdy Sambo," kata Kamaruddin.

Kemudian kata Kamaruddin, pada 1 Juli 2022, Putri memanggil adik Brigadir J yakni Reza, yang juga merupakan anggota polisi.

"Reza ini dikasih uang Rp 5 Juta dan dompet merk Pedro, dan dikasih tas.

Serta dijanjikan akan dimutasi dari Yanma Polri ke Polda Jambi," katanya.

Kamaruddin Simanjuntak yakin pembunuhan Brigadir J bukan karena lecehkan Putri Candrawathi.
Kamaruddin Simanjuntak yakin pembunuhan Brigadir J bukan karena lecehkan Putri Candrawathi. (Kolase TribunStyle/YouTube TVone)

Keesokannya kata Kamaruddin, Putri Candrawathi bersama sejumlah pengawal, ajudan dan sopir serta asisten rumah tangganya ke Magelang untuk melihat dua anaknya yang bersekolah di Taruna Nusantara Magelang.

"Pada tanggal 6 Juli, Ferdy Sambo datang ke Magelang, merayakan Ulang Tahun Perkawinan ke 22 dengan Putri Candrawathi.

Paska perayaan terjadi pertengkaran di kamar. Para ajudan tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.

Menurut Kamaruddin masalah pertengkaran tetap sama yakni akibat Ferdy Sambo yang menikah lagi dan Putri Candrawathi mengancam akan melaporkan ke atasannya soal bisnis mafifa Sambo.

"Karena pertengkaran itu, Ferdy Sambo keesokannya yakni 7 Juli meninggal Putri Candrawathi di Magelang.

Justru Ferdy Sambo tidak bertanggungjawab, meninggalkan istrinya di Magelang dan ia pulang ke Jakarta untuk merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J," kata Kamaruddin.

Pada tanggal 7 Juli itulah, kata Kamaruddin, Putri Candrawathi memanggil ajudan dan sopir serta ART berbicara 4 mata bergantian di kamarnya.

"Brigadir J mendapat bagian sekitar 15 menit berbicara empat mata dengan Putri," katanya.

Lalu keesokan harinya kata Kamaruddin pada 8 Juli mereka kembali ke Jakarta dan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Pancoran, Brigadir J dihabisi oleh Ferdy Sambo.

"Jadi permasalahannya ada di Ferdy Sambo dengan Putri Candrawathi akibat adanya si cantik itu.

Soal si cantik itu saya konfirmasi ke Kabareskrim, Dirtipidum maupun Dirtipideksus, membenarkan bahwa mereka (Ferdy Sambo dan si Cantik) telah menikah dan dinikahkan oleh rohaniwan.

Makanya saya bilang tangkap rohaniwan itu, kenapa menikahkan polisi perwira yang sudah menikah," kata Kamaruddin.

Baca juga: Sosok Ahmad Rozikin, Penjual Durian Mirip Ferdy Sambo, Dagangan Jadi Laku Keras Tapi Malu

Menurut Kamaruddin, soal telah menikahnya secara diam-diam Ferdy Sambo dengan si cantik itu, katanya baru diketahui Putri Candrawathi pada 21 Juni 2022.

"Sehingga itulah yang membuat Putri Candrawathi sedih dan sakit saat di Magelang.

Apalagi di sana kembali bertengkar dengan Ferdy Sambo.

Jadi sangat tidak mungkin dan tidak masuk akal, kalau ini dibilang pelecehan seksual oleh Brigadir J," ujar Kamaruddin.

Sebab katanya bagaimana mungkin seorang korban pelecehan seksual memanggil dan meminta pelakunya berbicara empat mata di kamar.

"Jadi tidak masuk akal, dan motif pembunuhan ini, tetap karena Ferdy Sambo ketahuan menikah lagi dengan si cantik oleh istrinya Ibu Putri," kata Kamaruddin.

Brigadir J Sempat Tolak Masuk Kamar Putri Candrawathi

Di lain sisi, tersangka dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Bripka RR mengungkap sikap Brigadir J kepada Putri Candrawathi saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

Baca juga: Ferdy Sambo Makin Terpojok, Bharada E, Bripka RR dan KM Kompak Akui Ini ke Penyidik : Apa Adanya

Brigadir J sempat tolak masuk kamar Putri Candrawathi.
Brigadir J sempat tolak masuk kamar Putri Candrawathi. (Kolase TribunStyle/YouTube Polri TV)

Lewat kuasa hukum Bripka RR, yakni Erman Umar mengatakan Brigadir J sempat menolak menemui Putri Candrawathi di dalam kamarnya.

Dikutip TribunStyle.com dari TribunJakarta.com, kemudian Brigadir J akhirnya mau setelah dirayu oleh sosok ini untuk menemui Putri Candrawathi.

Peristiwa itu terjadi di Magelang setelah Brigadir J sempat terlibat keributan dengan sopir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Kuat Maruf.

Tepatnya tanggal 7 Mei 2022, satu hari sebelum Brigadir J tewas dieksekusi Ferdy Sambo di rumah dinasnya di Duren Tiga.

Berbaring di kamarnya, Putri Candrawathi kala itu sempat menanyakan keberadaan Brigadir J alias Yosua kepada Bripka RR.

"Mana Yosua?" tanya Putri Candrawathi kala itu seperti yang diutarakan pengacara Bripka RR, Erman Umar dikutip TribunStyle.com, Rabu, (14/9/2022).

Istri Ferdy Sambo menanyakan keberadaan Yosua ketika Bripka RR menghampirinya ke kamar.

Pasalnya sebelum itu, Putri Candrawathi sempat menelpon Bharada E dan menanyakan keberadaan Bripka RR alias Ricky Rizal.

Untuk itu, Bripka RR menghampiri Putri Candrawathi di kamarnya.

Bripka RR sebut Brigadir J sempat menolak temui istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi di kamar.
Bripka RR sebut Brigadir J sempat menolak temui istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi di kamar. (Facebook Rohani Simanjuntak, YouTube Polri TV)

Baca juga: Brigadir J Sempat Tolak Masuk Kamar Putri Candrawathi, Dibujuk Sosok Ini, Diawasi dari Balik Pintu

Namun, ada fakta baru yang diungkap Erman Umar lewat wawancaranya di Kompas TV.

Rupanya sebelum menemui Putri Candrawathi di kamar, Brigadir J sempat menolaknya.

Diceritakan Erman Umar, mulanya Bripka RR menghampiri Brigadir J yang berada di lantai satu rumah Magelang.

Kepada Brigadir J, Bripka RR menyampaikan pesan Putri Candrawathi yang mencari keberadaannya.

"Saya tadi ke atas ketemu Ibu (Putri) dia nanya kamu, tolong kamu ( Brigadir J) naik ya saya temani," ucap Bripka RR kepada Brigadir J diutarakan Erman Umar.

"Pertama nolak, saya baru dapet dalam BAP-nya seperti itu yang lalu saya menyampaikan tidak menolak, langsung pergi Yosua, ternyata awalnya dia menolak," sambung Erman Umar.

Sosok yang membujuk Brigadir J adalah Bripka RR.

Kala itu, Bripka RR langsung membujuk Brigadir J agar mendatangi Putri Candrawathi yang mencari-carinya.

"Yaudah ibu kan manggil masa kamu gak (samperin)," tutur Bripka RR ke Brigadir J.

Akhirnya Brigadir J menghampiri Putri Candrawathi di kamar.

Putri Candrawathi berbaring di kasur, sementara Brigadir J langsung duduk di bawah.

"RR langsung keluar, gak jauh dari pintu kamar, supaya menjaga kemungkinan apa gitu ya," pungkas Erman Umar.

(WartaKota/Budi)

Artikel ini diolah dari WartaKota dengan judul: Kamaruddin Yakin Motif Pembunuhan Brigadir J karena Ferdy Sambo Ketahuan Nikah Lagi Oleh Putri

Sumber: Warta Kota
Tags:
Ferdy SamboBrigadir JPutri CandrawathiKamaruddin SimanjuntakrohaniwanTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved