Breaking News:

Berita Viral

VIRAL! 20 Orang di Venezuela Hilang Setelah Percayai Kultus Kiamat, Punya Larangan Cuci Rambut

Para pengikut kultus kiamat di Venezuela menghilang dan tengah menjadi pencarian, termasuk anak-anak.

Metro.co.uk
Gabung kultus kiamat, 20 orang termasuk 5 anak-anak dinyatakan hilang setelah berkumpul 

TRIBUNSTYLE.COM - Para pengikut kultus kiamat di Venezuela menghilang dan tengah menjadi pencarian, termasuk anak-anak.

Jika sebelumnya ada perkumpulan warga yang menunggu kiamat datang, kini juga muncul pemujaan serupa terkait kiamat.

Demi terlindungi dari hari akhir, tentunya setiap individu memiliki caranya sendiri.

Ada yang rajin beribadah dan melakukan kebaikan, tetapi ada juga yang terperosok dengan mengikuti sebuah kultus.

Melansir dari MailOnline, sekitar 20 orang termasuk lima anak-anak, dilaporkan hilang di Venezuela setelah mengikuti kegiatan kelompok spiritual.

Baca juga: VIRAL! 20.000 Orang di Kamboja, Berkumpul di Ladang Pertanian Untuk Menunggu Hari Kiamat

20 orang hilang setelah mempercayai kultus kiamat
20 orang hilang setelah mempercayai kultus kiamat (Kosmo)

Disebutkan, kelompok itu dipimpin oleh seorang wanita yang mengaku mendapat 'wahyu' bahwa dunia akan berakhir.

Diketahui, pemimpin wanita itu bernama Rosa Garcia dan berusia 57 tahun, dikutip dari Kosmo, Jumat (16/9/2022).

Dikatakan, ia telah membujuk 40 warga di kota La Gita, negara bagian Tachira untuk bergabung dengan kelompoknya.

Kemudian, kelompok itu mengadakan kegiatan spiritual di Taman Nasional Juan Pablo Penaloza pada 22 Agustus, menurut lapora La Nacion.

Dia juga diduga memberi tahu anggota kelompoknya bahwa mereka akan mengadakan pertemuan spiritual dengan 'Tuhan' di area taman nasional yang dirahasiakan.

Seharusnya, para anggota diharapkan kembali pada Kamis 2 pekan lalu.

Tetapi, semua anggota malah dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah masing-masing.

Menurut La Nacion, sejumlah orang mengundurkan diri dari kelompok tersebut setelah Garcia mulai bertingkah aneh.

Mantan pengikutnya mengatakan kalau mereka diperintahkan untuk membuang ponsel mereka.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved