Breaking News:

Ratu Inggris Meninggal

Rahasia Istana Buckingham 'Kantor' Ratu Elizabeth II, Terdapat Mesin ATM hingga Bar Pribadi

Ratu Elizabeth menggambarkan Istana Buckingham sebagai kantornya, yang dilengkapi dengan mesin ATM dan bar prbadi.

Editor: Amirul Muttaqin
metro.co.uk
(dari kiri ke kanan) The Duchess of Cornwall, the Prince of Wales, Queen Elizabeth II, the Duke of Edinburgh, dan Duke and Duchess of Cambridge datang ke Buckingham Palace untuk pesta menyambut kedatangan Diplomatic Corps/PA 

TRIBUNSTYLE.COM - Meninggalnya Ratu Elizabeth membuat segala sisi dari kehidupan Kerajaan Inggris menjadi sorotan.

Tak terkecuali Istana Buckingham yang dibangun oleh Duke of Buckingham pada 1703 ini.

Istana yang disebut menajdi kantor Ratu Elizabeth itu memiliki banyak hal menarik yang tak banyak diketahui.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: GANDENGAN Tangan Dekat Peti Ratu Elizabeth, Pangeran Harry dan Meghan Digunjing, Ini Analisis Pakar

Semasa hidupnya, Ratu Elizabeth II pernah membuka istananya untuk sebuah acara TV seri, dan menunjukkan bahwa dia memiliki mesin ATM di sana.

Episode pertama dari seri empat episode 'Rahasia Istana Kerajaan' akan ditayangkan akhir bulan di Channel 5.

Fakta lainnya yakni bahwa raja dikatakan tidak pernah membawa uang tunai.

ATM pribadi ini terletak di lantai bawah tanah istana dan dipasang oleh bank bernama Coutts.

Seri dokumentar ini mengunjungi semua istana kerajaan, dengan rincian baru tentang Kastil Windsor, Kastil Balmoral dan Clarence House.

Sementara episode pertama difokuskan untuk membahas Istana Buckingham.

Dari situ diketahi bahwa Istana Buckingham dibangun oleh Duke of Buckingham pada 1703 dan kemudian diperluas.

Ratu Elizabeth memiliki mesin ATM di istana
Ratu Elizabeth memiliki mesin ATM di istana (Daily Star)

Ia memiliki 775 kamar, 52 kamar tidur, dan 78 kamar mandi.

Istana ini dikelola oleh 188 anggota Rumah Tangga Kerajaan yang menjaga Ratu dan Pangeran Phillip.

Sang ratu menggambarkan Istana Buckingham sebagai "kantor" -nya.

Begitulah keagungan Istana sehingga langit-langit di ruang dansa terkenal memiliki ketinggian setara tiga bus bertingkat.

Di sana juga ada staf Kantor Pos dokter yang dapat melakukan "operasi darurat".

Staf juga dapat menggunakan kolam renang dengan menceburkan diri sesekali di kolam saat bekerja di sana.

Di dalam istana dulunya juga ada bar, namun karena terlalu sering dipakai, akhirnya dihapuskan dari istana.

Sementara istana seakan memiliki keistimewaan tersendiri, sang ratu juga memiliki sejumlah hak istimewa yang unik.

Ratu Elizabeth tidak memiliki paspor, karena semua paspor di Inggris diterbitkan dalam nama Ratu Elizabeth, jadi dia sendiri tidak memerlukan paspor.

Selain itu, Ratu Elizabeth adalah orang yang 100 persen kebal hukum karena ia tidak bisa dituntut oleh siapapun.

Ratu dan seluruh anggota kerajaan Inggris juga memiliki hak khusus bernama Freedom of Information.

Hak itu artinya mereka semua tidak wajib memberikan informasi pada siapapun.

Jadi jika mereka memilih untuk tidak memberikan informasi, maka masalah tidak bisa diperpanjang.

Baca juga: Jalani Umrah atas Nama Ratu Elizabeth II, Pria Asal Yaman Ditangkap, Bawa Spanduk Bertuliskan Ini

SEBELUM Wafat, Ratu Elizabeth II Sempat Coret Meghan & Anaknya

Meninggalnya Ratu Elizabeth II masih menyita perhatian publik.

Pasalnya, banyak teka-teki di balik kematian Ratu Elizabeth II ini.

Beberapa pertanyaan pun masih belum terjawab setelah Sang Ratu Inggris tersebut berpulang.

Kini sebuah fakta di balik kematian Ratu Elizabeth II pun kembali mengejutkan publik.

Bagaimana tidak, sebelum meninggal dunia ternyata Ratu Elizabeth II sempat mengubah isi surat wasiatnya.

Ratu Elizabeth II meninggal dunia, masyarakat menangis di luar istana
Ratu Elizabeth II meninggal dunia, masyarakat menangis di luar istana (theroyalfamily, Christian Edward/CNN)

Wasiat Ratu Elizabeth II ini telah menarik perhatian media karena kekayaan luar biasa yang dimiliki sang Ratu mencapai sekitar 500 juta euro dan itu akan dibagikan kepada anggota keluarganya, seperti yang diinginkannya semasa hidupnya.

Namun, beberapa media di luar Inggris menyoroti peristiwa yang terjadi pada dua hari sebelum kematian Ratu yang memiliki nama kecil Lilibet itu.

Dikutip dari laman Marca, Rabu (14/9/2022), sang Ratu dikabarkan telah mengubah surat wasiatnya, dengan mencoret dua orang yang secara hubungan dekat dengannya.

Banyak yang menyatakan bahwa apa yang diinginkan mendiang Ratu harus dirahasiakan, sama seperti suaminya, mendiang Pangeran Philip.

Kendati demikian, pers internasional telah memberanikan diri untuk menyoroti, terutama pada perhiasannya.

Meghan Markle dan putrinya Lilibet ditinggalkan

Menurut 'International Business Times', mengingat kesehatan sang Ratu yang menurun sebelum kematiannya, ia meminta untuk mengubah wasiatnya dan mencoret nama Meghan Markle dan putrinya Lilibet.

Pangeran Harry, Meghan Markle dan anak mereka
Pangeran Harry, Meghan Markle dan anak mereka (Instagram/royalmeghanmark/sussexroyal)

Perhiasan yang seharusnya diberikan kepada Meghan dan putrinya itu, menurut publikasi, akan dialihkan kepada Kate Middleton yang kini bergelar Princess of Wales dan putrinya, Putri Charlotte.

Baik Meghan maupun Lilibet tidak akan menjadi penerima manfaat dari perhiasan senilai 110 juta dolar Amerika Serikat (AS) itu.

Diolah dari artikel di Intisari Online yang berjudul 'Semasa Hidupnya, Ratu Elizabeth II Punya Mesin ATM hingga Bar Pribadi di Istana Buckingham, Ternyata Ini Rahasia-rahasia Istana yang 'Selama Ini Terpendam'

Baca artikel lainnya terkait Ratu Elizabeth

Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved