Breaking News:

Berita Viral

TERLALU Kurus, Pria Langganan Ditolak Cewek, Apes Dituduh Pakai Narkoba, 'Balas Dendam': Six Pack!

Memiliki badan yang sixpack adalah impian beberapa pria. Pria ini nekat melakukan ini demi merubah penampilan yang ia inginkan, dan tak dihina lagi.

Penulis: Damar Klara Sinta
Editor: Dhimas Yanuar
mStar
Pria ini nekat melakukan perubahan demi penampilan yang ia inginkan. 

Tak hanya sang pujaan hati yang menghinanya, ia juga mendapatkan hinaan dari orang lain.

"Ada orang lain yang bercanda tentang hal yang sama," ujarnya.

Transformasi Fahmi Shah dari kurus menjadi sixpact
Transformasi Fahmi Shah dari kurus menjadi sixpact (mStar)

Orang-orang yang menghina Fahmi berpendapat jika memiliki badan yang kurus dianggap lemah dan tak memiliki rasa percaya diri.

"Kata mereka, kalau saya kurus, apa yang bisa saya lakukan? Orang kurus dianggap lemah dan tidak percaya diri," beber Fahmi.

Bahkan ibu kandungnya pun pernah beranggapan jika Fahmi merokok bahkan menuduhnya mengonsumsi narkoba.

"Karena saya terlalu kurus, ibu saya sendiri pernah mengatakan bahwa saya merokok narkoba. Dia bertanya mengapa saya kurus, apakah saya minum obat? Padahal saya kurus alami," ungkapnya.

Hal tersebutlah yang membuat Fahmi melakukan perubahan.

Dari hinaan yang Fahmi rasakan, hal tersebut lah yang membuatnya menjadi semangat.

Tak mau ambil pusing dengan kata-kata itu, Fahmi yang memiliki berat badan sekitar 47 kilogram (kg) pada 2018 ini terus melakukan langkah pembenahan fisik dan kini nyaman dengan bobot tubuh 70 kg.

Baca juga: Dianggap Terlalu Kurus hingga Disebut Sakit, Rina Nose Beri Tanggapan: Emang Body Goals Aku

Menurut lulusan Fashion dari Politeknik Pasir Gudang, Johor.

Fahmi bersyukur ketika usahanya membuahkan hasil sehingga dia juga diperhatikan oleh orang-orang di sekitarnya yang biasa melontarkan kata-kata negatif kepadanya.

Dari hinaan menjadi pujian
Dari hinaan menjadi pujian (mStar)

Tak mudah, ia menceritakan jika ia terpaksa makan tujuh kali sehari dalam proses menambah berat badannya beberapa tahun yang lalu.

“Sebenarnya, saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang rendah hati. Itu semua yang membuat saya menjadi saya hari ini. Saya memulai perjalanan kebugaran saya selama semester ketiga studi saya, pada tahun 2018,"

Fahmi juga tak menampik jika dirinya pernah mempunyai rasa putus asa.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved