Breaking News:

Berita Viral

VIRAL Gadis Berprestasi Dipaksa Nikah oleh Orang Tuanya, Kini Berakhir Selalu Dihina & Disiksa Suami

Gadis ini menjadi korban perjodohan orang tuanya, padahal semasa sekolah merupakan anak berprestasi.

Freepik
Gadis berprestasi diminta berhenti belajar dan menurut kepada orang tua untuk menikah dengan pria pilihan mereka, kini berakhir kerap disiksa 

TRIBUNSTYLE.COM - Gadis ini menjadi korban perjodohan orang tuanya, padahal semasa sekolah merupakan anak berprestasi.

Sebagai orang tua, memang sudah seharusnya mendukung apa yang dilakukan anak, selagi hal tersebut positif.

Sebab, tak jarang anak yang dikekang malah berakhir nekat melakukan berbagai cara untuk memenuhi keinginannya, bahkan tak jarang nyawa pun turut menjadi ancaman.

Rasa-rasanya, di zaman sekarang juga perjodohkan yang dilakukan orang tua untuk anaknya sudah tak penting lagi.

Karena, hal itu hanya membawa luka untuk sang anak.

Baca juga: TAK INGIN Anak Ada Saingan Akademik, Seorang Ibu Tega Beri Minuman Beracun Untuk Teman Anaknya

(Ilustrasi) Gadis berprestasi diminta untuk berhenti belajar oleh orang tuanya dan fokus menikah saja
(Ilustrasi) Gadis berprestasi diminta untuk berhenti belajar oleh orang tuanya dan fokus menikah saja (findingtruemagic.com)

Melansir dari Kosmo, Senin (12/9/2022), seorang gadis asal Malaysia yang berprestasi terpaksa berhenti belajar dan menuruti kata-kata orang tuanya untuk menikah dengan pria pilihan mereka.

Sayangnya, rumah tangganya itu tak berjalan sebagaimana mestinya.

Hal ini karena sang suami yang suka menghina dan mengingkari sebagian haknya dalam rumah tangga.

Kisah hidup gadis itu diceritakan oleh Psikologi Keluarga dan Konsultan Hukum Syarie, Suzana Ghazali.

Ia awalnya menyinggung soal perempuan yang melupakan cita-citanya demi kedua orang tuanya.

"Dia adalah siswa yang sangat baik, berhasil memperoleh 8A dalam Sertifikat Pendidikan Malaysia (SPM).

Selama semester pertama di sebuah lembaga pendidikan tinggi negeri (IPTA), ia mendapat Indeks Prestasi Kumulatif (CGPA) 3,77," cerita Suzana Ghazali.

"Atas perintah orang tuanya, dia berhenti kuliah karena harus menikah dengan pria pilihan mereka," sambungnya.

Suzana menuliskan di postingan Facebook-nya, kalau selama 3 tahun wanita itu menikah, ia selalu disakiti oleh sang suami.

"Hampir tiga tahun menikah, dia selalu ditemani air mata.

Karena suaminya suka menyiksa dan mengingkari sebagian haknya sebagai istri dalam pernikahan," terangnya.

Suzana Ghazali menceritakan lebih lanjut, wanita itu sebenarnya juga telah berbicara kepada orang tuanya terkait masalah yang dialami.

Sayangnya, mereka langsung menyuruhnya untuk mengajukan cerai tanpa berusaha menyelamatkan rumah tangga anaknya terlebih dahulu.

"Dia bingung dan depresi.

Baca juga: Tak Tega Lihat Temannya Dijodohkan dengan Duda 4 Anak, Wanita Ini Bantu Bawa Kabur ke Luar Negeri

Dia telah mengorbankan ambisinya demi orang tuanya.

Apakah dia harus mengorbankan rumah tangganya begitu saja?" tanya Suzana.

Di sisi lain, Suzana membagikan cerita tersebut sebagai pelajaran bagi para orang tua.

Ini agar orang tua tidak terlalu mudah menentukan arah masa depan anak-anaknya tanpa memikirkan masa depan mereka.

Kisah Lainnya - VIRAL! Suami Tega Sekap Istri & Kedua Anaknya Selama 17 Tahun, Kadang Tak Diberi Makan Sampai 3 Hari

Ibu dan kedua anaknya ini disekap selama 17 tahun, sering tak diberi makan hingga ditemukan kekurangan gizi.

Sudah seharusnya jika kita mengetahui kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di sekitar kita, tak hanya dibiarkan begitu saja.

Sebab, nyawa lah yang menjadi taruhannya.

Kisah itulah yang dialami oleh seorang wanita di Brasil dan dua anaknya yang ditemukan menderita dehidrasi dan kekurangan makanan karena dikurung.

Diketahui, mereka diselamatkan oleh polisi setelah 17 tahun disekap oleh pria yang juga suami dan ayah korban.

Wanita dan kedua anaknya disekap oleh ayahnya
Wanita dan kedua anaknya disekap oleh ayahnya (EPA)

Baca juga: Tak Terima Diputus, Pria Nekat Culik Mantan dan Menato Wajahnya, Tega Lakukan Ini saat Masih Pacaran

Disebutkan oleh pihak berwenang, memang pada hari Jumat polisi disiagakan untuk kasus di lingkungan miskin di barat Rio de Janeiro, Brasil.

"Dua remaja yang ditemukan adalah anak-anak dari wanita dan tersangka.

Mereka semua ditemukan dalam keadaan terikat, kotor dan kelaparan," ujar polisi militer Rio, yang menangkap sang ayah.

"Wanita dan anak-anaknya, yang berusia 22 dan 19 tahun, menurut media setempat, dibawa ke rumah sakit.

Mereka dalam keadaan dehidrasi parah dan kekurangan gizi," kata layanan darurat setempat, dikutip dari Metro Daily, Minggu (11/9/2022).

Menurut situs berita Internet G1, sang ibu mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia dan anak-anaknya kadang-kadang tidak makan selama tiga hari.

Ketiganya juga sering menjadi korban kekerasan fisik dan psikologis.

Diketahui, korban dan suaminya, Luiz Antonio Santos Silva, telah menikah selama 23 tahun.

Dengan tega, Luiz mengatakan kepada sang istri kalau dia hanya akan meninggalkan rumahnya ketika sang istri sudah tak bernyawa.

17 tahun istri dan kedua anaknya disekap oleh suami, ditemukan kekurangan gizi
17 tahun istri dan kedua anaknya disekap oleh suami, ditemukan kekurangan gizi (EPA)

Dalam foto-foto yang dipublikasikan media Brasil, kedua anak yang dimaksud juga tampak lebih kecil dari usianya akibat kekurangan gizi.

Baca juga: VIRAL! Ibu Rayakan Ulang Tahun Anak yang ke-1 dengan Konsep Pemujaan Setan, Langsung Banjir Kritikan

"Ketika kami melihat kondisi kedua anak itu, kami pikir mereka tidak akan bertahan bahkan seminggu," kata seorang warga di sana.

Tetangga juga mengatakan kepada pihak berwenang kalau tersangka dijuluki DJ.

Ini karena dia akan menyalakan musik untuk meredam jeritan korbannya.

(TribunStyle/Vidya)

Baca artikel lainnya terkait berita viral di sini..

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved