Breaking News:

TEMUKAN Ponsel Hilang, Wanita Ini Ngotot Minta Imbalan Rp 1,3 Juta, Jika Tak Dituruti Tidak Kembali

Tak mau kembalikan HP yang hilang dengan cuma-cuma, wanita ini tuntut imbalan kepada pemiliknya.

Mothership
Temukan HP milik mahasiswi, wanita ini minta imbalan Rp 1,3 juta, berakhir berdebat 

Empat petugas polisi setempat di Mbarara, Uganda Barat, menggerebek pernikahan Christine Natuhwere pada 20 Agustus lalu.

Hal itu dilakuakan setelah manajernya di Bank Centenary, Mirembe Henry, menuduh Christine mencuri uang.

Meskipun masalah sedang diselidiki sebagai pengaduan pidana, tetapi polisi menyarankan agar kedua belah pihak mencari penyelesaian perdata pada akhir Juli.

Namun, setelah membuka kembali kasus tersebut, ketua wilayah memutuskan untuk menuntut wanita itu atas pencurian.

Akhirnya, ketua wilayah pun memerintahkan penangkapan kepada Christine Natuhwere.

Karena keviralan kisah itu, Polisi Uganda Barat mengakui kalau para petugas telah menyebabkan gangguan publik di acara tersebut.

Selanjutanya, pihak polisi malah berusaha berkelit dan mengatakan kalau mungkin saja 4 polisi itu menangkap Christine atas perintah Henry.

Disebutkan juga, pihak berwenang saat itu menggunakan kendaraan pelanggaran untuk membawanya ke penjara.

Karena masalah yang amat memalukan bagi Christine Natuhwera terutama kepada pihaksuami dan kedua keluarga, ia pun menyewa pengacara untuk membelanya.

"Penangkapan mempermalukan korban di depan pengantin pria, keluarga, teman, tamu, dan mertua," ujar pengacara Christine dilansir dari Kosmo, Sabtu (27/8/2022).

Lebih lanjut, pengacara itu menyebut kalau pesta pernikahan itu malah diubahnya menjadi mimpi buruk.

"Ternyata apa yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya berakhir dengan mimpi buruk," bebernya.

Juru bicara kepolisian, Enanga Fred memberikan klarifikasi, perilaku petugas dalam kasus tersebut memang sangat memalukan dan dilakukan dengan penilaian yang buruk.

Baca juga: Dipermalukan Rekan Kerja Saat Hari Pernikahannya, Wanita Ini Putuskan Resign: Tak Ada yang Datang

Begitu berita kejadian tersebut disampaikan kepada Kapolda, mempelai wanita pun langsung mendapat bebaskan.

Bahkan, permintaan maaf juga disampaikan kepada Christine, mempelai pria, keluarga, mertua, teman, tamu, dan gereja.

Komandan pun mengumumkan kalau dia telah menskors empat petugas yang terlibat.

Ia juga mendakwa mereka, dengan tindakan disipliner karena perilaku yang tidak dapat diandalkan.

(TribunStyle/Vidya)

Artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved