Breaking News:

Masih Ingat Risdo Matondang? Punya Cerita Pilu saat Masuk Islam, Sempat Dianggap Mati Oleh Sang Ibu

Risdo Matondang pernah dianggap telah tiada oleh ibunya karena memutuskan menjadi mualaf. Kini malah menjadi anak yang paling dekat dengan ibunya.

Kolase TribunStyle
Risdo Matondang yang merupakan aktor lawas membagikan kisahnya saat memutuskan menjadi mualaf hingga pertentangan dengan ibunda 

TRIBUNSTYLE.COM - Risdo Matondang pernah dianggap telah tiada oleh ibunya karena memutuskan menjadi mualaf. Kini malah menjadi anak yang paling dekat dengan ibunya.

Risdo Alaro Matondang atau yang dikenal sebagai Risdo Matondang merupakan seorang aktor lawas Indonesia, yang namanya mulai disorot setelah memerankan tokoh Gajah Mada dalam sinetron 90-an berjudul Tutur Tinular.

Lama tak terdengar kabarnya, beberapa waktu lalu, Ridso menceritakan soal pengalamannya menjadi mualaf sejak tahun 1998 saat usianya menginjak 28 tahun.

Meski dirinya terlahir dengan agama Kristen Protestan dan rutin beribadah ke gereja, tetapi sedari kecil Risdo memang suka dengan suara azan.

Bahkan ia kerap kali menirukan suara azan di depan kipas angin.

Baca juga: Masih Ingat Marcella Simon? Mualaf Sejak 2019 Lalu, Ramai Disorot Karena Unggah Foto Dibaptis

Risdo Matondang cerita saat menjadi mualaf
Risdo Matondang cerita saat menjadi mualaf (YouTube Islam Trending TV)

"Jadi, di rumah saudara di Medan yang punya kipas angin.

Kan kalau kita bicara di depan kipas angin ada getarannya, saya suka begitu (Azan di depan kipas angin)," ujar Risdo dilansir dari YouTube Islam Trending TV, Sabtu (13/8/2022).

Seolah mendapat hidayah lain, saat usianya menginjak 17 tahun dan membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk), agamanya malah tertulis Islam, padahal saat itu ia belum menjadi mualaf.

Baru saat dirinya beranjak dewasa, ia makin mantap masuk Islam setelah mendapat buku dari rekannya yang menceritakan perdebatan antara orang Katolik dan seorang Kiai di Madura.

“Dia ingin mendebat si Kiai bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Kiai-nya cuma bilang begini ‘kamu modalnya apa? saya Alkitab. Alkitab sudah saya hapal di luar kepala kata Pak Kiai.

Mulailah mereka berdebat, sampai 30 hari, akhirnya orang Katolik itu minta di-Islamkan.

Dia sampai nangis tersungkur minta di Islamkan.

Nah saya baca buku itu saya jadi seperti dibuka itu pikiran," ujar Risdo.

"Berarti selama ini yang saya yakini cuma manusia toh, bukan Tuhan. Itulah cerita ringkasnya kenapa saya jadi Muslim sekarang," sambungnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved