Pacarnya Baik Tapi Punya Masalah Mental, Pria Bimbang Lanjutkan Hubungan: Nikahi atau Tinggalkan?
Pria bingung jalani hubungan dengan pasangan yang punya gangguan kesehatan mental. Ia takut sang pacar bunuh diri kalau diputuskan.
Penulis: Febriana Nur Insani
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, pasangan tentu harus saling mengenal satu sama lain.
Mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga masalah yang lebih kompleks seperti kesehatan.
Kesehatan pasangan menjadi hal yang penting untuk dibicarakan sebelum memutuskan menikah.
Apalagi jika ada masalah kesehatan yang dikhawatirkan mempengaruhi kehidupan berumah tangga kelak.
Itulah yang kini tengah dirasakan pria yang enggan disebutkan namanya.
Dalam curhatnya di media sosial, pria tersebut mengaku menjalin kasih dengan wanita yang punya gangguan kesehatan mental.
Namun ia tak tahu secara pasti nama atau jenis gangguan tersebut.
Baca juga: Tak Peduli Nyinyiran Orang, Ibu Kos Mantap Menikah dengan Anak Kos, Beda Usia 22 Tahun Tak Masalah
Baca juga: Pria Menangis Bahagia Tahu Istri Barunya Hamil, Terungkap Perjuangan 10 Tahun: Dulu Pernah Menikah
Pasalnya sang kekasih tak pernah mendapat penanganan dari profesional.
Dilansir TribunStyle.com dari mStar pada Minggu, 31 Juli 2022, pria tersebut kemudian menceritakan ciri-ciri sang kekasih saat kesehatan mentalnya terganggu.
"Dia tidak bisa kalau tidak dapat yang dia mau, keyakinan diri, insecure setiap hari, merasa semua orang benci dia, merasa tidak pantas hidup.
Bahkan ada pikiran bunuh diri kalau harinya buruk, lukai tangan untuk melepas rasa sedih," ungkap pria itu.
Seiring waktu berjalan, pria tersebut merasa sang kekasih mulai menunjukkan perubahan positif sejak berpacaran dengannya.
Si wanita menjadi pribadi yang baik dan penyayang.
Namun hal itu tak serta merta membuat pria tersebut yakin.
Ia khawatir pacarnya tidak bisa mengatur perasaan kalau sudah menikah, mengingat tidak ada rumah tangga yang bebas dari masalah.
"Dia sangat baik, sangat pemurah, dan penyayang. Aku tidak tahu dia bisa menjadi istri aku atau tidak.
Sekarang sebelum menikah ya semuanya memang mudah. Cuma kalau nanti sudah menikah, aku takut dia tidak bisa mengatur perasaan dalam menghadapi masalah rumah tangga. Aku takut anakku nanti jadi korban," lanjutnya.
Pria itu juga bingung memilih melanjutkan hubungan ke pernikahan atau memutuskan semuanya.
Baca juga: Ketahuan Ketemu Mantan Jelang Menikah, Wanita Ini Dipukuli Calon Suami, Pernikahan Nyaris Batal
Baca juga: Gadis Belia Menikah dengan Gurunya yang Lebih Tua 33 Tahun, Sempat Dihujat, Begini Nasibnya Kini
"Kalau aku tinggalkan dia untuk mencari seseorang yang lebih baik, aku takut dia bunuh diri. Apa yang harus aku lakukan sebelum ambil keputusan menikahi dia?," tanyanya.
Curhatan pria itu ramai direspons oleh netter.
Banyak netter menunjukkan simpati sekaligus memahami situasi pria tersebut.
Mayoritas dari mereka memberi saran agar pria itu mempertimbangkan segala aspek sebelum mengambil keputusan apapun.
"Sebagai seseorang yang sudah didiagnosis, nasihat saya, bawalah dia ke psikolog. Minta surat rujukan di klinik, setelah itu bawa dia ke rumah sakit"
"Temanilah dia setiap pergi ke psikolog. Lihat bagaimana dia merespons perawatan itu. Kalau mau untuk dibantu, baguslah"
"Aku adalah survivor yang belum menikah. Sejujurnya, aku sendiri tidak yakin akan ada orang yang mau dengan aku kalau aku kumat. Bukan tidak pernah aku melihat orang janji mau ada saat susah dan senang, tapi waktu aku kumat, dia antar ke emergency pun enggak"
"Nasihat saya, tanyalah ke orang yang juga punya pasangan dengan kondisi yang sama"
Kisah Lainnya -Wanita Syok Calon Suami Ternyata Masih Dimandikan Ibu
Apa yang kamu lakukan jika calon suamimu ternyata punya kebiasaan yang tidak wajar?
Itulah yang dirasakan wanita bernama Chen, sehari sebelum pernikahan, ia syok mengetahui suaminya punya kebiasaan aneh bersama sang ibu.
Lantaran hal itu, Chen memutuskan untuk membatalkan rencana pernikahan, seperti apa kisahnya?
Sebelum menikah, calon pengantin tentu saja harus memiliki kesehatan fisik, mental, dan kesiapan materi.
Menikah juga bukan hanya urusan antara calon pengantin wanita dan lelaki.
Pernikahan berarti menyatukan dua keluarga yakni dari mempelai lelaki dan wanita.
Maka dari itu, saat wanita ini melihat hubungan sang calon suami dengan mertuanya membuatnya membatalkan pernikahan sehari sebelum digelar.
Baca juga: Dikira Mau Meninggal, Pria Mengaku Telah Selingkuhi Tunangannya, Ternyata Hidup, Pernikahan Batal
Baca juga: Pacar Ngaku Hilang Rasa, Model Batal Nikah, Kuat Ambil Baju Resepsi, Ternyata Nangis di Fitting Room
Dilansir Grid.ID dari Eva.vn pada Senin (25/7/2022), wanita bermarga Chen akan menikah dengan pria bermarga Li.
Awalnya Chen dan Li dikenalkan oleh salah satu teman dan menjalin hubungan untuk mengenal satu sama lain.
Keduanya pun mulai mengenal keluarga masing-masing dan memutuskan untuk menikah.
Sehari sebelum acara pernikahan, Chen pun datang ke rumah Li untuk mengantar sejumlah barang.
Chen merasa bahagia melihat bagaimana rumah Li telah dihias oleh calon mertuanya dengan sedemikian rupa.
Ia merasa bersyukur memiliki mertua yang baik dan perhatian seperti ibunda Li.
Tapi saat masuk ke rumah, ia malah menemukan pemandangan yang tak lazim.
Chen melihat Li masih dimandikan sang ibu, calon suaminya itu terlihat bermanja-manja bak anak kecil padahal besok akan menikah.
Jelas saja Chen pun langsung kecewa melihat calon suaminya masih lengket bak anak kecil dan tak mandiri.
Ia pun langsung membatalkan pernikahan itu meski keduanya telah mengeluarkan banyak biaya.
Baca juga: SYOK Lihat Isi Folder Mesum di Komputer Calon Suami, Wanita Ini Batal Nikah 3 Bulan Sebelum Hari-H
Baca juga: Murka Suami Baca Pesan Mantan Pacar Istrinya, H-1 Nikah Bertemu di Hotel, Berujung Pukuli Pasangan
Keluarga Li pun merasa tak terima diputus begini saja, terutama ibu Li.
Warganet yang tahu hal ini pun mendukung keputusan Chen untuk membatalkan pernikahan.
"Ini sangat konyol, mengapa mereka berpikir seorang dewasa normal mandi dengan ibunya?" komentar netizen.
"Keluarga lelaki terlihat menyimpang, membatalkan pernikahan adalah tindakan yang benar," komentar warganet.
"Aku mendukung pembatalan!" komentar netizen lain.
(TribunStyle.com/Febriana/Grid.ID/Annisa Marifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pria-minta-saran-terkait-hubungannya-dengan-wanita-yang-punya-gangguan-kesehatan-mental.jpg)