Rumahnya Digeruduk Massa, Ustaz Yusuf Mansur Kabur? Terkuak Lokasi Ayah Wirda Mansur saat Ini
Terkuak lokasi ustaz Yusuf Mansur saat ini setelah dicurigai kabur usai rumahnya di Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang digeruduk massa.
Editor: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Ustaz Yusuf Mansur menjadi sorotan setelah rumahnya di Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang digeruduk massa.
Sedikitnya 30 orang mendatangi kediaman Yusuf Mansur untuk menagih hasil investasi batu bara milik Yusuf Mansur.
Para korban kesal karena merasa dirugikan oleh Ustaz Yusuf Mansur.
Namun sayangnya, saat para korban mendatangi kediaman Ustaz Yusuf Mansur, namun ayah dari Wirda Mansur itu diketahui tidak berada di rumah.
Lantas, kemanakah ustaz Yusuf Mansur?
Baca juga: Nelangsa Korban Investasi Bodong Yusuf Mansur, Nekat Jual Rumah Demi Raup Keuntungan, Hasilnya Nihil
Baca juga: Korban Investasi Ustaz Yusuf Mansur Bermunculan, Marbot Masjid hingga Pengacara, Puluhan Juta Lenyap
Usut punya usut, Ustaz Yusuf Mansur saat ini tengah berada di luar negeri.
Setelah di Yaman, Yusuf Mansur mengabarkan dirinya kini bersiap bertolak ke Mesir.
Yusuf Mansur mengabarkan hal itu melalui postingan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew, Rabu (22/6/2022).
Dalam postingan itu, Yusuf Mansur tidak menjelaskan secara spesifik tujuannya di Yaman dan Mesir.
Namun, disampaikan sekilas, kepergiaan Yusuf Mansur ini terkait dengan pesantren Darul Quran.
Berikut ini postingan Yusuf Mansur sebagaimana dikutip dari akun instagramnya:
"22 Juni, jam 01.55, selesai packing2.
Bismillaah walhamdulillaah. Alladzii bini'matihii tatimmushshoolihaat...
Siap2 bertolak ke Mesir, dg izin Allah. Bismillaah. Nanti jam 3 pagi kurang lebih, jalan ke Bandara Sewun, Hadramaut, Yaman. Bersama Putra al Habib Umar, Habib Salim. Sayyid Salim," tuturnya dikutip TribunStyle.com, Rabu (22/6/2022).
Selanjutnya, Ustaz Yusuf Mansur menceritakan pengalamannya di Yaman.
Dia berada di tempat bernama Jalsah Syahrirrah, menghadiri pengajian bulanan Habib Umar.
Dia terkesan dengan hal-hal di sana.
"Semalam di Jalsah Syahriyyah, Pengajian Bulanan, Habib Umar.
Bersama Ulama-ulama Tarim, pimpinan Ribat (Pesantren) di Tarim, seakan-akan pengajian dan makan malam perpisahan.
Orang deketnya Habib Umar, seperti 'Ammu Kholid, mengejar keluar, dan memeluk penuh suka cita.
Kayak nggak mau ditinggal. Padahal, di dalam, udah dipeluk juga.
Saya sengaja nyari 'Ammu Kholid, dan memeluknya di dalam ruangan jalsah.
Tapi ya itu. Beliau mengejar ke luar, ke mobil.
Malam sebelumnya, dan malam sebelumnya, dan malam sebelumnya, saya dan Yai Jameel, bersama-sama beliau. Banyak kenangan. Juga dengan orang-orang dekat Habib Umar.
Semisal Habib Agil, yang seperti ga percaya, kami pulang serasa begitu cepat.
Habib Agil dan 'Ammu Kholid ini adalah "abdi dalam" nya Habib Umar. Ngurus sampe ke makanan, minuman, obat tetes mata Habib, sampe prental prentil. Hingga nyetir... Yaa Rabb
Ustadz Yunus, orang Tegal, yang diberi kemuliaan berada juga di circle inti keluarga Habib Umar, yang mana beliau menjadi abdi dalamnya Habib Salim, Putra Habib Umar, malah bermalam di Syuggoh, sebutan apartemen yang kami tempati," tuturnya.
"Menghabiskan malam bersama-sama, setelah sekian hari bersama-sama di Hadramaut, keliling kota.
Penuh kenangan semua. Nanti dibagikan ke santri2 dan keluarga besar Daqu insyaaAllah.
Pokoknya jalan semakin terbuka u/ anak-anak kita semua, menjadi ulama-ulama penerus Nabiyallaah Muhammad, dan penerus ulama-ulama masa depan, dengan pengalaman dan jaringan internasional. Keberkahan dan keunggulan tersendiri bagi Daqu dengan seluruh keluarga besarnya.
Tarim... Duhai Tarim... Ga kepengen tidur malam ini.
Saya sampe ke bawah Syuggoh. Dan memilih menikmati malam terakhir sementara, sebelum nanti membawa santri2 lebih banyak lagi ke sini... Dengan izin Allah. Dan ke seluruh penjuru dunia...
Semoga santri2 Daqu, keluarga Daqu, keluarga kami semua, Indonesia, mendapatkan berkahnya Negeri Nabi Hud...."
Korban Investasi Bodong Bermunculan
Sementara itu di lain sisi, Sekretaris Yayasan Pelita Lima Pilar, Herry M Joesoef pun buka suara mewakili puluhan korban investasi yang berbondong-bondong mendatangi kediaman Yusuf Mansur.
Menurut Herry, para korban investasi Yusuf Mansur merugi hingga total Rp 46 miliar.
Baca juga: Korban Investasi Ustaz Yusuf Mansur Bermunculan, Marbot Masjid hingga Pengacara, Puluhan Juta Lenyap
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Banggakan Dapat Sedekah Rp 926 Juta, Terbongkar Ternyata dari Seorang Koruptor
Herry menceritakan awal mula Yusuf Mansur menawarkan investasi pada para pengurus dan jamaah masjid.
"Dia (Yusuf Mansur) datang ke Masjid Darussalam.
Terus dia mempresentasikan bisnis di dalam masjid," ujar Herry, dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Rabu, (22/6/2022).
Tergiur keuntungan besar setiap bulan, 250 korban akhirnya menggelontorkan uang untuk investasi batu bara Yusuf Mansur.
Nahas, uang yang mereka gelontorkan akhirnya raib entah kemana.
Sejak 2009-2010 para korban tak mendapatkan untung.
"Investasi mulai 2009 akhir sampai 2010 awal (durasi investasi).
Nah, sampai sekarang ini, enggak ada yang dikembalikan," ucap Herry.
Kendati demikian, Herry mengakui sebelumnya ada dua jamaah yang sudah merasakan keuntungan.
Namun keuntungan tersebut hanya didapat korban selama beberapa bulan.
"Dari 250 orang (investor), uang yang terkumpul waktu itu (mencapai) Rp 46 miliar," ujar Herry.
Bahkan, seorang investor sampai menjual rumah untuk mengikuti investasi batu bara milik Yusuf Mansur.
Dari hasil menjual rumah, korban berinisial NK mendapat uang Rp 700 juta.
"Terus yang Rp 500 juta diinvestasikan ke batu bara," katanya.
Kini, NK tak memiliki tempat tinggal dan justru mengontrak rumah.
(Tribunnews/Daryono)
Artikel ini diolah dari Tribunnews dengan judul: Rumahnya Digeruduk, Ustaz Yusuf Mansur Kabarkan Tengah di Yaman dan Bersiap ke Mesir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/rumah-yusuf-mansur-digeruduk-massa-imbas-inventasi-bodong-yang-ditawarkannya-beberapa-waktu-lalu.jpg)